BerandaCoffreak
Kamis, 16 Mei 2018 18:20

Ngopi sambil Ngelelet Rokok? Ya Kopi Lelet Rembang!

Kopi lelet dan sensasi ngeleletnya. (Cafekopilelet.com)

Nggak hanya nikmat dan sedap, Kopi Lelet ala Rembang ini juga bisa sebagai sarana menyalurkan seni bagi penikmatnya lo. Penasaran?

Inibaru.id - Setiap orang memiliki selera yang berbeda untuk meminum kopi. Sebagian orang lebih senang meminum kopi tak berampas, tapi sebagian yang lain justru lebih demen minum kopi berampas meskipun ampasnya nggak bisa dinikmati. Nah, di Rembang, ada kopi yang bisa dinikmati bahkan hingga ampasnya lo, Millens. Yap, kopi lelet.

Kopi khas Rembang ini memang dikenal unik. Kopi ini sudah terlebih dahulu melalui proses sangrai menggunakan pembakaran akar kayu jati sehingga kopi tersebut beraroma sedap. Nggak cuma nikmat dan beraroma khas, ampas kopi itu bisa digunakan untuk melapisi kulit rokok seperti ditulis Detik.com (30/12/2017).

Konon, kopi lelet kali pertama muncul di Kecamatan Lasem, Rembang pada 1990-an. Namun, saat itu kopi lelet dipadukan dengan sejumlah bahan lainnya sehingga rasanya kurang enak. Dari situ, kopi lelet dimodifikasi dengan racikan yang murni hingga menciptakan rasa yang khas dan awet sampai sekarang.

Kopi lelet mempunyai tekstur yang sangat halus. Saking halusnya, beberapa oran menyebut teksturnya seperti bedak. Menurut Yopi, salah satu produsen kopi lelet yang berada di Desa Sumberejo, Kecamatan Kota Rembang menyebutkan, kopi lelet berasal dari hasil penggilingan yang sangat lembut sehingga ampas kopi itu bisa digunakan untuk ngelelet (melukis ampas kopi pada kulit rokok).

 “Selain kopinya yang kental dan sedap, penggilingan kopi harus halus agar menghasilkan ampas yang bisa dimanfaatkan untuk sarana berkreasi bagi para penikmatnya,” tutur Yopi.

Hasil dari ngelelet. (Grosirkopilelet.wordpress.com)

Yopi menambahkan, penyeduhan kopi lelet kurang lebih sama seperti menyeduh kopi pada umumnya. Namun, ampas kopinya sering disisihkan. Ampas tersebut disisihkan di sebuah lepek (alas cangkir), kemudian ditambah sedikit susu. Racikan itulah yang menjadi media untuk ngelelet ke batang rokok

Kerap kali, penikmat kopi ini ngelelet rokoknya menggunakan tisu sebagai "kuas". Nggak jarang, rokok yang dilelet menjadi sebuah karya seni yang unik dengan motif yang beragam. Hm, sembari ngopi bisa coret-coret sesuka kamu nih. (IB11/E04)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Kok Bisa Sih Cadangan Minyak Indonesia Cuma 20 Hari?

6 Mar 2026

'Bom Nuklir' dan 'Perdamaian' yang Viral di Tengah Eskalasi Konfik Timur Tengah

6 Mar 2026

Saking Bekunya Musim Dingin, Warga Laut Baltik Berseluncur dari Satu Pulau ke Pulau Lain

6 Mar 2026

Bukan Emas Lagi; MUI Jateng Ubah Patokan Nisab Zakat Profesi

6 Mar 2026

Duduk Perkara Kasus Pengeroyokan Mahasiswa Undip versi Polrestabes Semarang

6 Mar 2026

Oksigen Banyak dari Laut, Terus Kenapa Masih Ribut Soal Hutan?

6 Mar 2026

Tiket Mudik Ludes 400 Ribu! Cek Tanggal Favorit dan Kereta Pilihan di Daop 4 Semarang Ini

6 Mar 2026

Wisata Alam Kalikesek Semakin Ramai, Warga Desa Sriwulan Dapat THR

7 Mar 2026

Masjid Fujikawaguchiko, Tempat Salat dengan Latar Spektakuler Gunung Fuji di Jepang

7 Mar 2026

Sahur Tanpa Nasi Cuma Makan Lauk, Beneran Bikin Kuat Puasa Seharian?

7 Mar 2026

Ikan Air Tawar vs Ikan Laut: Siapa yang Paling Tahan Lawan Pemanasan Global?

7 Mar 2026

Aman Nggak Ya Mudik dengan Mobil Listrik?

8 Mar 2026

Membedah Mitos Minum Air Hangat Bisa Turunkan Berat Badan

8 Mar 2026

Restorative Justice Akhiri Kasus Pengeroyokan Mahasiswa Undip Semarang

8 Mar 2026

Berburu Baju Bekas sekaligus Bantu Korban Kekerasan di Bazar Preloved Sintas

8 Mar 2026

Sarung Tangan Karet Bekas Ternyata Bisa Jadi 'Penyedot' Polusi

8 Mar 2026

Srikandi Ojol Jateng Kini Punya Aplikasi Khusus Anti-Pelecehan

8 Mar 2026

Musim Mudik, Pengendara Diimbau Istirahat di Rest Area Maksimal 30 Menit

9 Mar 2026

Menilik Keseruan Momen Membeli Kebutuhan Lebaran

9 Mar 2026

PDAM Semarang Gelar 'Operasi Ketupat', 14 Ribu Penunggak Jadi Sasaran

9 Mar 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: