BerandaCoffreak
Jumat, 1 Agu 2019 12:42

Kopi Arabika Ratamba, Kopi <em>Single Origin</em> dari Banjarnegara

Seorang petani kopi arabika Ratamba dengan segelas kopi seduh arabika Ratamba. (Klinikkopi)

Ditanam pada ketinggian lebih kurang 1.250 mdpl, kopi arabika Ratamba memiliki cita rasa asam yang khas. Sensasi <i>aftertaste</i> buah jeruk pun terasa setelah kamu menyesapnya.

Inibaru.id – Sobat Millens pencinta kopi, jenis kopi apa sih yang paling kamu sukai? Robusta, arabika, liberika, atau mungkin excelsa?

Jika kamu termasuk pencinta kopi dengan cita rasa cenderung asam khas arabika, nggak ada salahnya kamu mencicip kopi arabika Ratamba. Kopi itu merupakan single origin atau kopi asli dari Desa Ratamba, Kabupaten Banjarnegara.

Lokasi Desa Ratamba berdekatan dengan kawasan Dataran Tinggi Dieng, Millens. Di sana kopi arabika Ratamba banyak ditanam di kebun pada ketinggian lebih kurang 1.250 mdpl.

Kopi arabika Ratamba yang sedang berbuah. (tentangbanjarnegara.com)

Kopi arabika Ratamba biasanya diproses dengan teknik semi-washed dan natural. Cita rasanya cenderung asam dan beraroma buah. Setelah menyesapnya, kamu dapat merasakan rasa dan aroma jeruk yang tertinggal di kerongkongan sebagai sensasi aftertaste.

Hal itu tentu nggak mengherankan karena kopi arabika Ratamba ditanam dengan pola tumpang sari bersama pohon jeruk. Yap, tumbuhan di sekitar pohon kopi memang dapat berpengaruh pada cita rasa dan aroma kopi.

Kopi yang satu ini cocok banget bagi para pencinta kopi berkarakter asam dan segar. Eits, tapi bagi pencinta kopi dalam karakter lain, kopi arabika Ratamba tetap dapat menjadi salah satu daftar kopi yang harus kamu coba.

Nggak Sekadar Menanam Kopi

Meski mayoritas warga di kawasan Dataran Tinggi Dieng merupakan petani kentang, sekelompok masyarakat di Desa Ratamba tetap gigih menanam kopi arabika. Selain untuk melestarikan potensi kopi arabika di Banjarnegara, warga yang tergabung dalam Kelompok Tani Kopi Sido Mulyo itu memiliki misi jangka panjang, lo.

Proses pengolahan kopi arabika Ratamba setelah dipanen. (klinikkopi.com)

Melansir Klinikkopi, mayoritas petani di Desa Ratamba menanam tanaman yang nggak memiliki akar kuat untuk menopang tanah, misalnya kentang. Karenanya, nggak jarang Desa Ratamba mengalami longsor. Menanam kopi yang merupakan tanaman berakar kuat diharapkan menjadi salah satu solusi mengurangi risiko longsor di sana.

Wah, nggak hanya memberi keuntungan dalam segi ekonomi, kopi arabika Ratamba juga dapat memberi manfaat bagi kelestarian dalam jangka panjang ya! Makin tertarik untuk menjajalnya? (IB10/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Kelapa Kopyor Mahal Bukan Tanpa Alasan, Ini Fakta Menariknya

31 Jul 2026

Jemparingan, Seni Panahan Khas Mataram yang Mengajarkan Fokus dan Keteguhan Hati

1 Agu 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: