BerandaAdventurial
Kamis, 2 Sep 2020 20:03

Jenuh WFH dan Butuh Liburan? Berikut 5 Tips Memilih Hotel untuk Staycation!

Ilustrasi: Staycation bisa menjadi salah satu cara liburan yang aman, tentu saja dengan sejumlah protokol kesehatan yang perlu betul-betul diperhatikan. (Businessinsider/Shutterstock)

Pandemi corona belum reda, siapa pun harus tetap waspada. Namun, ketika di rumah aja bukan lagi solusi, staycation mungkin bisa jadi pilihan liburan bersama keluarga. Eits, tapi jangan lupa untuk selalu memakai dan membawa protokol kesehatan yang lengkap. <br>

Inibaru.id – Sebuah kalimat membutuhkan spasi agar bisa terbaca. Pun demikian dengan bekerja atau sekolah. Kendati selama pandemi semuanya harus dikerjakan di rumah aja, bukan berarti kita nggak butuh jeda. Nah, jeda itu, tentu saja dengan berlibur.

Namun, berlibur di tengah pandemi bukanlah hal mudah. Nggak banyak tempat yang menyiapkan protokol kesehatan yang mumpuni, apalagi di Indonesia. Sementara, alat transportasi juga masih dibatasi. Maka, staycation mungkin bisa jadi pilihan paling masuk akal.

Belakangan, staycation yang berarti liburan dengan berdiam diri di suatu tempat saja memang lagi hype banget, khususnya di kalangan anak muda. Kebanyakan orang melakukan liburan ini sekadar untuk menikmati suasana baru atau menjeda pekerjaan yang padat merayap selama weekday.

Sebagian besar orang melakukan staycation di hotel atau vila, meski nggak menutup kemungkinan dilakukan hostel atau rumah sewa. Nah, buat kamu yang pengin mencari tempat yang oke, inilah tips memilih penginapan terbaik untuk staycation-mu selama pandemi!

1. Cek Lokasi Menginap

Ilustrasi: Pilihlah hotel yang nggak berada di zona merah. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)

Sebelum memesan tempat menginap, pastikan wilayah tersebut nggak berada di zona merah. Sebisa mungkin, pilihlah hotel yang jauh dari permukiman warga. Ini diperlukan untuk mengurangi risiko terkontaminasi Covid-19.

2. Gunakan Promo yang Ada

Ilustrasi: Tawaran sarapan atau makan malam gratis di hotel juga menggiurkan, lo! (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)

Selama pandemi, sebagian besar penginapan sempat ditutup. Nah, untuk mengembalikan keuntungan, hotel-hotel membuat semacam promo atau penawaran spesial, mulai paket menginap, diskon, cashback, hingga tawaran free meals.

Mencari promo hotel tentu saja gampang-gampang susah. Kamu bisa memanfaatkan media sosial atau e-commerce yang kerap memberikan informasi tersebut. Oya, tanya teman yang kerja di hotel juga boleh. Ha-ha.

3. Pilih yang Menerapkan Protokol Kesehatan

Ilustrasi: Protokol kesehatan yang baik harus menjadi pertimbangan utama saat memilih tempat menginap. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)

Selama masa pandemi, hotel yang tutup dipastikan kehilangan banyak pelanggan karena takut terjangkit corona saat menginap di hotel. Maka, pihak hotel harus mengembalikan kepercayaan pengunjung dengan memastikan protokol kesehatan terjaga dengan baik.

Ada banyak cara menerapkan protokol kesehatan, mulai dari cashless payment, sterilisasi kamar secara berkala, hingga akses no-contact check-in dan check-out.

4. Dekat Tempat Wisata

Ilustrasi: Hotel nggak perlu bagus, yang penting aman dan dekat dengan tempat wisata. (thereisnoplacelikehere.wordpress)

Kendati bertajuk staycation yang harusnya berdiam diri di hotel, nggak mengasyikkan juga kalau nggak ada sesi jalan-jalannya. Maka, carilah penginapan yang berlokasi nggak terlampau jauh dari tempat wisata.

Oya, tempat wisata nggak harus yang berbayar, lo. Pegunungan dengan pemandangan yang asri atau sungai dengan air yang jernih juga menarik. Atau, taman kota dan pasar tradisional juga bisa menjadi lokawisata. Eits, tapi kudu ingat, terapkan protokol kesehatan!

5. Sesuaikan dengan Bujet

Ilustrasi: Hotel yang bagus adalah yang nggak memberatkan isi kantong. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)

Hotel terbaik bukanlah yang berbintang paling banyak, melainkan yang cukup nyaman di kantong. Percuma melakukan staycation ke suatu tempat dengan bujet selangit kalau kamu merasa terbebani saat membayar tagihan. Jadi, mending sesuaikan dengan bujet saja.

Oke, sepertinya kamu sudah siap staycation. Eits, untuk saat ini mungkin sebaiknya kamu nggak mengunggah foto liburanmu ke media sosial ya. Nggak semua orang seberuntung kamu, kan? (Bri/MG32/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Kok Bisa Sih Cadangan Minyak Indonesia Cuma 20 Hari?

6 Mar 2026

'Bom Nuklir' dan 'Perdamaian' yang Viral di Tengah Eskalasi Konfik Timur Tengah

6 Mar 2026

Saking Bekunya Musim Dingin, Warga Laut Baltik Berseluncur dari Satu Pulau ke Pulau Lain

6 Mar 2026

Bukan Emas Lagi; MUI Jateng Ubah Patokan Nisab Zakat Profesi

6 Mar 2026

Duduk Perkara Kasus Pengeroyokan Mahasiswa Undip versi Polrestabes Semarang

6 Mar 2026

Oksigen Banyak dari Laut, Terus Kenapa Masih Ribut Soal Hutan?

6 Mar 2026

Tiket Mudik Ludes 400 Ribu! Cek Tanggal Favorit dan Kereta Pilihan di Daop 4 Semarang Ini

6 Mar 2026

Wisata Alam Kalikesek Semakin Ramai, Warga Desa Sriwulan Dapat THR

7 Mar 2026

Masjid Fujikawaguchiko, Tempat Salat dengan Latar Spektakuler Gunung Fuji di Jepang

7 Mar 2026

Sahur Tanpa Nasi Cuma Makan Lauk, Beneran Bikin Kuat Puasa Seharian?

7 Mar 2026

Ikan Air Tawar vs Ikan Laut: Siapa yang Paling Tahan Lawan Pemanasan Global?

7 Mar 2026

Aman Nggak Ya Mudik dengan Mobil Listrik?

8 Mar 2026

Membedah Mitos Minum Air Hangat Bisa Turunkan Berat Badan

8 Mar 2026

Restorative Justice Akhiri Kasus Pengeroyokan Mahasiswa Undip Semarang

8 Mar 2026

Berburu Baju Bekas sekaligus Bantu Korban Kekerasan di Bazar Preloved Sintas

8 Mar 2026

Sarung Tangan Karet Bekas Ternyata Bisa Jadi 'Penyedot' Polusi

8 Mar 2026

Srikandi Ojol Jateng Kini Punya Aplikasi Khusus Anti-Pelecehan

8 Mar 2026

Musim Mudik, Pengendara Diimbau Istirahat di Rest Area Maksimal 30 Menit

9 Mar 2026

Menilik Keseruan Momen Membeli Kebutuhan Lebaran

9 Mar 2026

PDAM Semarang Gelar 'Operasi Ketupat', 14 Ribu Penunggak Jadi Sasaran

9 Mar 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: