BerandaTradisinesia
Kamis, 22 Jan 2020 20:04

Cara Siswo Budoyo Bertahan di Jalan Ketoprak Pesisiran

Ketoprak Siswo Budoyo Pati. (Tanahmemerah.wordpress)

Di Kabupaten Pati, kesenian ketoprak masih cukup lestari. Sejumlah grup ketoprak masih rutin ditanggap warga, salah satunya Ketoprak Siswo Budoyo.

Inibaru.id – Masyarakat Jawa mengenal ketoprak sebagai hiburan rakyat jelata, yang ditampilkan di luar kerajaan. Dengan gaya penuturan yang khas masyarakat setempat, ketoprak umumnya mengambil lakon cerita rakyat. Selain tontonan, kisah yang diangkat dalam ketoprak biasanya juga mengandung tuntunan.

Sebagai kabupaten yang berada di pantai utara Jawa Tengah, ketoprak khas Pati dipentaskan dengan gaya khas pesisiran. Hingga kini, ketoprak masih cukup lestari di sana. Salah satu kelompok ketoprak yang masih eksis adalah Ketoprak Siswo Budoyo.

Berasal dari Desa Growong Lor, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, grup yang dipimpin Anom Sudarsono dan disutradarai Darno ini berdiri sejak 1989. Dalam rentang lebih dari dua dekade, Siswo Budoyo telah menelurkan sekurangnya 150 cerita.

Ketoprak Siswo Budoyo Pati (Tanahmemerah.wordpress.com)

Seperti kebanyakan ketoprak, Siswo Budoyo juga menggunakan bahasa Jawa dalam tiap pementasan. Lakon yang dibawakan biasanya berupa babad atau cerita rakyat, yang referensinya berasal dari buku atau folklor lisan. Salah satu cerita yang kerap dibawakan adalah "Labuh Trisno Saboyo Pati".

Digelar Malam, Rampung Pagi

Pementasan Ketoprak Siswo Budoyo biasanya berlangsung pada malam hari dan baru berakhir menjelang pagi atau sekitar pukul 04.00 WIB. Bikin bosan? Hm, nggak juga! Ini karena dalam pementasan mereka juga menyematkan tari-tarian dan aksi akrobatik, yang dipadu dengan guyonan dan seni kontemporer macam dangdut hingga campur sari.

Hingga kini, nggak sedikit orang Pati yang menggantungkan hidupnya dengan bermain ketoprak. Sekali ditanggap, mereka dibayar puluhan juta. Kelompok ketoprak biasanya panen saat masyarakat memperingati sedekah bumi, Agustusan, atau peringatan lain.

Selain aksi panggung, ketoprak juga diselingi tari-tarian. (Kodimpati)

Nggak hanya dari Pati, kelompok ketoprak juga setempat juga umumnya mengambil seniman dari luar daerah seperti Solo, Klaten, dan Purwodadi, bahkan dari luar Jawa Tengah seperti Ngawi, Bojonegoro, dan Tulungagung. Pemain "impor" itu biasanya memang sudah andal dan punya ketrampilan khusus untuk menghibur penonton.

Nah, kalau ke Pati, nggak ada salahnya sesekali menonton ketoprak, biar kamu tahu betapa kaya budaya negeri ini! (MG26/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Kelapa Kopyor Mahal Bukan Tanpa Alasan, Ini Fakta Menariknya

31 Jul 2026

Jemparingan, Seni Panahan Khas Mataram yang Mengajarkan Fokus dan Keteguhan Hati

1 Agu 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: