BerandaTradisinesia
Selasa, 13 Agu 2018 16:56

Dari Tay Kak Sie, Cheng Ho Diarak ke Sam Poo Kong

Pertunjukan barongsai dalam Festival Cheng Ho 2018. (Inibaru.id/Mayang Istnaini)

Memulai arak-arakan patung sang laksamana dari Kelenteng Tay Kak Sie, pawai Festival Cheng Ho 2018 berakhir di Kelenteng Sam Poo Kong, Semarang. Ratusan pengunjung tampak memadati kelenteng yang berada di daerah Simongan tersebut.

Inibaru.id – Ratusan warga memenuhi pelataran Kelenteng Sam Poo Kong sejak pukul 07.00 pada Minggu (12/8/2018). Mereka menanti kedatangan rombongan arak-arakan patung Laksamana Cheng Ho yang bertolak dari Kelenteng Tay Kak Sie.

Salah satu tarian pembuka dalam Festival Cheng Ho 2018. (Inibaru.id/Mayang Istnaini)

Tay Kak Sie, yang merupakan kelenteng terbesar di Kota Lunpia, berada di Kawasan Pecinan, Mlatiharjo, Semarang Timur. Dari sana, para peserta arak-arakan berangkat sekitar pukul 06.00 WIB, melintasi jalan utama Kota Semarang, hingga tiba di Sam Poo Kong berlokasi di Jalan Simongan, Bongsari, Semarang Barat. Mereka tiba sekitar pukul 08.00.

Rombongan peserta yang berdandan bak dewa-dewi. (Inibaru.id/Mayang Istnaini)

Selain mengarak patung, para peserta juga melakukan sejumlah pertunjukan, di antaranya tari barongsai. Beberapa orang juga tampak berdandan bak dewa-dewi agar lebih "alami". Mereka berjalan diiringi musik dan nyanyian yang energetik. 

Napak Tilas

Arak-arakan itu merupakan satu dari rangkaian Festival Cheng Ho 2018. Festival yang digelar mulai Kamis (9/8/2018) itu diadakan untuk memperingati Hari Kedatangan Laksamana Cheng Ho ke Semarang. Tahun ini tepat 613 tahun Cheng Ho menginjakkan kaki di Kota ATLAS.

Peserta yang membawa patung dalam arak-arakan. (Inibaru.id/Mayang Istnaini)

Peserta arak-arakan nggak hanya berasal dari Kota Semarang saja, Millens. Ada juga rombongan peserta yang datang dari daerah lain seperti Jakarta dan Tangerang Selatan.

Anggota TNI ikut menjadi peserta arak-arakan. (Inibaru.id/Mayang Istnaini)

Selain dari pelbagai daerah, peserta arak-arakan juga merupakan kolaborasi dari berbagai etnis. Mereka membaur membentuk barisan yang berjalan searah menuju Sam Poo Kong.

Keramaian pengunjung Festival Cheng Ho. (Inibaru.id/Mayang Istnaini)

Festival Cheng Ho 2018 akan digelar hingga Minggu, 19 Agustus mendatang. Selain pergelaran seni budaya, beragam stan kuliner juga bakal turut memeriahkan festival tahunan itu.

Nah, Sobat Millens yang belum sempat melihat arak-arakan, masih ada kesempatan tuh untuk datang ke rangkaian acara lainnya, nih. Yuk lah, tunggu apa lagi? (Mayang Istnaini/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Belajar dari Burung Dodo: Ketika Dunia Berubah, Bertahan Saja Tidak Cukup

1 Mei 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: