BerandaPasar Kreatif
Jumat, 9 Jan 2020 19:35

Unsur Alam Jadi Ciri Khas Batik Desa Gunungpring Magelang

Batik Khas Desa Gunungpring. (Infobatik.id)

Menjadi salah satu produsen Batik Magelang, lanskap desa yang berupa pegunungan dengan detail-detail kayu dan pohon bambu menjadi inspirasi para pembatik Desa Gunungpring, Kecamatan Muntilan.

Inibaru.id – Mungkin memang benar kalau ada yang mengatakan, sebuah karya bakal selalu dipengaruhi oleh masyarakat dan lingkungan sekitarnya. Ini juga berlaku untuk batik. Di Muntilan, Magelang, Jawa Tengah, lanskap pegunungan menjadi ciri khas batiknya.

Perlu kamu tahu, produsen batik dari Muntilan terpusat di Desa Gunungpring, yang merupakan wilayah pegunungan. Inilah yang membuat mayoritas batiknya bertemakan pemandangan alam, dedaunan, kayu, dan umumnya pohon bambu.

Pola-pola batik itu digambar dengan paduan warna-warna alam seperti kuning, hijau, cokelat, dan hitam. Kamu bisa menemukan batik cap, eco-print, hingga batik lukis dengan motif tersebut, dengan harga yang cukup variatif.

Pembatik dari Magelang. (Tribunnews/Rendika Ferri K)

Selain dari Desa Borobudur, batik di Desa Gunungpring termasuk yang cukup diminati di Magelang. Kendati nggak semasyhur batik Pekalongan, Lasem, Solo, atau Yogyakarta, batik dari Muntilan ini nggak bisa dipandang remeh, lo!

Pemain Baru

Batik Magelang memang nggak bisa disamakan dengan Batik Pekalongan atau Solo yang telah dikenal sejak lama. Mereka adalah para "pemain baru" yang mengangkat unsur alam dan legenda kampung sebagai ciri khas motifnya.

Pembatik dari Magelang. (Beritamagelang)

Batik Magelang memang tengah berkembang, baik dari segi produksi maupun pemasaran. Di Desa Gunungpring, sekurangnya sudah ada 23 pembatik resmi dan membentuk paguyuban. Jumlah ini kemungkinan bertambah karena kini mulai bermunculan pembatik baru.

Hm, ini tentu menjadi angin segar untuk perputaran ekonomi desa di Magelang. Di desamu, adakah sumber ekonomi kolektif desa yang mulai berkembang? (IB07/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Kelapa Kopyor Mahal Bukan Tanpa Alasan, Ini Fakta Menariknya

31 Jul 2026

Jemparingan, Seni Panahan Khas Mataram yang Mengajarkan Fokus dan Keteguhan Hati

1 Agu 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: