BerandaPasar Kreatif
Minggu, 6 Okt 2018 13:50

Paralon Bakar pun Bisa Bernilai Seni, lo!

Puzo's Art Gallery. (Qlapa.com)

Kamu tahu nggak kalau paralon yang dibakar bisa menghasilkan karya seni bernilai tinggi? Eh, caranya seperti apa?

Inibaru.id – Pipa nggak hanya berfungsi untuk mengalirkan benda cair atau gas. Pipa PVC a.k.a. paralon bisa disulap menjadi produk yang bernilai seni jika dibakar, lo. Wah, kok bisa?

Pujo Sunarsono, warga Pekalongan, Jawa Tengah merupakan seorang seniman paralon bakar. Menurutnya, paralon memiliki kelenturan yang bagus lantaran mengandung bahan PVC.

Nah, untuk membuat barang kerajinan, dia membakar paralon dengan mesin las. Setelah dibakar, paralon ditekan hingga membentuk lembaran. Lembaran paralon tersebut pun dibentuk menjadi pelbagai kerajinan. Pujo membuat lampu hias, tempat payung, vas bunga, kursi, cermin, kaligrafi, dan beragam suvenir yang unik dan ekskusif.

"Karya pertama saya kotak tisu, kemudian asbak, lalu jam dinding,” kenang Pujo, seperti ditulis tribunnews.com (16/7/2018).

Dengan barang yang beraneka ragam, Pujo pun mematok harga yang variatif, mulai dari Rp2.500 hingga Rp19 juta. Perbedaan harga tersebut bergantung pada tingkat kesulitan pembuatan.

Wujudkan Cita-Cita

Tempat tisu, salah satu produk galeri. (Qlapa.com)

Dulu, Pujo bekerja di perusahaan penyedia air bersih. Berkat pekerjaan tersebut, Pujo menyadari bahwa paralon yang dipanaskan akan menjadi lentur, mudah dibentuk, dan memiliki motif yang unik. Berbekal pengetahuan itu, sekaligus demi mewujudkan cita-cita untuk membuka galeri kesenian, Pujo pun berhenti dari pekerjaannya dan membuka Puzo’s Art Gallery.

Upaya Pujo untuk mewujudkan cita-cita nggak mudah. Dia mengaku, butuh perjuangan untuk memasarkan karya-karyanya. Selain itu, Pujo juga sempat kesulitan memperoleh bahan baku.

“Awal merintis usaha ketersediaan bahan baku sedikit sulit karena saya mengandalkan pengepul paralon bekas,” ujarnya.

Kini, tiga tahun sejak Puzo’s Art Gallery berdiri, kerajinan buatan Pujo sudah terjual hingga ke berbagai daerah di Indonesia. Kerajinan-kerajinan tersebut bahkan sudah menembus pasar mancanegara hingga ke Rusia, Jerman, dan Jepang, lo.

Kalau kamu tertarik untuk berkunjung ke galeri, kamu bisa datang ke Jalan Supriyadi Gang 18 No. 46, Tirto, Pekalongan Barat. Nah, selamat “menengok” karya-karya kreatif! (IB08/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Kok Bisa Sih Cadangan Minyak Indonesia Cuma 20 Hari?

6 Mar 2026

'Bom Nuklir' dan 'Perdamaian' yang Viral di Tengah Eskalasi Konfik Timur Tengah

6 Mar 2026

Saking Bekunya Musim Dingin, Warga Laut Baltik Berseluncur dari Satu Pulau ke Pulau Lain

6 Mar 2026

Bukan Emas Lagi; MUI Jateng Ubah Patokan Nisab Zakat Profesi

6 Mar 2026

Duduk Perkara Kasus Pengeroyokan Mahasiswa Undip versi Polrestabes Semarang

6 Mar 2026

Oksigen Banyak dari Laut, Terus Kenapa Masih Ribut Soal Hutan?

6 Mar 2026

Tiket Mudik Ludes 400 Ribu! Cek Tanggal Favorit dan Kereta Pilihan di Daop 4 Semarang Ini

6 Mar 2026

Wisata Alam Kalikesek Semakin Ramai, Warga Desa Sriwulan Dapat THR

7 Mar 2026

Masjid Fujikawaguchiko, Tempat Salat dengan Latar Spektakuler Gunung Fuji di Jepang

7 Mar 2026

Sahur Tanpa Nasi Cuma Makan Lauk, Beneran Bikin Kuat Puasa Seharian?

7 Mar 2026

Ikan Air Tawar vs Ikan Laut: Siapa yang Paling Tahan Lawan Pemanasan Global?

7 Mar 2026

Aman Nggak Ya Mudik dengan Mobil Listrik?

8 Mar 2026

Membedah Mitos Minum Air Hangat Bisa Turunkan Berat Badan

8 Mar 2026

Restorative Justice Akhiri Kasus Pengeroyokan Mahasiswa Undip Semarang

8 Mar 2026

Berburu Baju Bekas sekaligus Bantu Korban Kekerasan di Bazar Preloved Sintas

8 Mar 2026

Sarung Tangan Karet Bekas Ternyata Bisa Jadi 'Penyedot' Polusi

8 Mar 2026

Srikandi Ojol Jateng Kini Punya Aplikasi Khusus Anti-Pelecehan

8 Mar 2026

Musim Mudik, Pengendara Diimbau Istirahat di Rest Area Maksimal 30 Menit

9 Mar 2026

Menilik Keseruan Momen Membeli Kebutuhan Lebaran

9 Mar 2026

PDAM Semarang Gelar 'Operasi Ketupat', 14 Ribu Penunggak Jadi Sasaran

9 Mar 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: