BerandaKulinary
Kamis, 20 Feb 2019 09:41

Mengenal Glotak, Olahan Tempe Gembus Khas Tegal yang Kaya Rasa

Glotak khas Tegal. (Instagram/Charismarvelous_soenarmo)

Balungan yang beradu dengan wajang saat ditumis menimbulkan bunyi "glotak-glotak", begitulah ihwal penamaan masakan berbahan dasar tempe gembus asal Tegal ini. Glotak namanya. Gimana rasanya? Silakan simak ulasan berikut.

Inibaru.id - Tempe gembus, mendengar namanya, referensi kulinermu mungkin langsung tertuju pada sate kere asal Solo yang jadi favorit keluarga Jokowi. Namun, itu nggak berlaku di Tegal. Masyarakat Kota Bahari lebih familiar dengan glotak, olahan tempe gembus yang dipadukan dengan balungan ayam atau sapi.

Menjumpai penjual makanan ini di Tegal nggak begitu sulit. Kamu cuma perlu mengunjungi pasar tradisional, khususnya selama Ramadan, maka akan ada banyak yang menjajakannya.

Hasil gambar untuk glotak tegal

Glotak banyak dijajakan di pasar tradisional di Tegal. (Youtube)

Dikutip dari Infotegal (12/2/2013), nama glotak diambil dari onomatope cara memasak makanan ini yang berbunyi, “glotak-glotak”. Bunyi itu tercipta lantaran glotak dimasak bersama tulang ayam atau sapi. Saat tulang beradu dengan wajan, bunyi tersebut akan terdengar.

Glotak memiliki rasa yang kaya. Makanan berbahan dasar tempe gembus ini bercita rasa gurih dan pedas. Sedikit manis, tapi lebih dominan rasa gurih.

Memasak glotak tidaklah sulit. Kamu tinggal menyiapkan tulang sapi atau ayam, yang dalam bahasa setempat biasa disebut balungan. Tulang-tulang tersebut lalu direbus hingga menghasilkan kaldu. Nah, kaldu itulah yang kemudian dimasak bersama gambus atau dalam bahasa Jawa Timur disebut menjes.

FYI, gembus merupakan bahan makanan yang telah menjadi makanan rakyat jelata di negeri ini sejak zaman Kolonial Belanda. Gembus terbuat dari fermentasi ampas tahu. Rakyat yang kala itu kesulitan pangan mencoba mengolah ampas tahu yang sebelumnya adalah pakan ternak menjadi layak dikonsumsi.

Tempe gembus. (Wikimedia)

Untuk membuat glotak, gembus perlu dihaluskan dengan cara ditumbuk atau diulek, lalu dimasukkan ke bumbu tumis seperti bawang, serai, dan daun salam yang telah diberi kaldu. Agar pedas, masukkan irisan cabai. Tak lupa, balungan juga diikutsertakan. Terkadang makanan ini juga diberi tambahan ceker ayam. Kalau semua bahan sudah dimasukkan, tunggu hingga masakan mengental dan selanjutnya siap dihidangkan.

Masyarakat setempat biasanya menikmati glotak bersama kerupuk antor, camilan kriuk yang juga merupakan makanan khas Tegal. Rasa kerupuknya gurih sehingga cocok menemani glotak yang juga punya rasa gurih dan pedas.

Kerupuk antor. (Tokopedia)

Glotak memang tampak sederhana, tapi rasanya jangan ditanya: nikmat! Saat berkunjung ke Tegal, sempatkanlah berburu masakan ini supaya nggak menyesal begitu pulang.

Catat, nih, beberapa tempat yang mungkin bisa dijadikan referensi membeli glotak di antaranya Pasar Langon, kompleks Pasar Legi, dan dekat Hotel Karlita. Selamat berburu glotak, Millens! (IB20/E04)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Kementerian Kehutanan Lepasliarkan Elang Jawa dan Resmikan Fasilitas Konservasi di Megamendung

15 Jun 2026

9 Tradisi Malam Satu Suro di Berbagai Daerah yang Masih Dilestarikan hingga Kini

15 Jun 2026

TikTok Jadi Media Sosial Paling Sering Diakses Warganet Indonesia pada 2026

16 Jun 2026

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Warga Jateng Diminta Sambut Petugas dengan Baik

17 Jun 2026

Keraton Solo Keluarkan 14 Pusaka dan Kebo Bule dalam Kirab Malam 1 Suro

17 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: