BerandaKulinary
Sabtu, 2 Agu 2019 16:25

Menjajal Sensasi Makan Gudeg Malam Hari? Di Gudeg Malam Wong Jogja Saja

Seporsi Gudeg Malam Wong Jogja. (Iniabru.id/ Audrian F)

Kamu tinggal di Tembalang dan kelaparan di tengah malam? Mungkin kamu bisa cobain gudeg yang buka pada pukul 10 malam ini.

Inibaru.id - Saat menyusuri jalan sepulang mengerjakan tugas, perut saya "ribut" minta diisi. Seketika itu saya mendapati ada penjual makanan di Jalan Sirojudin, Tembalang, Kota Semarang. Pada banner warungnya juga tertera tulisan “Buka Pukul 10 Malam”. Namanya Gudeg Malam Wong Jogja. Makan gudeg di malam hari? Wah, menarik juga.

Gudeg buka pada pukul 10 malam. (Inibaru.id/ Audrian F)

Awalnya saya mengira kalau warung kaki lima ini akan sepi karena waktu bukanya yang nggak biasa layaknya warung-warung lain. Tapi semua dugaan saya itu salah. Begitu saya sampai di situ ternyata pelanggannya ramai. Nggak cuma hanya mahasiswa saja, masyarakat umum juga ada.

Tampilan warung gudeg ini tampak tradisional. Masih menggunakan grobak dan penerangannya hanya memakai lampu sentir. Segala macam lauk pauk dari ayam, telur bebek, ati, tahu, tempe gembus bacem, dan sambal goreng ditata dalam baskom enamel berlapis daun pisang.

Tampilanya tampak masih tradisional. (Inibaru.id/ Audrian F)

Saya memesan satu porsi gudeg. Biar makin mantap, saya juga menambahkan ati ampela, tahu, dan tempe bacem. Gudegnya sedikit manis. Sambal gorengnya juga nggak begitu terasa pedasnya. Buat saya kurang nendang. Kalau takaran bumbu ditambah, pasti lebih nikmat.

Kekecewaan saya terobati dengan rasa ati ampela. Empuk dan bumbunya meresap. Begitupun dengan tahu dan tempe bacem yang memiliki rasa manis yang pas. Kedua lauk ini bisa saya bilang "penyelamat" gudeg. Satu porsi gudeg ini cuma Rp 8 ribu. Kalau mau tambah lauk pendamping saya cukup membayar mulai Rp 2 ribu - Rp 6 ribu. Malam itu saya hanya mengeluarkan kocek sebesar Rp 14 ribu untuk membayar satu porsi gudeg, ati ampela, tahu bacem, kerupuk gendar, dan segelas teh hangat.

Ada tiga orang yang senantiasa melayani pengunjung, yakni Adib, Rozi dan Kevin. Mereka mengaku berasal dari Temanggung dan sudah 3 tahun bekerja di sini. “Pemiliknya yang orang Jogja. Saya cuma pekerja di sini,” kata Adib.

Gudeg ini waktu bukanya pada pukul 10.00 sampai pukul 03.00 dini hari. Buat kamu yang banyak menghabiskan waktu di daerah Tembalang, bisa banget nih buat mampir ke sini. Lumayan enak kok meskipun cuma di pinggir jalan. (Audrian F/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Pemerintah Tutup Permanen Ekspor Benih Lobster, Penyelundup Bakal Diburu

14 Okt 2026

HP Gratis dengan Rekening Digital Diusulkan untuk Penyaluran Bansos

15 Okt 2026

Dari Jepara ke Sarajevo, Merawat Ukiran dan Diplomasi yang Tak Selesai di Meja Pertemuan

16 Okt 2026

Sritex Masuk Rencana Akuisisi Danantara, Ini Tujuan Pemerintah

18 Okt 2026

Warteg on Train, Inovasi Kuliner KAI yang Bikin Penumpang Penasaran

19 Okt 2026

Indonesia Women's League 2026 Resmi Dibuka, Sepak Bola Wanita Indonesia Siap Berkembang

21 Okt 2026

Ghost in the Cell Borong Dua Penghargaan di Sitges Film Festival 2026

22 Okt 2026

Jauh Sebelum Pajak Modern, Jawa Kuno Sudah Punya Sistem Pajak Tanah

23 Okt 2026

Pesawat N219 Buatan Indonesia Siap Terbang Desember 2026

24 Okt 2026

Progres Tol Semarang-Demak Capai 79,42 Persen, Ditarget Rampung 2027

26 Okt 2026

Dari Surabaya, Lahir Seruan Jihad yang menginspirasi Hari Santri Nasional

27 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

8 Tokoh Penting Kongres Pemuda II yang Lahirkan Sumpah Pemuda

28 Okt 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: