BerandaKulinary
Minggu, 27 Jul 2019 10:00

Cobain Nikmatnya Orek Tempe Versi Empuk Bernama Empis-Empis dari Temanggung

Empis-empis khas Temanggung yang lazim ditemui saat hajatan. (Inibaru.id/ Zulfa Anisah)

Nggak lengkap rasanya jika ke Temanggung belum cobain empis-empis yang sekilas seperti orek tempe ini. Sayangnya masakan ini biasa disajikan ketika di hajatan saja. Di Festival Desa Wisata se-Jawa Tengah saya berkesempatan mencoba makanan otentik ini. Penasaran gimana rasanya?

Inibaru.id - Saat berkunjung ke Festival Desa Wisata Se-Jawa Tengah Minggu (21/7) kemarin, perhatian saya terpusat pada satu stan peserta yang dipenuhi pengunjung. Penampilannya yang biasa justru mengundang rasa penasaran saya. Apa yang begitu istimewa?

Setelah cukup dekat, saya bisa melihat orang-orang ini mengantre untuk mendapatkan sepincuk nasi dengan lauk ndeso. Semula saya nggak terlalu tertarik, namun mata saya melirik nasi jagung dan lauk yang sekilas seperti tempe orek. Saya nggak jadi putar badan.

“Ini empis-empis mbak,” kata si penjual. Kirti, peserta Festival Desa Wisata yang berasal dari Peken Lepen (Pasar Kali), Temanggung ini. Ah kebetulan sekali, saya tak menemukannya ketika saya berkunjung ke Temanggung kemarin!

Empis-empis bisa disantap dengan laik yang lain. (Inibaru.id/ Zulfa Anisah)

Benar saja, empis-empis yang berbahan dasar tempe ini lazim disajikan di acara hajatan saja. Sekilas, penampilannya yang berwarna kecoklatan dengan potongan cabai hujau besar membuat saya agak ngeri. Namun, setelah saya melahapnya bersamaan dengan nasi jagung rasanya benar benar ambyar di mulut!

Yap, rasanya pedas manis. Tempenya empuk, nggak seperti tempe orek yang identik dengan tempe goreng yang keras dan diselimuti bumbu dan karamel gula jawa. Meski hampir sama, lidah saya lebih cocok menyantap empis-empis ketimbang orek tempe.

Bagimu yang belum pernah mencoba, rasanya nggak beda jauh dengan tempe orek kok, Millens! Rasa lengkuas dan pedas manisnya mendominasi masakan ini. Hanya saja, tempe yang lembut dan citarasanya yang mantab bikin saya nggak sabar menghabiskan sepincuk nasi jagung empis-empis saya.

Dijual di Pasar Lepen

Kalau berkunjung ke Temanggung, masakan ini bisa ditemukan di Peken Lepen yang menyediakan berbagai masakan zadul. “Buntil, lompong, sayur telo, sambel teri, sikil krowak, thiwul dan banyak lagi,” kata Kirti memamerkan produk Peken Lepen. Yap, pasar yang terletak di Desa Traji, Parakan, Temanggung ini menyediakn berbagai masakan zadul yang diolah tanpa bahan penyedap rasa.

Empis-empis cocok disantap dengan nasi jagung maupun nasi putih biasa. (Inibaru.id/ Zulfa Anisah)

Empis-empis sendiri punya beberapa variasi. Di antaranya adalah empis-empis tahu atau tempe bongkrek disamping tempe dele yang sekarang saya santap ini. Bumbunya pun cukup gampang, Kirti juga nggak pelit membagikan resepnya lo. “Cabe hijau besar, bawang merah, bawang putih, kemiri, kecap, gula pasir, lengkuas salam sama serai” kata perempuan berperawakan kecil ini.

Di akhir suapan saya, Kirti menjelaskan bahwa empis-empis ini cocok disantap bersama nasi putih hangat. Saya yang terlanjur menghabiskan empis-empis dengan nasi jagung nggak sedikitpun menyesal karena rasanya nggak kalah enak. He he he

Nah buatmu yang nggak bisa menjajal empis empis langsung di Temnaggung, bisa lo mencoba memasaknya sendiri di rumah! (Zulfa Anisah/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Kelapa Kopyor Mahal Bukan Tanpa Alasan, Ini Fakta Menariknya

31 Jul 2026

Jemparingan, Seni Panahan Khas Mataram yang Mengajarkan Fokus dan Keteguhan Hati

1 Agu 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: