BerandaKulinary
Sabtu, 30 Agu 2019 11:51

Berbahan Dasar Tapai, Manis dan Asam Menyatu Dalam Rondo Royal

Rondo royal tanpa isian gula merah. (Tribunnews)

Suka ngemil gorengan? <i>Well</i>, kamu harus coba gorengan khas Jepara satu ini, yaitu rondo royal. Yap, namanya yang unik konon memiliki beberapa kisah, lo.

Inibaru.id – Selain pindang serani, Kabupaten Jepara di Jawa Tengah memiliki camilan dengan nama yang unik, yaitu Rondo Royal. Bagi kamu yang berasal dari luar kabupaten ini, nama tersebut tentu terdengar aneh di telinga. Padahal, jika sudah melihat rupanya, kamu mungkin akan teringat gimana menyebut nama panganan ini di daerahmu.

Dalam bahasa Jawa, rondo berarti janda, sementara royal berarti mewah. Ada pula kisah yang menyebutkan bahwa rondo sebenarnya berasal dari kata “rodo” atau “mondo”  yang dalam bahasa Indonesia berarti “menyerupai”. Nama ini lahir karena keinginan orang menyantap camilan enak yang mirip makanan mewah, tapi berbahan murah.

Nah, dari situ muncullah nama rondo royal yang berbahan tapai uli dan tepung beras. Bahan dasar itu membuat rasa penganan tersebut didominasi manis dan asam. Hm, perpaduan unik ini dijamin bakal menggoyang lidah dan bikin kamu ketagihan. 

Gula jawa dan tapai bakal memberi sensasi rasa yang unik di lidahmu. (Tribunnews)

Bahan yang mudah didapatkan memungkinkanmu untuk membuat sendiri penganan ini. Caranya gampang, kok. Kamu cuma perlu membuat tapai jadi adonan, lalu dibentuk bulatan-bulatan. Untuk variasi, kamu bisa mengisi bagian tengah adonan itu dengan gula jawa, keju, atau meses.

Setelah siap, kamu bisa membuat adonan tepung terigu dengan menambahkan air agar mengental. Setelah itu, celupkan tapai, lalu goreng hingga matang.

Supaya ngemilmu makin nikmat, jangan lupa siapkan teh hangat ya! Hm, bersantai usai lelah bekerja jadi tambah menyenangkan dengan rondo royal.

Eits, tapi ingat, jangan terlalu banyak mengonsumsinya ya, Millens. Mengingat makanan ini termasuk gorengan, jangan abaikan olahraga juga supaya kolestorelmu tetap terjaga. Selamat mencoba! (IB15/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Kementerian Kehutanan Lepasliarkan Elang Jawa dan Resmikan Fasilitas Konservasi di Megamendung

15 Jun 2026

9 Tradisi Malam Satu Suro di Berbagai Daerah yang Masih Dilestarikan hingga Kini

15 Jun 2026

TikTok Jadi Media Sosial Paling Sering Diakses Warganet Indonesia pada 2026

16 Jun 2026

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Warga Jateng Diminta Sambut Petugas dengan Baik

17 Jun 2026

Keraton Solo Keluarkan 14 Pusaka dan Kebo Bule dalam Kirab Malam 1 Suro

17 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: