BerandaIslampedia
Selasa, 6 Nov 2017 22:13

Para Ilmuwan Muslim dalam Bidang Luar Angkasa Barat

Pesawat Soyuz (Republika.co.id)

Tak banyak diketahui, ilmuwan muslim berada di balik keberhasilan ilmu luar angkasa Barat.

Inibaru.id - Pada saat perkembangan ilmu luar angkasa di dunia Barat, dunia Islam memang seperti tak terdengar gaungnya. Namun, umat Islam memiliki beberapa tokoh yang memiliki kontribusi dalam perkembangan ilmu luar angkasa di dunia modern.

Baca juga:
Islam di Tanah Kroasia
Berkah Kiai Damar yang Tak Kunjung Padam

Dilansir Republika.co.id (4/11/2017), Peter Bond dalam bukunya Obituary: Lt-Gen Kerim Kerimov menerangkan salah satu tokoh muslim yang berkontribusi terhadap ilmu ruang angkasa adalah Kerim Aliyevich Kerimov. Pria kelahiran 14 November 1917 ini adalah ilmuwan roket terkenal, salah satu pendiri dari industri luar angkasa Soviet, dan selama bertahun-tahun menjadi tokoh sentral dalam program luar angkasa Soviet.

 

Kerim Kerimov (vestnikkavkaza.net)

Meskipun peran penting dan identitasnya dirahasiakan dari publik, selama perjalanan kariernya, pria kelahiran Azerbaijan ini adalah salah satu arsitek utama di balik sejumlah keberhasilan Soviet yang mengejutkan dunia dari 1950-an.

Di antaranya, peluncuran satelit pertama Sputnik 1 pada 1957 dan penerbangan luar angkasa manusia pertama, perjalanan Yuri Gagarin 108 menit di seluruh dunia, dan stasiun ruang angkasa pertama, seri Salyut.

Ilmuwan Muslim abad modern berikutnya adalah Farouk El-Baz. Dia adalah seorang ilmuwan ruang angkasa Amerika Mesir yang bekerja dengan NASA untuk membantu dalam perencanaan eksplorasi ilmiah bulan, termasuk pemilihan lokasi pendaratan untuk misi Apollo dan pelatihan astronot dalam pengamatan bulan dan fotografi.

 

Farouk El-Baz  (alchetron.com)

El-Baz adalah Profesor Riset dan Direktur Center for Remote Sensing di Boston University di Boston, Massachusetts. Dia adalah asisten profesor geologi di Fakultas Ilmu, Universitas Ain Shams, Kairo, Mesir.

Dia juga anggota Dewan Pembina Geological Society of America Foundation, Boulder, Colorado, anggota Dewan Direksi CRDF Global, dan anggota dari AS National Academy of Engineering, Washington, DC. (EBC/SA)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Belajar dari Burung Dodo: Ketika Dunia Berubah, Bertahan Saja Tidak Cukup

1 Mei 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: