BerandaHits
Kamis, 9 Mei 2018 10:44

Meracik Kopi secara Praktis dengan Unakaffe System

Peluncuran Unakaffe System oleh Kapal Api Global Indonesia. (Kompas.com)

Perusahaan Kapal Api Global membeberkan temuan inovatif dan praktis untuk meracik kopi dalam bentuk kapsul. Produk baru itu bernama Unakaffe System. Hm, seperti apa ya?

Inibaru.id- PT Santos Jaya Abadi, anak perusahaan Kapal Api Global meluncurkan suatu temuan baru untuk para pencinta kopi yaitu Unakaffe System, pada Jumat (4/5/2018) di Jakarta. Salah satu perusahaan kopi di Indonesia tersebut menghadirkan cara penyajian kopi yang kekinian serta praktis di kalangan masyarakat, lo.

Mengutip Liputan6.com, Selasa (8/5/2018), dikenal dengan Unakaffe System, nama mesin pembuat kopi tersebut belum lama ini menjadi perbincangan khalayak ramai. Hal ini karena Unakaffe System dapat menyajikan kopi enak dengan rasa konsisten tanpa ribet. Itu sangat berbeda dengan cara lama yang harus meracik kopi secara manual dengan waktu lama lantaran masih berbentuk biji serta baru digiling dulu.

Mesin Unakaffe System. (Facebook.excelso.com)

Direktur Kapal Api Global Christeven Mergonoto menuturkan, kamu tinggal menyediakan racikan kopi dalam bentuk kapsul menggunakan mesin Unakaffe System.

“Unakaffe System hadir untuk memenuhi kebutuhan konsumen kami yang selalu meminum kopi tapi nggak memiliki banyak waktu untuk meraciknya,” ujar Christeven.

Data International Coffee Organization yang menunjukkan perkembangan premium kopi di Indonesia tumbuh sekitar 8 persen, lebih tinggi dari pertumbuhan global yang berada dikisaran 6 persen. Dengan pertumbuhan kopi tersebut, dunia kopi bakal melahirkan banyak temuan untuk menyeduh kopi, salah staunya Unakafe System ini.

Oya, berpegang dengan komitmen untuk menyediakan kopi premium, Unakaffe System ini dikhususkan untuk kopi hitam yang berasal dari kopi pilihan yang dipanggang serta menghasilkan kopi yang berkualitas lo, Millens. Produk tersebut tersedia dalam dua varian rasa yaitu Espresso dan Cafetiero.

Racikan dari Espresso merupakan gabungan dari biji kopi Arabica dan Robusta. Racikan tersebut memiliki kepekatan lebih intens dan disajikan dalam ukuran 45 ml. Sementara itu, Cafetiero menggunakan 100 persen kopi Arabica yang kepekatannya lebih ringan. Untuk penyajiannya, Cafetiero cocok untuk diminum dalam ukuran lungo 150ml.

“Dalam waktu dekat, kami akan meluncurkan 3 varian kopi lainnya yang mengedepankan cita rasa kopi Indonesia yaitu Mandheling, Toraja, dan Kopi Luwak,” papar Christeven.

Hamish Daud didapuk jadi Ambassador Unakaffe System. (Liputan6.com)

Terkait hal itu, sebagai Ambassador Unakaffe System, Hamish Daud, mengaku cocok dengan produk tersebut lantaran dirinya juga merupakan pencinta kopi. Bahkan, dia merasa terbantu jika sedang buru-buru dan ingin menyeduh kopi tanpa membutuhkan waktu yang lama.

“Saat mencoba meracik dengan mesin tersebut, saya merasa cocok,” ujar suami dari penyanyi terkenal Indonesia, Raisa tersebut.

Nah, buat kamu yang mau menjadi barista secara mandiri, mesin Unakaffe System boleh dicoba tuh, Millens. Mesin itu bisa jadi cara jitu untuk seduh kopi yang praktis. Tertarik mencobanya? (IB11/E04)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Belajar dari Burung Dodo: Ketika Dunia Berubah, Bertahan Saja Tidak Cukup

1 Mei 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: