BerandaHits
Kamis, 15 Mar 2023 11:56

Temukan Saluran Air Kuno Zaman Amangkurat I, Arkeolog: Masih Perlu Dikaji

Saluran air kuno ditemukan di area ekskavasi Kedaton IV sisi selatan. (Istimewa)

Para arkeolog di Yogyakarta berhasil menemukan saluran air kuno di Situs Kraton Pleret, Kecamatan Pleret, Kabupaten Bantul yang diduga peninggalan zaman Amangkurat I. Kini, penemuan itu sedang dikaji dan dibuktikan untuk pengembangan Museum Pleret.

Inibaru.id - Bagi seorang arkeolog, menemukan barang sekecil apapun dari zaman sejarah adalah sesuatu yang berharga.

Hal itu pula yang dirasakan oleh para arkeolog di Yogyakarta yang baru-baru ini menemukan saluran air kuno saat melakukan ekskavasi Situs Kraton Pleret, Kecamatan Pleret, Kabupaten Bantul. Saluran air itu diduga peninggalan era Raja Amangkurat I.

"Setidaknya 8 plempem (pipa dari tanah liat atau disebut juga riul) tanah liat kuno ditemukan di area ekskavasi Kedaton IV sisi selatan. Plempem ini mempunyai panjang setidaknya 62 sentimeter hingga 66 sentimeter dengan diameter 35 sentimeter per riul," kata salah satu arkeolog yang menjadi bagian tim ekskavasi Danang Indra Prayudha pada Selasa (14/3/2023).

Danang menjelaskan saluran air kuno yang ditemukan tersebut masih akan diidentifikasi lebih lanjut, terutama terkait fungsinya. Apakah untuk saluran pembuangan air atau saluran air bersih.

Benteng Sisi Barat Keraton

Dari hipotesis awal dari ekskavasi yang berlangsung sepekan itu diduga saluran kuno tersebut satu konteks dengan benteng sisi Barat keraton karena derajat kemiringan yang sama dengan benteng yakni 10 derajat.

Kemudian, benteng itu mempunyai saluran dari dalam ke luar yang berhenti di mulut benteng sisi dalam. Di dalam benteng, saluran tersebut digantikan dengan bata putih ditumpuk bata merah hingga keluar benteng ada mulut saluran.

"Ini temuan yang baru pertama dan unik karena ada saluran air. Kami menduga ini satu periode namun masih perlu dibuktikan," kata dia.

Danang mengatakan temuan dan hipotesis itu akan diuji coba melalui sampel tanah yang ada di dalam saluran. Danang menyampaikan temuan baru arkeologis era Raja Amangkurat I ini berada di lokasi yang nantinya akan dikembangkan sebagai pengembangan Museum Pleret. Dia mengatakan desain museum tersebut harus menyesuaikan dengan temuan terbaru.

Dia menambahkan, tindak lanjut awal yang telah dilakukan yakni survei di lapangan yang dilakukan pada 2022 lalu. Dalam survei tersebut, pihaknya menemukan tumpukan bata yang terlihat di permukaan di dua titik. Dari temuan itu kemudian dilakukan ekskavasi tahap pertama pada 4 hingga 29 Maret 2022.

"Ekskavasi Kedaton IV tahap berikutnya dilanjutkan pada 2023, tepatnya sejak 14 Februari hingga 13 Maret 2023. Kami tidak menduga setelah tanah dibebaskan ternyata ada temuan benteng sisi Barat Keraton Pleret ditambah temuan baru saluran air kuno," ujar alumnus Universitas Gadjah Mada (UGM) ini.

Kita tunggu saja bagaimana hasil kajian lebih lanjut dari arkeolog ini, ya! Semoga temuan-temuan yang ada bisa membuka sebagian tabir dari sejarah yang berguna untuk masa kini. (Siti Khatijah/E05)

Artikel ini telah terbit di Medcom dengan judul Arkeolog Temukan Saluran Air Kuno Peninggalan Amangkurat I.

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Kelapa Kopyor Mahal Bukan Tanpa Alasan, Ini Fakta Menariknya

31 Jul 2026

Jemparingan, Seni Panahan Khas Mataram yang Mengajarkan Fokus dan Keteguhan Hati

1 Agu 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: