BerandaHits
Jumat, 4 Jan 2018 10:50

Tagar "Hoax Membangun" yang Mendadak Ramai

Djoko Setiadi resmi dilantik sebagai Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) pada Rabu (3/1/2018). (Antaranews.com)

Pernyataan Djoko Setiadi tentang hoaks membangun menjadi buah bibir warganet. Djoko pun akhirnya meminta maaf.

Inibaru.id – Sudahkah membuka Twitter hari ini? Kalau sudah, berarti tahu dong ya trending topic Indonesia apa? Sejak Rabu (3/1/2018) pagi hingga Kamis (4/1) pagi, tagar #HoaxMembangun nangkring di topik teratas Twitter. Tagar itu adalah bentuk reaksi atas pernyataan yang diungkapkan oleh Djoko Setiadi.

Djoko baru saja dilantik Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) sebagai Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) pada Rabu (3/1). Sesaat setelah dilantik, pria kelahiran Surakarta itu memberikan pernyataan berkait hoaks yang semakin merajalela.

“Hoaks itu harus kita lihat, ada yang positif tapi juga ada yang negatif. Saya imbau kepada kawan-kawan, putra-putri bangsa Indonesia ini, sebenarnya kalau hoaks membangun ya silakan saja,” ujar Djoko.

Ujaran Djoko itu sontak memancing reaksi warganet. Beragam komentar pun dilontarkan lewat jejaring sosial.

Baca juga:
Youtuber Dikecam Setelah Unggah Video Orang Bunuh Diri
Kenal Lebih Dekat dengan "Video on Demand"

“Kamu ga gendut, kamu itu hanya seseorang yang menghargai makanan” tulis akun Twitter @falla_adinda.

“Bayarin dulu ya, tar gua ganti. #HoaxMembangun” kata akun @Ipan_Art

Bahkan ada pula yang membuatkan hari #HoaxMembangun. "Hari ini ditetapkan sebagai hari #HoaxMembangun Nasional,” tulis @Farid_deWajdi.

Lucu-lucu ya komentar warganet. Ha-ha.

Konstruktif

Menurut Djoko, hoaks yang membangun contohnya adalah memberikan masukan, ide, dan saran konstruktif bagi pemerintah seperti ditulis Kompas.com, Kamis (4/1). Setelah pernyataannya meroket, Djoko Setiadi kemudian mengungkapkan permintaan maaf pada Rabu malam. Ketua Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg) selama dua periode itu mengaku memunculkan pernyataan hoaks yang membangun itu untuk mengetahui reaksi publik.

Baca juga:
Menanti Trikuel Supermoon di Akhir Januari
Masalah Baru Tiongkok: Sepeda Zombie

“(Pernyataan) Ini hanya gaya. Saya pengin tahu kepekaan kawan-kawan terhadap kalimat ini. Ternyata luar biasa peka, saya bangga. Tapi tanggapannya terlalu serius,” ungkap Djoko.

Yeah, Pak Djoko sudah meminta maaf sih, dimaafkan ya, Millens! (IF/GIL)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

HP Gratis dengan Rekening Digital Diusulkan untuk Penyaluran Bansos

15 Okt 2026

Dari Jepara ke Sarajevo, Merawat Ukiran dan Diplomasi yang Tak Selesai di Meja Pertemuan

16 Okt 2026

Sritex Masuk Rencana Akuisisi Danantara, Ini Tujuan Pemerintah

18 Okt 2026

Warteg on Train, Inovasi Kuliner KAI yang Bikin Penumpang Penasaran

19 Okt 2026

Indonesia Women's League 2026 Resmi Dibuka, Sepak Bola Wanita Indonesia Siap Berkembang

21 Okt 2026

Ghost in the Cell Borong Dua Penghargaan di Sitges Film Festival 2026

22 Okt 2026

Jauh Sebelum Pajak Modern, Jawa Kuno Sudah Punya Sistem Pajak Tanah

23 Okt 2026

Pesawat N219 Buatan Indonesia Siap Terbang Desember 2026

24 Okt 2026

Progres Tol Semarang-Demak Capai 79,42 Persen, Ditarget Rampung 2027

26 Okt 2026

Dari Surabaya, Lahir Seruan Jihad yang menginspirasi Hari Santri Nasional

27 Okt 2026

Mengapa Salatiga Disebut Salah Satu Kota Tertua di Indonesia? Ini Sejarahnya

28 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

8 Tokoh Penting Kongres Pemuda II yang Lahirkan Sumpah Pemuda

28 Okt 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: