BerandaHits
Selasa, 18 Nov 2019 15:35

Sukmawati Soekarnoputri Kembali Dilaporkan atas Dugaan Penistaan Agama

Sukmawati Soekarnoputri. (Indopolitika)

Sukmawati Soekarnoputri kembali dilaporkan ke Polda atas dugaan penistaan agama. Jika pada April lalu puisi Sukma berjudul Ibu Indonesia dianggap menistakan agama Islam, kali ini pidato Sukma yang membandingkan Nabi Muhammad SAW dengan Soekarno diduga mengandung ujaran kebencian dan penodaan agama.

Inibaru.id – Seorang warga bernama Irvan Noviandana melaporkan Diah Mutiara Sukmawati Soekarnoputri ke kantor Kepolosan Polda Metro Jaya. Putri keempat dari Ir. Soekarno tersebut dilaporkan dengan tuduhan penistaan agama.

Melansir Tempo, Senin (18/11/2019), sebelum ini, Sukma juga telah dilaporkan oleh salah satu anggota Koordinator Bela Islam (Korlabi) bernama Ratih Puspa Nusanti dengan masalah yang sama.

“Kami akan membuat laporan sekitar jam 10.00 hari ini,” ungkap Sumadi Atmadja, penasihat hukum pelapor dalam keterangan tertulis. Surat laporan tersebut bernomor LP/7363/XI/2019/PMJ/Dit.Reskrimum, tanggal 15 November 2019.

Menurut keterangan Sumadi, kliennya merupakan muslim yang mencintai agama dan negara. Kliennya menganggap pidato Sukma yang membandingkan Soekarno dengan Nabi Muhammad SAW mengandung ujaran kebencian dan penodaan agama. Sukma melanggar Pasal 156a KUHP.

Dalam video tersebut, Sukma berdiri di atas mimbar, berorasi menggunakan pengeras. Berikut adalah cuplikannya:

“Mana lebih bagus Pancasila sama Al Quran? Gitu kan. Sekarang saya mau tanya ini semua, yang berjuang di abad 20 itu nabi yang mulia Muhammad, apa insinyur Soekarno? Untuk kemerdekaan. Saya minta jawaban, silahkan siapa yang mau menjawab berdiri, jawab pertanyaan Ibu ini,” ujar Sukmawati.

Pada 2018, Sukma mengalami tuduhan yang sama karena puisinya yang berjudul Ibu Indonesia. Puisi tersebut dibaca Sukma saat acara 29 Tahun Anne Avantie Berkarya di Fashion Week 2018. Dalam puisi tersebut Sukma membandingkan azan dengan kidung serta cadar dengan konde.

Nggak tanggung-tanggung, 30 laporan dilayangkan pada Polda atas karya adik dari Megawati Soekarno Putri itu. Sejumlah pihak menilai puisi Sukma telah menistakan agama, khususnya ajaran Islam.

Anak keempat dari pasangan Soekarno dan Fatmawati tersebut juga sempat meminta maaf atas puisinya yang dianggap sebagai penistaan agama Islam pada April 2018 lalu.

Semoga politisi yang satu ini dapat belajar dari kesalahan ya, Millens. (MG26/E06)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

HP Gratis dengan Rekening Digital Diusulkan untuk Penyaluran Bansos

15 Okt 2026

Dari Jepara ke Sarajevo, Merawat Ukiran dan Diplomasi yang Tak Selesai di Meja Pertemuan

16 Okt 2026

Sritex Masuk Rencana Akuisisi Danantara, Ini Tujuan Pemerintah

18 Okt 2026

Warteg on Train, Inovasi Kuliner KAI yang Bikin Penumpang Penasaran

19 Okt 2026

Indonesia Women's League 2026 Resmi Dibuka, Sepak Bola Wanita Indonesia Siap Berkembang

21 Okt 2026

Ghost in the Cell Borong Dua Penghargaan di Sitges Film Festival 2026

22 Okt 2026

Jauh Sebelum Pajak Modern, Jawa Kuno Sudah Punya Sistem Pajak Tanah

23 Okt 2026

Pesawat N219 Buatan Indonesia Siap Terbang Desember 2026

24 Okt 2026

Progres Tol Semarang-Demak Capai 79,42 Persen, Ditarget Rampung 2027

26 Okt 2026

Dari Surabaya, Lahir Seruan Jihad yang menginspirasi Hari Santri Nasional

27 Okt 2026

Mengapa Salatiga Disebut Salah Satu Kota Tertua di Indonesia? Ini Sejarahnya

28 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

8 Tokoh Penting Kongres Pemuda II yang Lahirkan Sumpah Pemuda

28 Okt 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: