BerandaHits
Sabtu, 16 Okt 2020 11:07

Siapa Ya Pengisi Suara Jualan Tahu Bulat?

suara penjual tahu bulat sangat khas (Infopublik.id)

Suara penjual tahu bulat sangatlah khas. Siapa ya yang mengisi suara ini?

Inibaru.id – “Tahu bulat, digoreng, dadakan, di mobil, lima ratusan, halal.” Kalimat ini tentu sudah sangat akrab di telinga, bukan, Millens? Begitu ada suara kalimat tersebut, banyak orang yang keluar rumah untuk membeli tahu bulat. Kalau kamu cermati, suara ini nggak berasal dari pengendara mobil tahu bulat. Lantas, dari mana dong?

Usut punya usut, ternyata suara tahu bulat yang khas ini berasal dari rekaman. Rekaman ini kemudian menyebar hingga ke berbagai tempat di Tanah Air sehingga membuatnya menjadi semakin identik dengan jajanan yang enak ini.

Lalu, siapa sih pengisi suara tahu bulat ini? Salah seorang penjual tahu bulat bernama Ade dari Bogor, Jawa Barat menyebut suara yang ada pada rekaman tersebut adalah suara bosnya.

“Itu bos saya yang ngerekam suaranya di kontrakan,” terang Ade pada Sabtu (16/5/2016).

Tahu bulat (Ijteher)

Menariknya, suara ini ternyata sudah ada sejak lama. Bisa jadi sudah ada sebelum tahu bulat booming di Indonesia. FYI, nih Millens, Cianjur dan Jawa Barat sering dianggap sebagai tempat asal tahu bulat.

Penjualan tahu bulat yang semakin meningkat membuat tahu ini juga dijual di sekitar Jabodetabek. Para penjual ini ternyata juga tergabung dalam grup komunikasi. Di sekitar Bogor, ada sebuah grup penjual tahu bulat yang mengontrak di sebuah rumah di kawasan Jambu Dua.

“Kalau rekaman suaranya sama, pasti dari satu grup,” lanjut Ade.

Salah seorang penjual tahu bulat yang juga mengisi suara rekaman ini adalah Saep Bani (45). Dia merintis usaha ini pada 2013 di pinggiran Jakarta Selatan.

penjual tahu bulat (Okezone/Taufik)

“Dulu mah tidak direkam gitu, tapi langsung pake mikrofon. Lama-lama capek juga, akhirnya saya rekam saja. Kebetulan ada teman yang bisa membantu membuat rekaman dengan kata-kata yang menarik supaya laku tahunya,” terang Bani pada Selasa (17/5/2016).

Saat ditanya soal bahan baku tahu bulat, Bani mengaku mendapatkannya dari Cianjur serta Tasikmalaya. Sementara itu, mobil yang dipakai penjual ternyata disewakan oleh pengelola tahu bulat. Ongkos operasionalnya ditanggung sendiri oleh para penjual.

Gimana, Millens, kamu suka tahu bulat, nggak nih? (Kom/IB09/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

HP Gratis dengan Rekening Digital Diusulkan untuk Penyaluran Bansos

15 Okt 2026

Dari Jepara ke Sarajevo, Merawat Ukiran dan Diplomasi yang Tak Selesai di Meja Pertemuan

16 Okt 2026

Sritex Masuk Rencana Akuisisi Danantara, Ini Tujuan Pemerintah

18 Okt 2026

Warteg on Train, Inovasi Kuliner KAI yang Bikin Penumpang Penasaran

19 Okt 2026

Indonesia Women's League 2026 Resmi Dibuka, Sepak Bola Wanita Indonesia Siap Berkembang

21 Okt 2026

Ghost in the Cell Borong Dua Penghargaan di Sitges Film Festival 2026

22 Okt 2026

Jauh Sebelum Pajak Modern, Jawa Kuno Sudah Punya Sistem Pajak Tanah

23 Okt 2026

Pesawat N219 Buatan Indonesia Siap Terbang Desember 2026

24 Okt 2026

Progres Tol Semarang-Demak Capai 79,42 Persen, Ditarget Rampung 2027

26 Okt 2026

Dari Surabaya, Lahir Seruan Jihad yang menginspirasi Hari Santri Nasional

27 Okt 2026

Mengapa Salatiga Disebut Salah Satu Kota Tertua di Indonesia? Ini Sejarahnya

28 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

8 Tokoh Penting Kongres Pemuda II yang Lahirkan Sumpah Pemuda

28 Okt 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: