BerandaHits
Sabtu, 12 Jul 2019 17:53

<em>Review</em> Nintendo Switch Lite: Murah, tapi Nggak <em>Support</em> Semua Gim

Nintendo Switch Lite (lifehacker.com.au)

Nintendo Switch Lite dipasarkan sebagai versi murah dari konsol Gim Switch sebelumnya. Apa saja kelebihan dan kekurangannya?

Inibaru.id – Nintendo merilis perangkat konsol gim switch dalam versi yang lebih murah dengan nama Switch Lite. Konsol ini dipasarkan dengan harga 100-200 dolar AS atau sekitar Rp 1,4 juta hingga Rp 2,8 juta.

CNN Indonesia, Kamis (11/7/2019), menulis, untuk memainkannya, Switch Lite nggak perlu dihubungkan dengan perangkat televisi.

Meski harganya lebih murah, Nintendo mengklaim Switch Lite lebih kokoh dari konsol sebelumnya. Hal ini disebabkan oleh keberadaan alat pengendali Joy-Con yang nggak lagi dijual secara terpisah.

Selain itu, Switch Lite juga memiliki masa pakai baterai yang jauh lebih awet. Ini disebabkan oleh adanya tata letak chip baru yang memungkinkan penggunaan energi dengan lebih efektif.

Switch Lite tersedia dalam beragam warna yang menarik, dari kuning, abu-abu, hingga pirus. Selain itu, Switch Lite juga akan dipasarkan dalam edisi khusus berupa Pokemon Sword serta Shield.

Konsol gim yang dilengkapi dengan layar sentuh berukuran 5,5 inci ini sebenarnya nggak begitu berbeda dengan versi Switch sebelumnya. Penggunanya juga tetap bisa menggunakan aksesori yang sama layaknya Joy-Con, Switch Pro Controller, hingga Poke Ball Plus. Konsol gim ini juga sudah dilengkapi dengan konektitivitas Bluetooth, NFC, dan WiFi.

“Switch Lite bisa menawarkan lebih banyak pilihan bagi penggemar Nintendo Switch,” jelas Presiden Nintendo Amerika Serikat, Doug Bowser.

Tidak Semua Gim

Sayang, harga yang lebih murah berarti ada yang harus dikorbankan. Medcom.id, Jumat (12/7), menyebut, sejumlah gim Nintendo Switch yang hanya bisa dimainkan dalam mode TV atau table top nggak bisa dimainkan di Switch Lite. Gim berjudul Nintendo Labo juga dipastikan nggak bisa dimainkan di konsol terbaru ini.

Terus, alat pembuat pengendali DIY Nintendo yang sebelumnya memungkinkan gamer untuk membuat robot, setir, hingga piano sendiri juga nggak bisa dimainkan di Switch Lite. Ini berarti kita nggak bisa memainkan gim Super Mario Party di konsol ini.

Millens tertarik untuk membeli Switch Lite atau memilih untuk setia dengan konsul gim Switch yang lama saja, nih? (IB09/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

HP Gratis dengan Rekening Digital Diusulkan untuk Penyaluran Bansos

15 Okt 2026

Dari Jepara ke Sarajevo, Merawat Ukiran dan Diplomasi yang Tak Selesai di Meja Pertemuan

16 Okt 2026

Sritex Masuk Rencana Akuisisi Danantara, Ini Tujuan Pemerintah

18 Okt 2026

Warteg on Train, Inovasi Kuliner KAI yang Bikin Penumpang Penasaran

19 Okt 2026

Indonesia Women's League 2026 Resmi Dibuka, Sepak Bola Wanita Indonesia Siap Berkembang

21 Okt 2026

Ghost in the Cell Borong Dua Penghargaan di Sitges Film Festival 2026

22 Okt 2026

Jauh Sebelum Pajak Modern, Jawa Kuno Sudah Punya Sistem Pajak Tanah

23 Okt 2026

Pesawat N219 Buatan Indonesia Siap Terbang Desember 2026

24 Okt 2026

Progres Tol Semarang-Demak Capai 79,42 Persen, Ditarget Rampung 2027

26 Okt 2026

Dari Surabaya, Lahir Seruan Jihad yang menginspirasi Hari Santri Nasional

27 Okt 2026

Mengapa Salatiga Disebut Salah Satu Kota Tertua di Indonesia? Ini Sejarahnya

28 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

8 Tokoh Penting Kongres Pemuda II yang Lahirkan Sumpah Pemuda

28 Okt 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: