BerandaHits
Kamis, 15 Agu 2018 15:47

Penyakit Jantung Dominasi Penyebab Meninggalnya Jemaah Haji Asal Indonesia

Jamaah haji melakukan tawaf di Masjidil Haram. (Detik.com/Fuad Fariz)

Tercatat 63 jemaah haji meninggal dunia menjelang lima hari puncak pelaksanaan haji. Sebanyak 33 kasus atau 56,89 persen di antaranya meninggal karena penyakit jantung.

Inibaru.id - Berdasarkan laporan Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Mekah, Arab Saudi, hingga 14 Agustus 2018, jemaah haji yang meninggal mencapai 63 orang. Penyakit jantung menjadi penyebab yang mendominasi meninggalnya para jemaah haji yakni dengan 33 kasus atau 56,89 persen.

"Karena itu, dokter spesialis jantung Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Mekah bersama Tim Promotif Preventif (TPP) terus melakukan edukasi kepada jamaah berisiko tinggi penyakit jantung," jelas Direktur KKHI Mekah Nirwan Satria, dilansir Medcom.id, Selasa (14/8/2018).

Nirwan menjelaskan jemaah yang memiliki risiko tinggi penyakit jantung sudah dibekali obat dari Indonesia. Mereka diminta tetap meminum obat tersebut agar kondisinya nggak menurun.

"Kami nggak pengin jumlahnya terus bertambah. Jadi, jemaah yang sudah dibekali obat dari Indonesia harus tetap meminumnya," ujar Nirwan.

Kendati penyakit jantung nggak bisa disembuhkan, tim medis masih bisa mencegah penyakit jantung dengan menghilangkan pencetusnya.

"Untuk membedakan antara jemaah berisiko dengan yang tidak, mereka ditandai dengan gelang berwarna oranye atau buku KKJH berwarna oranye," ungkap salah seorang petugas KKHI Mekah Meity Ardiana.

Mengenai penanganan jemaah haji yang meninggal, Kementerian Agama menjamin prosesi badal haji untuk para almarhum/almarhumah.

Semoga jemaah haji dari Indonesia selalu diberi kesehatan hingga kepulangan mereka ke Indonesia ya, Millens. (MG12/E04)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Kok Bisa Sih Cadangan Minyak Indonesia Cuma 20 Hari?

6 Mar 2026

'Bom Nuklir' dan 'Perdamaian' yang Viral di Tengah Eskalasi Konfik Timur Tengah

6 Mar 2026

Saking Bekunya Musim Dingin, Warga Laut Baltik Berseluncur dari Satu Pulau ke Pulau Lain

6 Mar 2026

Bukan Emas Lagi; MUI Jateng Ubah Patokan Nisab Zakat Profesi

6 Mar 2026

Duduk Perkara Kasus Pengeroyokan Mahasiswa Undip versi Polrestabes Semarang

6 Mar 2026

Oksigen Banyak dari Laut, Terus Kenapa Masih Ribut Soal Hutan?

6 Mar 2026

Tiket Mudik Ludes 400 Ribu! Cek Tanggal Favorit dan Kereta Pilihan di Daop 4 Semarang Ini

6 Mar 2026

Wisata Alam Kalikesek Semakin Ramai, Warga Desa Sriwulan Dapat THR

7 Mar 2026

Masjid Fujikawaguchiko, Tempat Salat dengan Latar Spektakuler Gunung Fuji di Jepang

7 Mar 2026

Sahur Tanpa Nasi Cuma Makan Lauk, Beneran Bikin Kuat Puasa Seharian?

7 Mar 2026

Ikan Air Tawar vs Ikan Laut: Siapa yang Paling Tahan Lawan Pemanasan Global?

7 Mar 2026

Aman Nggak Ya Mudik dengan Mobil Listrik?

8 Mar 2026

Membedah Mitos Minum Air Hangat Bisa Turunkan Berat Badan

8 Mar 2026

Restorative Justice Akhiri Kasus Pengeroyokan Mahasiswa Undip Semarang

8 Mar 2026

Berburu Baju Bekas sekaligus Bantu Korban Kekerasan di Bazar Preloved Sintas

8 Mar 2026

Sarung Tangan Karet Bekas Ternyata Bisa Jadi 'Penyedot' Polusi

8 Mar 2026

Srikandi Ojol Jateng Kini Punya Aplikasi Khusus Anti-Pelecehan

8 Mar 2026

Musim Mudik, Pengendara Diimbau Istirahat di Rest Area Maksimal 30 Menit

9 Mar 2026

Menilik Keseruan Momen Membeli Kebutuhan Lebaran

9 Mar 2026

PDAM Semarang Gelar 'Operasi Ketupat', 14 Ribu Penunggak Jadi Sasaran

9 Mar 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: