BerandaHits
Jumat, 1 Okt 2020 14:00

Pasangan Istri Suami Meninggal Akibat Covid-19, Satu Warga Terpapar Usai Ikut Mandikan Jenazah

Ilustrasi petugas kesehatan wajib berhazmat untuk mengurangi risiko terpapar Covid-19 dari pasien positif maupun suspek. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)

Suami istri di Cilacap diketahui meninggal akibat Covid-19. Satu orang ikut terpapar Covid-19 setelah ikut memandikan jenazah.

Inibaru.id – Seorang lelaki asal Kecamatan Kroya, Kabupaten Cilacap meninggal saat menjalani perawatan di salah satu rumah sakit di Banyumas pada Rabu (16/9). Sejumlah warga kemudian diduga membuka peti dan memandikan pasien yang masih dalam status suspek Covid-19 tersebut.

Kemudian diketahui bahwa tes usap lelaki tersebut menunjukkan hasil positif pada Sabtu (19/9) lalu. Akibatnya, petugas melakukan tracking pada 20 orang dengan kontak erat pada Senin (21/9). Sayangnya, istri almarhum meninggal dunia sebelum menjalani tes usap sehingga dilakukan tes usap post-mortem.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Kesehatan Cilacap dr Pramesti Griana Dewi mengungkapkan bahwa hasil tes usap istri pasien dan satu warga yang ikut memandikan jenazah dinyatakan positif.

“Ada tambahan dua orang positif, istri almarhum yang sudah meninggal dan satu orang yang membantu memandikan jenazah,” ungkap Pramesti.

Ilustrasi tes usap. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)

“Hasilnya yang lain negatif semua,” tambahnya.

Satu orang yang dinyatakan positif Covid-19 merupakan warga yang membantu memandikan jenazah. Kini warga tersebut tengah menjalani isolasi mandiri di rumahnya. Jika nantinya mengalami gejala klinis, maka akan dirujuk ke rumah sakit.

“Masih di rumahnya, nanti kalau memang perlu akan dirujuk ke rumah sakit,” terangnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono mengatakan ruang isolasi bagi pasien Covid-19 di beberapa rumah sakir di Banyumas hampir penuh. Diketahui hanya tersisa 18 bed di beberapa rumah sakit pada Selasa (29/9) lalu.

Ilustrasi Pemkab Cilacap butuh tempat isolasi pasien. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)

Untuk itu, Pemkab berencana menambah tempat karantina bagi pasien tanpa gejala.

“Sudah hampir penuh, kemarin saya telepon Pak Gubernur dengan seizin Pak Bupati, Hotel Pondok Slamet sedang disiapkan (untuk tempat karantina),” jelas Tri Lastiono.

Semoga peristiwa ini dapat menjadi pelajaran ya, Millens! (Kom/IB27/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

HP Gratis dengan Rekening Digital Diusulkan untuk Penyaluran Bansos

15 Okt 2026

Dari Jepara ke Sarajevo, Merawat Ukiran dan Diplomasi yang Tak Selesai di Meja Pertemuan

16 Okt 2026

Sritex Masuk Rencana Akuisisi Danantara, Ini Tujuan Pemerintah

18 Okt 2026

Warteg on Train, Inovasi Kuliner KAI yang Bikin Penumpang Penasaran

19 Okt 2026

Indonesia Women's League 2026 Resmi Dibuka, Sepak Bola Wanita Indonesia Siap Berkembang

21 Okt 2026

Ghost in the Cell Borong Dua Penghargaan di Sitges Film Festival 2026

22 Okt 2026

Jauh Sebelum Pajak Modern, Jawa Kuno Sudah Punya Sistem Pajak Tanah

23 Okt 2026

Pesawat N219 Buatan Indonesia Siap Terbang Desember 2026

24 Okt 2026

Progres Tol Semarang-Demak Capai 79,42 Persen, Ditarget Rampung 2027

26 Okt 2026

Dari Surabaya, Lahir Seruan Jihad yang menginspirasi Hari Santri Nasional

27 Okt 2026

Mengapa Salatiga Disebut Salah Satu Kota Tertua di Indonesia? Ini Sejarahnya

28 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

8 Tokoh Penting Kongres Pemuda II yang Lahirkan Sumpah Pemuda

28 Okt 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: