BerandaHits
Minggu, 14 Mar 2026 09:01

Novel 'Gadis Kretek' Dirilis di Korea Selatan!

Ratih Kumala, saat perilisan novel 'Gadis Kretek' alias 'Cigarette Girl' di Korea Selatan. (Korea JongAngDaily/Woo Jiwoon)

Setelah dirilis dalam versi Bahasa Jerman dan Inggris, novel 'Gadis Kretek' karya Ratih Kumala resmi dirilis dalam versi Bahasa Korea.

Inibaru.id - Kalau kamu penggemar sastra Indonesia, nama novel Gadis Kretek tentu sudah tidak asing lagi. Karya dari Ratih Kumala ini memang dikenal sebagai salah satu novel yang kuat dari sisi cerita, sejarah, sekaligus budaya. Menariknya, karya tersebut kini semakin mendunia setelah versi terjemahan Koreanya resmi diterbitkan di Korea Selatan.

Novel berjudul asli Gadis Kretek atau dalam bahasa Inggris dikenal sebagai Cigarette Girl kali pertama terbit pada 2012 di Indonesia. Sejak saat itu, novel ini perlahan menarik perhatian pembaca internasional. Hingga kini, buku tersebut sudah diterjemahkan ke dalam beberapa bahasa, termasuk Inggris dan Jerman.

Kisah dalam novel ini berpusat pada sejarah industri kretek di Indonesia, yang menjadi latar penting perjalanan sebuah keluarga lintas generasi. Ceritanya mengikuti tiga bersaudara yang melakukan perjalanan untuk mencari seorang perempuan misterius bernama Jeng Yah. Dari pencarian itu, satu per satu rahasia keluarga, kisah cinta, hingga potongan sejarah Indonesia mulai terungkap.

Cerita yang dibangun Ratih Kumala tidak hanya menampilkan drama keluarga. Pembaca juga diajak melihat dinamika sosial, ekonomi, dan sejarah Indonesia sejak era 1940-an hingga masa yang lebih modern. Semua itu dikemas lewat latar industri kretek, produk yang sangat lekat dengan identitas budaya Indonesia.

Menariknya, ide dasar cerita ini ternyata cukup personal bagi sang penulis. Ratih Kumala pernah menceritakan bahwa inspirasi novel tersebut datang dari kisah-kisah yang sering ia dengar di keluarganya, terutama dari sang kakek. Sejak kecil, ia terbiasa mendengar cerita yang berulang kali dibahas dalam pertemuan keluarga. Dari situlah benih cerita Gadis Kretek mulai terbentuk.

Sampul novel 'Gadis Kretek' versi Korea Selatan. (X/danggeunbooks)<br>

“Cerita itu terus teringat sampai akhirnya menjadi inspirasi novel,” ungkapnya dalam sebuah acara peluncuran buku di ASEAN-Korea Centre di Seoul sebagaimana dinukil dari Korea JoongAngDaily pada Jumat (13/3/2026).

Kehadiran versi bahasa Korea dari novel ini juga menjadi bagian dari program pertukaran budaya yang digagas oleh Hansae Yes24 Foundation. Melalui proyek bernama Southeast Asian Literature Series, yayasan tersebut menerjemahkan karya sastra dari negara-negara Asia Tenggara agar lebih mudah diakses oleh pembaca Korea.

Program ini memang bertujuan memperkenalkan keragaman sejarah, budaya, dan cerita dari kawasan Asia Tenggara. Buku-buku yang dipilih biasanya dianggap mampu merepresentasikan identitas budaya dari negara asalnya.

Tak hanya berhenti di dunia buku, popularitas Gadis Kretek juga sebelumnya mendunia setelah diadaptasi menjadi serial di Netflix pada 2023. Adaptasi tersebut membuat cerita tentang industri kretek dan perjalanan Jeng Yah semakin dikenal oleh penonton global.

Dengan terbitnya edisi Korea, perjalanan Gadis Kretek sebagai karya sastra lintas budaya tampaknya masih akan terus berlanjut. Bukan cuma soal kisah cinta atau drama keluarga, novel ini juga menjadi jendela kecil bagi pembaca dunia untuk mengenal sejarah, tradisi, dan dinamika masyarakat Indonesia. Keren banget ya, Gez? (Arie Widodo/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Kelapa Kopyor Mahal Bukan Tanpa Alasan, Ini Fakta Menariknya

31 Jul 2026

Jemparingan, Seni Panahan Khas Mataram yang Mengajarkan Fokus dan Keteguhan Hati

1 Agu 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: