BerandaHits
Selasa, 4 Mei 2020 13:36

Meski Terhalang Pandemi, Ormawa Tetap Berbagi Ilmu dan Rezeki

Aktivitas UKM Pesos Undip sulit untuk dilakukan dengan normal akibat dampak pandemi corona (Julia Dewi Krismayani)

Organisasi kemahasiswaan atau ormawa menjadi wadah mahasiswa yang aktif berorganisasi. Hanya, pandemi corona membuat aktivitas ini terganggu. Seperti apa cara ormawa menyiasati dampak dari pandemi ini?

Inibaru.id – Pernah mendengar istilah “kupu-kupu” alias kuliah pulang-kuliah pulang? Istilah ini dipakai untuk menggambarkan mahasiswa yang selama kuliah nggak ikut kegiatan kampus apapun. Lawan dari istilah tersebut adalah “kura-kura” alias kuliah rapat – kuliah rapat yang dipandang lebih bergengsi. Mahasiswa "kura-kura" biasanya aktif di organisasi atau kegiatan lainnya.

Salah satu organisasi yang diminati mahasiswa "kura-kura" adalah Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Peduli Sosial Universitas Diponegoro (Undip). UKM yang sering disebut Pesos tersebut bergerak di bidang sosial kemasyarakatan.

Sayangnya, kegiatan sosial Pesos kini terhambat akibat dampak dari virus corona. Hal ini diakui oleh Ketua Pesos Abyan Hanif. Dia menuturkan bahwa program kerja yang sudah dirancang rencananya baru bisa dieksekusi pada semester ganjil nanti.

“Setiap program kerja yang seharusnya dieksekusi semester ini hampir semua ditunda pelaksanaannya sampai semester depan. Itu pun dengan asumsi bahwa pandeminya akan mereda,” jelas pria yang akrab disapa Obik tersebut melalui aplikasi pesan singkat, Senin (13/04/2020).

Meski begitu, Obik mengaku kalau masih ada dua program kerja yang bisa dilaksanakan dengan mengubah konsepnya. Program kerja ini kini dikonsep untuk dilakukan secara daring.

“Ada Kelas Desain dari Divisi Komunikasi, ada Learn to Maestro: ST30 untuk Divisi Budaya dan Seni, dan kami masih mempertimbangkan kegiatan lain yang bisa dijalankan secara online,” tambahnya.

Selain itu, UKM Pesos juga melaksanakan program terkait persoalan Covid-19 bagi pihak yang terdampak langsung dan tidak langsung. Untuk kegiatan bagi yang tidak terdampak langsung, Pesos memiliki program 1+1 yang dikampanyekan melalui media sosial. Program ini mengajak masyarakat memberikan makanan kepada ojek daring (ojol) sama seperti yang dipesan pembelinya.

Salah satu kegiatan sosial Pesos, Kegiatan 1+1 memberikan makanan pada pengemudi ojek daring sulit dilakukan akibat dampak pandemi corona (Dokumentasi UKM Peduli Sosial Undip)

Sedangkan program bagi yang terdampak langsung, Tim Aksi Pesos mengumpulkan donasi uang yang diserahkan ke Human Initiative Jateng. Donasi ini akan digunakan untuk membeli Alat Perlindungan Diri (APD), hand sanitizer, dan masker yang sangat dibutuhkan tim medis untuk menangani Covid-19.

Ada banyak sekali dampak yang dirasakan organisasi mahasiswa (ormawa) ini akibat pandemi corona. Sebagai contoh, mereka harus melakukan perubahan jadwal, konsep, kerjasama ulang dengan pihak luar, dan menunggu ormawa diperbolehkan berkegiatan lagi.

”Persoalan kami di semester besok itu mengubah jadwal program kerja. Yang belum bisa dipastikan juga adalah kapan kami boleh berkegiatan lagi,” tambahnya lagi.

Hal yang sama juga dialami oleh Forum Kajian Akuntansi (Fokus) Universitas Negeri Semarang. Ormawa yang bergerak di bidang peningkatan prestasi mahasiswa ini mengalami kesulitan setelah Covid-19 mewabah di Indonesia.

Pengurus Fokus Maratul Arifah, pengurus Fokus mengaku hanya program internal yang bisa terlaksana secara daring. Program tersebut berupa kegiatan bedah soal melalui grup WhatsApp yang diikuti oleh internal organisasi.

“Cuma program kerja internal sih yang jalan. kayak bedah soal gitu,” jelasnya melalui aplikasi pesan singkat, Minggu (12/04).

Gadis yang akrab disapa Ifah tersebut mengaku jika program kerja utama yaitu Kajian Komprehensif susah terlaksana. Padahal, mereka yang menjadi sasaran progam ini adalah mahasiswa akuntansi secara umum.

“Peserta program eksternal biasanya mahasiswa akuntansi umum, tapi sekarang belum pernah coba buat jalanin program kerja itu,” jelasnya lagi.

Memang nggak gampang menjadi mahasiswa “kura-kura.” Apalagi di tengah pandemi seperti ini. Harus bisa pintar mengatur supaya program dapat terlaksana.

Yuk kita berdoa bersama supaya pandemic Covid-19 cepat selesai Millens! (Julia Dewi Krismayani/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Di Korea Selatan, Siswa Pelaku Bullying Dipersulit Masuk Universitas

19 Jan 2026

Melegenda di Muntilan, Begini Kelezatan Bubur Mbah Gamping

19 Jan 2026

Terdampak Banjir, Warga Wonorejo Mulai Mengeluh Gatal dan Demam

19 Jan 2026

Antisipasi Doomscrolling, Atur Batas Waktu Youtube Shorts Anak dengan Fitur Ini!

19 Jan 2026

Opsi Layanan Kesehatan 'Jemput Bola' untuk Warga Terdampak Banjir Wonorejo

19 Jan 2026

Bijak Kenalkan Gawai dan Media Sosial pada Anak

19 Jan 2026

Bupati Pati Sudewo Kena OTT KPK! Terkait Kasus Apa?

19 Jan 2026

Jalur Pekalongan-Sragi Tergenang, Sebagian Perjalanan KA Daop 4 Semarang Masih Dibatalkan

19 Jan 2026

Cantiknya Pemandangan Air Terjun Penawangan Srunggo di Bantul

20 Jan 2026

Cara Unik Menikmati Musim Dingin di Korea; Berkemah di Atas Es!

20 Jan 2026

Kunjungan Wisatawan ke Kota Semarang sepanjang 2025 Tunjukkan Tren Positif

20 Jan 2026

Belasan Kasus dalam Dua Tahun, Bagaimana Nasib Bayi yang Ditemukan di Semarang?

20 Jan 2026

Ratusan Perjalanan Batal karena Banjir Pekalongan, Stasiun Tawang Jadi Saksi Kekecewaan

20 Jan 2026

Viral 'Color Walking', Tren Jalan Kaki Receh yang Ampuh Bikin Mental Anti-Tumbang

20 Jan 2026

Nggak Suka Dengerin Musik? Bukan Aneh, Bisa Jadi Kamu Mengalami Hal Ini!

20 Jan 2026

Duh, Kata Menkes, Diperkirakan 28 Juta Warga Indonesia Punya Masalah Kejiwaan!

21 Jan 2026

Jika Perang Dunia III Pecah, Apakah Indonesia Akan Aman?

21 Jan 2026

Ki Sutikno; Dalang yang Tiada Putus Memantik Wayang Klithik Kudus

21 Jan 2026

Statistik Pernikahan Dini di Semarang; Turun, tapi Masih Mengkhawatirkan

21 Jan 2026

Kabar Gembira! Tanah Sitaan Koruptor Bakal Disulap Jadi Perumahan Rakyat

21 Jan 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: