BerandaHits
Minggu, 22 Mar 2025 16:36

Menikmati Makanan Penutup Lebih dari Sekadar Hidangan Manis

Menikmati Makanan Penutup Lebih dari Sekadar Hidangan Manis

Ilustrasi dessert. (Shutterstock)

Makanan penutup memang memiliki daya tarik tersendiri dalam dunia kuliner. Selain menjadi penutup hidangan yang sempurna, dessert juga dapat memberikan manfaat psikologis dan energi tambahan bagi tubuh.

Inibaru.id - Makanan penutup atau dessert telah menjadi bagian penting dalam berbagai tradisi kuliner di seluruh dunia. Dari kue-kue manis hingga puding lembut, dessert bukan sekadar pelengkap hidangan utama, tetapi juga sumber kenikmatan yang memberi kepuasan tersendiri. Namun, di balik rasanya yang lezat, ada berbagai hal menarik yang bisa dipelajari tentang makanan penutup.

Makanan penutup sudah ada sejak zaman kuno, meskipun dalam bentuk yang berbeda dari yang kita kenal saat ini. Bangsa Mesir Kuno, Yunani, dan Romawi menikmati camilan manis seperti madu dan buah kering sebagai hidangan penutup.

Seiring berkembangnya teknik memasak dan bahan-bahan seperti gula menjadi lebih mudah diakses, variasi dessert semakin berkembang, melahirkan beragam kreasi seperti cake, es krim, dan cokelat.

Setiap budaya memiliki makanan penutup khasnya. Misalnya, di Prancis terdapat crème brûlée yang kaya akan rasa, sementara di Jepang ada mochi yang kenyal dengan berbagai isian. Di Indonesia sendiri, dessert tradisional seperti kolak, es cendol, dan klepon tetap menjadi favorit banyak orang.

Manfaat Psikologis dan Fisiologis Dessert

Makanan penutup memiliki manfaat psikologis. (Getty Image)

Selain memberikan kepuasan rasa, makanan penutup juga memiliki manfaat psikologis. Menikmati sesuatu yang manis bisa merangsang produksi hormon endorfin yang membantu meningkatkan suasana hati dan mengurangi stres. Nggak heran jika banyak orang merasa lebih bahagia setelah menyantap makanan manis.

Dari sisi fisiologis, makanan penutup yang kaya karbohidrat dapat memberikan energi tambahan. Namun, konsumsi yang berlebihan juga bisa berdampak negatif, seperti meningkatkan risiko obesitas dan diabetes. Oleh karena itu, penting untuk menikmati dessert dalam jumlah yang seimbang.

Tren Dessert Sehat

Dengan semakin meningkatnya kesadaran akan pola makan sehat, tren dessert pun mengalami perubahan. Kini, banyak orang mencari alternatif yang lebih sehat seperti es krim berbahan dasar buah, brownies rendah gula, atau puding dari chia seed yang kaya serat.

Penggunaan bahan alami seperti madu, kurma, dan susu nabati juga semakin populer sebagai pengganti gula dan produk olahan lainnya.

Namun, keseimbangan tetap menjadi kunci agar kita bisa menikmati hidangan manis ini tanpa mengorbankan kesehatan. Jadi, apapun pilihan dessert favoritmu, pastikan menikmatinya dengan bijak!

Dessert favoritmu apa nih, Millens? (Siti Zumrokhatun/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Iri dan Dengki, Perasaan Manusiawi yang Harus Dikendalikan

27 Mar 2025

Respons Perubahan Iklim, Ilmuwan Berhasil Hitung Jumlah Pohon di Tiongkok

27 Mar 2025

Memahami Perasaan Robot yang Dikhianati Manusia dalam Film 'Companion'

27 Mar 2025

Roti Jala: Warisan Kuliner yang Mencerminkan Kehidupan Nelayan Melayu

27 Mar 2025

Jelang Lebaran 2025 Harga Mawar Belum Seharum Tahun Lalu, Petani Sumowono: Tetap Alhamdulillah

27 Mar 2025

Lestari Moerdijat: Literasi Masyarakat Meningkat, tapi Masih Perlu Dorongan Lebih

27 Mar 2025

Hitung-Hitung 'Angpao' Lebaran, Berapa Banyak THR Anak dan Keponakan?

28 Mar 2025

Setengah Abad Tahu Campur Pak Min Manjakan Lidah Warga Salatiga

28 Mar 2025

Asal Usul Dewi Sri, Putri Raja Kahyangan yang Diturunkan ke Bumi Menjadi Benih Padi

28 Mar 2025

Cara Menghentikan Notifikasi Pesan WhatsApp dari Nomor Nggak Dikenal

28 Mar 2025

Hindari Ketagihan Gula dengan Tips Berikut Ini!

28 Mar 2025

Cerita Gudang Seng, Lokasi Populer di Wonogiri yang Nggak Masuk Peta Administrasi

28 Mar 2025

Tren Busana Lebaran 2025: Kombinasi Elegan dan Nyaman

29 Mar 2025

AMSI Kecam Ekskalasi Kekerasan terhadap Media dan Jurnalis

29 Mar 2025

Berhubungan dengan Kentongan, Sejarah Nama Kecamatan Tuntang di Semarang

29 Mar 2025

Mengajari Anak Etika Bertamu; Bekal Penting Menjelang Lebaran

29 Mar 2025

Ramadan Tetap Puasa Penuh meski Harus Lakoni Mudik Lebaran

29 Mar 2025

Lebih dari Harum, Aroma Kopi Juga Bermanfaat untuk Kesehatan

29 Mar 2025

Disuguhi Keindahan Sakura, Berikut Jadwal Festival Musim Semi Korea

29 Mar 2025

Fix! Lebaran Jatuh pada Senin, 31 Maret 2025

29 Mar 2025