BerandaHits
Jumat, 29 Agu 2024 18:00

Media Bisa Manfaatkan AI Tanpa Menghilangkan Peran Jurnalis

Indonesia Digital Conference (IDC) 2024 di Jakarta, pada Kamis (29/8/2024). (Dokumentasi AMSI)

Untuk meningkatkan atensi pembaca media digital, perusahaan media bisa memanfaatkan kecanggihan AI tanpa harus menghilangkan peran jurnalis. Beberapa perusahaan yang sudah melakukan hal itu antara lain Detik Network, KG Media, IDN, Katadata, dan Suara.com.

Inibaru.id - Industri media digital saat ini menghadapi tantangan besar, terutama dalam hal penurunan jumlah pengunjung dan pendapatan. Merujuk data Reuters di bulan Januari 2024, disrupsi digital yang menjadi pemicu tantangan tersebut, sebenarnya sudah terjadi sejak 15 tahun lalu di tingkat global.

Sayangnya, beberapa media online gagal beradaptasi dengan cepat, yang menyebabkan mereka kehilangan audiens. Sebagai dampak lainnya, publik kehilangan akses berita independen berkualitas,sementara masalah hoaks semakin meluas.

Menyikapi tren ini, lima perusahaan media mengungkapkan bagaimana mereka memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk menghadapi disrupsi tersebut.

Director of Product Management & Brand Communication Detik Network, Sena Achari menyatakan bahwa AI digunakan sebagai "kopilot" untuk meningkatkan efisiensi kerja, tanpa menggantikan peran utama jurnalis.

"Kami di Detik Network memiliki tim yang kuat di manajemen produk untuk mengemas konten agar tetap relevan bagi pengguna," ungkapnya dalam Indonesia Digital Conference (IDC) 2024 di Jakarta, Kamis (29/8/2024).

Detik Network saat ini memiliki 12 produk yang menggunakan AI, termasuk detiktravel Escapes Uncovered yang dikembangkan pada era ChatGPT 3 melalui kolaborasi dengan tim bisnis internal. Produk ini bahkan telah menarik partisipasi dari maskapai internasional.

KG Media juga memanfaatkan AI untuk meningkatkan kualitas dan efisiensi produksi konten. "AI seharusnya digunakan untuk membantu pekerjaan manusia, bukan menggantikannya," ujar Senior GM Technology KG Media, Johnsons.

Pedoman pemanfaatan AI di KG Media memungkinkan tiap brand di bawah naungannya tetap menjaga nilai-nilai kemanusiaan dan tujuannya dalam mencerdaskan bangsa.

Untuk Produksi Konten Menarik

Beberapaaa media sudah menggunakan ChatGPT untuk mengisi konten mereka. (Istimewa)

IDN menggunakan AI untuk mendukung pekerjaan tim redaksi dan teknologi agar lebih sesuai dengan perubahan perilaku audiens. "Dalam satu tahun, ada platform dan tipe konten baru, sehingga perilaku pembaca cepat berubah," kata Head of Product IDN, Ariel Aulia Widjaja.

Melalui riset, IDN menemukan bahwa Gen Z sering melakukan verifikasi informasi dari media sosial melalui platform mereka, sehingga format konten diubah menjadi short-form melalui produk 'Intinya Sih'.

Sementara itu, Katadata memanfaatkan AI untuk inovasi konten, baik teks, gambar, maupun video. "AI membantu kami menghasilkan resume untuk memudahkan pembaca memahami artikel," ungkap Head of Digital Product Katadata, Hatim Varabi. Menurutnya, AI mampu meningkatkan efisiensi hingga 50% dalam penggunaan sumber daya manusia dan waktu.

Suara.com juga menggunakan AI untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas konten, serta efektivitas kerja. Tim redaksi Suara.com memanfaatkan ChatGPT dan Gemini yang diintegrasikan dengan sistem manajemen konten (CMS).

"AI bukan untuk membuat artikel, tetapi untuk memacu kreativitas," kata Head of Digital Revenue Suara.com, Dimas Sagita.

Selain itu, AI juga digunakan untuk menganalisis data mentah menjadi grafik sebagai rekomendasi isu berita.

Wah, kelima perusahaan media tersebut menunjukkan bahwa AI dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas konten tanpa menghilangkan peran penting jurnalis ya, Millens? Dengan adaptasi yang tepat, AI menjadi alat yang mendukung perkembangan industri media di tengah disrupsi digital. (Siti Khatijah/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Kok Bisa Sih Cadangan Minyak Indonesia Cuma 20 Hari?

6 Mar 2026

'Bom Nuklir' dan 'Perdamaian' yang Viral di Tengah Eskalasi Konfik Timur Tengah

6 Mar 2026

Saking Bekunya Musim Dingin, Warga Laut Baltik Berseluncur dari Satu Pulau ke Pulau Lain

6 Mar 2026

Bukan Emas Lagi; MUI Jateng Ubah Patokan Nisab Zakat Profesi

6 Mar 2026

Duduk Perkara Kasus Pengeroyokan Mahasiswa Undip versi Polrestabes Semarang

6 Mar 2026

Oksigen Banyak dari Laut, Terus Kenapa Masih Ribut Soal Hutan?

6 Mar 2026

Tiket Mudik Ludes 400 Ribu! Cek Tanggal Favorit dan Kereta Pilihan di Daop 4 Semarang Ini

6 Mar 2026

Wisata Alam Kalikesek Semakin Ramai, Warga Desa Sriwulan Dapat THR

7 Mar 2026

Masjid Fujikawaguchiko, Tempat Salat dengan Latar Spektakuler Gunung Fuji di Jepang

7 Mar 2026

Sahur Tanpa Nasi Cuma Makan Lauk, Beneran Bikin Kuat Puasa Seharian?

7 Mar 2026

Ikan Air Tawar vs Ikan Laut: Siapa yang Paling Tahan Lawan Pemanasan Global?

7 Mar 2026

Aman Nggak Ya Mudik dengan Mobil Listrik?

8 Mar 2026

Membedah Mitos Minum Air Hangat Bisa Turunkan Berat Badan

8 Mar 2026

Restorative Justice Akhiri Kasus Pengeroyokan Mahasiswa Undip Semarang

8 Mar 2026

Berburu Baju Bekas sekaligus Bantu Korban Kekerasan di Bazar Preloved Sintas

8 Mar 2026

Sarung Tangan Karet Bekas Ternyata Bisa Jadi 'Penyedot' Polusi

8 Mar 2026

Srikandi Ojol Jateng Kini Punya Aplikasi Khusus Anti-Pelecehan

8 Mar 2026

Musim Mudik, Pengendara Diimbau Istirahat di Rest Area Maksimal 30 Menit

9 Mar 2026

Menilik Keseruan Momen Membeli Kebutuhan Lebaran

9 Mar 2026

PDAM Semarang Gelar 'Operasi Ketupat', 14 Ribu Penunggak Jadi Sasaran

9 Mar 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: