BerandaHits
Jumat, 26 Mar 2020 11:30

Masyarakat Dilarang Melayat ke Kediaman Ibu Jokowi, Ini Alasannya!

Suasana di rumah duka kediaman Ibu Presiden Jokowi, Sujiatmi Notomiharjo di Solo (beepdo.com)

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo meminta masyarakat nggak datang ke rumah duka ibu Presiden Jokowi dan mendoakannya dari rumah saja. Apa alasannya?

Inibaru.id – Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo meminta masyarakat supaya nggak datang melayat ke kediaman Ibu dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) Sujiatmi Notomiharjo di Banjarsari, Solo.

Imbauan ini bertujuan untuk mencegah kerumunan orang yang berpotensi memicu penularan virus corona (COVID-19).

“Baru saya bicara dengan keluarga, bersama pak Kapolda dan Pangdam, dan saya diminta untuk menyampaikan kepada masyarakat, terima kasih atas ucapan bela sungkawa dan doanya,” terang Ganjar saat berada di rumah duka.

Ganjar menyebut pihak keluarga Presiden Jokowi sebenarnya memaklumi keinginan masyarakat untuk datang melayat. Hanya, demi kesehatan banyak orang, sebaiknya masyarakat mendoakan Eyang Noto di dari rumah saja.

Presiden Jokowi menggelar jumpa pers di rumah duka (ANTARA/Maulana Surya)

Berdasarkan keterangan yang diungkap Presiden Jokowi di rumah duka, sang ibu meninggal karena penyakit kanker yang dideritanya dalam empat tahun terakhir. Selama ini, Eyang Noto juga rutin berobat di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta. Hal ini menepis desas-desus yang menyebut Eyang Noto meninggal karena terpapar virus corona.

Nggak hanya mengimbau masyarakat supaya nggak datang melayat, kini kawasan sekitar rumah duka juga sudah diamankan dengan ketat oleh aparat militer dan Paspampres. Sejak Rabu (25/3) sore, akses untuk masuk ke gang rumah duka juga sudah ditutup. Sejumlah awak media yang ingin meliput pun baru diperbolehkan mendekat ke rumah duka hanya beberapa saat sebelum jumpa pers.

Presiden Jokowi menjemput jenazah ibunya di RS DKT Slamet Riyadi (Antara/Mohammad Ayuda)

Sujiatmi Notomiharjo meninggal di usia 77 tahun di RS DKT Slamet Riyadi pada Rabu (25/3) pukul 16.45 WIB. Jenazahnya akan dimakamkan pada hari ini, Kamis (26/3) pukul 13.00 WIB di pemakaman keluarga Mundu, Gondangrejo, Karanganyar, Jawa Tengah.

Semoga amal ibadah Eyang Noto diterima di sisi Allah SWT ya, Millens! (IB09/E06)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Kok Bisa Sih Cadangan Minyak Indonesia Cuma 20 Hari?

6 Mar 2026

'Bom Nuklir' dan 'Perdamaian' yang Viral di Tengah Eskalasi Konfik Timur Tengah

6 Mar 2026

Saking Bekunya Musim Dingin, Warga Laut Baltik Berseluncur dari Satu Pulau ke Pulau Lain

6 Mar 2026

Bukan Emas Lagi; MUI Jateng Ubah Patokan Nisab Zakat Profesi

6 Mar 2026

Duduk Perkara Kasus Pengeroyokan Mahasiswa Undip versi Polrestabes Semarang

6 Mar 2026

Oksigen Banyak dari Laut, Terus Kenapa Masih Ribut Soal Hutan?

6 Mar 2026

Tiket Mudik Ludes 400 Ribu! Cek Tanggal Favorit dan Kereta Pilihan di Daop 4 Semarang Ini

6 Mar 2026

Wisata Alam Kalikesek Semakin Ramai, Warga Desa Sriwulan Dapat THR

7 Mar 2026

Masjid Fujikawaguchiko, Tempat Salat dengan Latar Spektakuler Gunung Fuji di Jepang

7 Mar 2026

Sahur Tanpa Nasi Cuma Makan Lauk, Beneran Bikin Kuat Puasa Seharian?

7 Mar 2026

Ikan Air Tawar vs Ikan Laut: Siapa yang Paling Tahan Lawan Pemanasan Global?

7 Mar 2026

Aman Nggak Ya Mudik dengan Mobil Listrik?

8 Mar 2026

Membedah Mitos Minum Air Hangat Bisa Turunkan Berat Badan

8 Mar 2026

Restorative Justice Akhiri Kasus Pengeroyokan Mahasiswa Undip Semarang

8 Mar 2026

Berburu Baju Bekas sekaligus Bantu Korban Kekerasan di Bazar Preloved Sintas

8 Mar 2026

Sarung Tangan Karet Bekas Ternyata Bisa Jadi 'Penyedot' Polusi

8 Mar 2026

Srikandi Ojol Jateng Kini Punya Aplikasi Khusus Anti-Pelecehan

8 Mar 2026

Musim Mudik, Pengendara Diimbau Istirahat di Rest Area Maksimal 30 Menit

9 Mar 2026

Menilik Keseruan Momen Membeli Kebutuhan Lebaran

9 Mar 2026

PDAM Semarang Gelar 'Operasi Ketupat', 14 Ribu Penunggak Jadi Sasaran

9 Mar 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: