BerandaHits
Senin, 31 Mei 2020 18:50

Longsor Terjadi di Tol Ungaran, Arus Kendaraan Menuju Semarang Dialihkan

Proses pembersihan longsor di Tol Ungaran. (Twitter.com/RadioIdolaSMG)

Tanah longsor terjadi di area Tol Ungaran di KM 428+600. Ketinggian material longsor mencapai longsor 1.5 meter. Akibatnya, untuk sementara waktu lajur menuju Kota Semarang ditutup. Seperti apa kronologinya ya?

Inibaru.id – Hujan deras yang terjadi pada Sabtu (30/5/2020) malam hingga Minggu (31/5) dini hari di area Tol Ungaran menyebabkan tanah longsor terjadi. Peristiwa ini terjadi di KM 428+600, tepatnya di lajur Ungaran-Semarang. Kejadian itu membuat badan jalan jadi tertutup material longsor. Pengendara dari Bawen menuju Kota Semarang pun diminta untuk keluar di exit tol Ungaran.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang Heru Subroto mengatakan, peristiwa yang terjadi di Desa Susukan, Kabupaten Semarang tersebut langsung membuat badan jalan tertutup.

Aparat kepolisian membantu proses pembersihan material longsor di Tol Ungaran. (Twitter.com/PolresSemarang)

Berbagai pihak diterjunkan untuk melakukan penanganan baik itu dengan pengerukan material hingga pembersihan. Akibatnya, sejak Minggu pagi, kendaraan yang berasal dari Bawen ke arah Semarang dialihkan ke jalur lainnya.

"Sudah hampir selesai, tinggal penyemprotan pembersihan," kata Heru pada Minggu (31/5).

Longsor terjadi sekitar pukul 23.00 WIB saat hujan deras turun. Tanah yang luruh pun langsung menutup lajur B sepanjang 30 meter. Material longsor yang menutupi jalan tol sepanjang 30 meter, dengan lebar 10 meter, dan tinggi 1,5 meter. Insiden tersebut terjadi nggak jauh dari Rest Area KM 429.

Proses pembersihan material longsor di Tol Ungaran. (Twitter.com/PolresSemarang)

Sementara itu, pihak Trans Marga Jateng juga melakukan pengecekan kondisi tanah di sekitar lokasi untuk berjaga-jaga jika longsor terjadi lagi. Direktur Utama Trans Marga Jateng David Wijayanto sampai meminta pendapat dari konsultan ahli untuk mengetahui keadaan tanah di lokasi tersebut.

"Nanti kita akan cek lagi dengan konsultan untuk cek kondisi tanah di atas apakah dilakukan penanganan, khawatir kejadian merembet ke tempat lain," ucap David.

Dia menambahkan, saat ini jalur yang terkena longsor tersebut sudah dibuka tapi hanya satu jalur saja. Ini dikarenakan satu lajur sebelah kiri digunakan untuk manuver alat-alat berat serta kendaraan untuk membersihkan material longsor.

Bagi kamu yang hendak melewati jalur ini, sebaiknya mulai mempertimbangkan jalur alternatif lain agar nggak kejebak macet ya, Millens! (Det/MG26/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengenal Kalender Aboge, Sistem Penanggalan Jawa-Islam yang Masih Bertahan hingga Kini

17 Jul 2026

OSC Award 2026 Umumkan 116 Penerima Beasiswa S1 Penuh, Pendaftar Tembus 7.600 Peserta

17 Jul 2026

Ragam Upacara Adat Jawa dari Kehamilan hingga Kematian, Sarat Makna dan Nilai Kehidupan

18 Jul 2026

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: