BerandaHits
Sabtu, 20 Des 2019 11:35

Lika-liku Waria; Nggak Dianggap Keluarga Tapi Bahagia Jadi Diri Sendiri

Anggota Perwaris berkumpul dua minggu sekali. (Inibaru.id/ Audrian F)

Menjadi waria mungkin adalah pilihan sulit. Lalu bagaimana kesaksian para waria ini dalam melakoni kehidupan sulit mereka?

Inibaru.id - Hingga kini, sebagian orang masih memandang waria dengan sebelah mata. Nggak jarang kehadiran mereka sering ditolak di masyarakat. Eh, kamu tahu nggak kalau di Kota Semarang terdapat satu organisasi yang menghimpun para waria? Namanya, Persatuan Waria Semarang (Perwaris).

Lantaran penasaran, saya meminta izin mengikuti pertemuan rutin Perwaris di kesekretariatan Pewaris yang terletak di Jalan Randusari Sapen 1/173. Beberapa anggota hadir. Mereka memiliki berbagai profesi, mulai dari penyanyi, pegawai salon, hingga notaris. Dari sana mereka mengungkapkan seperti apa suka duka hidup yang mereka pilih.

Pengakuan terlontar dari mulut Yesi Arista. Awal memutuskan menjadi waria membuatnya bimbang dan malu. Bahkan dia sempat nggak diterima di keluarganya.

“Awalnya ya merasa malu. Nggak diterima keluarga. Tapi lambat laun karena saya bekerja keras buat usaha kecil-kecilan, akhirnya lambat laun mulai diterima,” ujar Yesi.

Pertemuan rutin Perwaris yang berlangsung cukup hangat. (Inibaru.id/ Audrian F)<br>

Hal senada diungkapkan oleh Ferdina Hani. Dia mengeluh kesulitan mencari kos. Menurutnya, masyarakat sudah antipati meski belum mengenal dirinya.

“Kalau saya sering banget menjadi bahan bullying dan stigma. Sering juga jadi diskriminisasi ormas maupun masyarakat. Tapi senangnya kalau bisa kumpul bersama teman-teman Perwaris ini. Menambah relasi juga,” terang Ferdina.

Seperti yang sudah dikatakan di atas tadi, menjadi waria merupakan sebuah pilihan. Mungkin hal itulah yang mendasari hati seorang Ria Ardana. Dia mengambil keputusan menjadi waria. Saya sulit membayangkan bagaimana reaksi keluarga Ria. Pasalnya keluarganya merupakan anggota kepolisian.

“Dengan menjadi waria saya bisa merasa menjadi diri sendiri. Berkarya dengan cara sendiri. Meskipun tetap saja di lingkungan kerja akan ada banyak tekanan,” jelasnya.

Sementara Madam Gildha, mengaku mendapat banyak untung dari menjadi waria. Tuntutan profesi membuatnya menjadi seseorang yang serba bisa.

“Saya pribadi cenderung menikmati karena mendapatkan banyak materi dari menjadi waria. Salah satunya adalah dari profesi saya saat menjadi MC,” pungkasnya.

Entah kamu setuju atau nggak dengan keputusan mereka menjadi waria, kamu nggak boleh seenaknya memperlakukan mereka ya. (Audrian F/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Sritex Masuk Rencana Akuisisi Danantara, Ini Tujuan Pemerintah

18 Okt 2026

Warteg on Train, Inovasi Kuliner KAI yang Bikin Penumpang Penasaran

19 Okt 2026

Indonesia Women's League 2026 Resmi Dibuka, Sepak Bola Wanita Indonesia Siap Berkembang

21 Okt 2026

Ghost in the Cell Borong Dua Penghargaan di Sitges Film Festival 2026

22 Okt 2026

Jauh Sebelum Pajak Modern, Jawa Kuno Sudah Punya Sistem Pajak Tanah

23 Okt 2026

Pesawat N219 Buatan Indonesia Siap Terbang Desember 2026

24 Okt 2026

Progres Tol Semarang-Demak Capai 79,42 Persen, Ditarget Rampung 2027

26 Okt 2026

Dari Surabaya, Lahir Seruan Jihad yang menginspirasi Hari Santri Nasional

27 Okt 2026

Mengapa Salatiga Disebut Salah Satu Kota Tertua di Indonesia? Ini Sejarahnya

28 Okt 2026

Menjaga Napas Rawa Gambut yang Kian Rentan Terbakar

29 Okt 2026

Poke Wayang, Ketika Pikachu dan Wayang Kulit Bertemu dalam Satu Panggung

30 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

8 Tokoh Penting Kongres Pemuda II yang Lahirkan Sumpah Pemuda

28 Okt 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: