BerandaHits
Minggu, 29 Agu 2020 08:50

Kisah 30 Pasukan Garuda RI Taklukan 3.000 Milisi di Kongo dengan Bantuan 'Hantu'

Kopassus Indonesia memang nggak boleh diremehkan. (Kartono Ryadi)

Memenangkan pertarungan nggak mesti dengan senjata mutakhir. Seperti yang dilakukan pasukan Indonesia di Kongo ini yang menggunakan taktik nggak biasa, bahkan terdengar konyol. Mereka menggunakan sosok takhayul yang dipercaya masyarakat untuk melawan musuh. Hasilnya, 30 pasukan berhasil mengalahkan ribuan pemberontak. Yuk, simak kisahnya.

Inibaru.id - Kamu setuju kan kalau pasukan TNI yang kita miliki sangat hebat? Mereka bukan cuma ahli menembak, tapi juga ahli strategi. Pernah suatu ketika Pemerintah memberangkatkan pasukan TNI dalam misi perdamaian PBB di Afrika, tepatnya Kongo. Saat itu di negara tersebut sedang berkonflik dengan pemberontak pada 1962.

Kedatangan para pasukan ini bikin para milisi kebakaran jenggot. Sebanyak 2.000 pemberontak menyerang markas pasukan TNI di sana yang dipertahankan 300 orang. Setelah berjam-jam saling tembak, pasukan Garuda III berhasil memukul mundur dan mempertahankan markas.

Serangan 'Hantu Putih'

Di bawah komando Kolonel Kemal Idris, pasukan Garuda III menyiapkan serangan balasan. Alih-alih membawa bekal senjata, sang kolonel lebih memilih memanfaatkan kebiasaan masyarakat yang percaya takhayul. Mereka percaya pada hantu spritesses atau hantu putih yang melayang-layang pada malam hari.

Dengan kapal yang sengaja digelapkan dan 30 pasukan yang menyamar sebagai hantu, mereka berlayar di danau Tangayika dan mendekati Albertville. Para pasukan yang membungkus diri dengan kain putih itu juga membaluri tubuh dengan bawang putih sehingga makin meyakinkan.

Jadi, kamu bayangkan ya ada sosok putih yang diterpa angin sehingga tampak melayang-layang. Bau bawang lagi.

Sontak, para pemberontak gemetar dan nggak sanggup memegang senjata. Mereka benar-benar percaya pada apa yang dilihat. Akhirnya, dengan mudah pasukan TNI melumpuhkan mereka tanpa peluru sama sekali. Ribuan pucuk senjata milik pemberontak dirampas.

Terdengar mustahil ya, tapi ini nyata lo. Kejadian itu uga ditulis dalam biografi Kolonel Kemal Idris berjudul Kemal Idris: Bertarung dalam Revolusi (1996).

Hm, terbukti kan kalau perang bisa dimenangkan tanpa tembak menembak?

Yang bikin penasaran, gimana ya perasaan para milisi itu setelah dibohongi pakai hantu oleh TNI kita? He-he. (Boo/Grid/IB21/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Belajar dari Burung Dodo: Ketika Dunia Berubah, Bertahan Saja Tidak Cukup

1 Mei 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: