BerandaHits
Selasa, 10 Jun 2019 09:10

Jangan Asal Bilas, Perhatikan Hal Ini Sebelum Mencuci Sajadah

Mencuci sajadah masjid. (Instagram/ Siuwoh)

Sajadah tentu selalu dipakai untuk salat. Karena itu kebersihannya perlu selalu dijaga, salah satunya dengan rutin mencuci sajadah.

Inibaru.id – Selain mukena, seseorang membutuhkan sajadah ketika salat. Karena rutin dipakai, kebersihan sajadah tentu harus dijaga. Salah satunya dengan cara dicuci secara berkala. Sajadah yang dibiarkan terlalu lama dipakai tanpa dicuci dikhawatirkan menjadi sarang debu dan dapat memicu berbagai penyakit.

Mencuci sajadah nggak sulit, kok. Meski begitu, kamu perlu memperhatikan beberapa hal agar nggak asal-asalan dalam mencuci sajadah. Kamu juga perlu melihat aturan pencucian sajadah pada label yang tertera. Ada yang hanya bisa dicuci memakai uap, ada juga yang perlu dicuci menggunakan air.

Laman Nova.grid (9/7/2015) menulis, sajadah berbahan sutra dan bahan lembut lainnya lebih baik nggak dicuci dengan air dan deterjen karena dapat merusak bahan. Sajadah seperti itu sebaiknya memakai cara dry clean.

Perhatikan label aturan mencuci pada sajadah. (Electroluxattackcare)

Jika terdapat noda pada sajadah, bersihkan dengan cairan khusus pembersih noda. Setelah dioles ke bagian yang terkena noda, diamkan cairan pembersih noda tersebut selama sekitar 30 menit. Eits, pastikan cairan itu nggak merusak dan menghilangkan warna sajadah, ya.

Bila noda terlihat pekat, kamu bisa diamkan cairan pembersih hingga semalaman. Ulangi membersihkan noda pada sajadah sebelum dicuci.

Setelah dicuci, bilas sajadah dengan air dingin hingga benar-benar bersih. Gulung sajadah dan peras agar nggak menyisakan air. Jangan memeras sajadah dengan cara dipelintir karena dapat merusak sajadah.

Untuk menjemurnya, hamparkan  sajadah di permukaan datar atau menggantungnya di jemuran. Angin-anginkan hingga kering, Millens. Hindari menjemur sajadah di bawah sinar matahari secara langsung untuk mencegah bahan sajadah cepat lapuk.

Mencuci sajadah memang nggak bisa asal-asalan. Ada sejumlah hal yang perlu diperhatikan supaya sajadah bisa awet digunakan. Kalau sajadah bersih, beribadah pun jadi lebih nyaman. (IB10/E04)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Cerita Jalur Kereta Terpanjang di Dunia: Trans-Siberian Railway

26 Feb 2026

Eksis Sejak 1955, Percetakan Menara Kudus Terus Konsisten Produksi Al-Quran Fisik

26 Feb 2026

Tradisi Ngabuburit di Jalur Kereta Api, KAI Daop 4 Semarang: Membahayakan!

26 Feb 2026

Berburu Patin Monster di Danau Semarang Zoo, Berbekal Joran dan Rasa Penasaran

26 Feb 2026

Bukan Sekadar Berisik, Tradisi Tongtek Jepara Adalah Simbol Solidaritas dan Kreativitas Tanpa Batas!

26 Feb 2026

Mizab Al Rahman, Talang Emas Berduri Ka’bah yang Penuh Berkah

26 Feb 2026

Hanya Eksis di Ramadan, Begini Kelezatan Petis Bumbon Khas Semarang

27 Feb 2026

Cek Jadwal Gerhana Bulan Total di Indonesia pada 3 Maret 2026 Nanti

27 Feb 2026

Apresiasi Pelanggan Setia dengan Mobil dan Skuter via Program BombasTri

27 Feb 2026

Tawur Agung Kesanga Nasional 2026 di Candi Prambanan, Catat Tanggal Mainnya!

27 Feb 2026

Matematika Sulit? Bisa Jadi Karena Otakmu 'Gagal Move On' dari Kesalahan

27 Feb 2026

Korea Selatan Berencana Bebaskan Visa untuk Turis Indonesia!

27 Feb 2026

Menguak Asal Istilah 'Udan Kethek', Fenomena Hujan Turun saat Cuaca Sedang Panas

28 Feb 2026

Benarkah Tidur Setelah Sahur Selalu Bikin Mimpi Buruk?

28 Feb 2026

Jadi Tujuan Utama Mudik 2026, Jateng Siapkan Layanan dan Pengawasan Ketat

28 Feb 2026

Pameran Tatah 2026, Etalase Karya Ukir Jepara di Museum Nasional

28 Feb 2026

Bukan Lemah, Ini Alasan Kenapa Air Matamu Gampang Banget Menetes

28 Feb 2026

Sambut Pemudik, Kemantapan Jalan Nasional di Jateng Tembus 93,47 Persen

28 Feb 2026

Mencicipi Lezatnya Rasa Serabi Ndeso di Grobogan

1 Mar 2026

Sering Ikut Tren Bikin Karikatur dengan AI Memakai Foto Diri, Berbahaya nggak Sih?

1 Mar 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: