BerandaHits
Selasa, 4 Des 2017 13:59

Tanggapan Deddy Corbuzier atas Sulap Demian yang Gagal

Demian Aditya dan Deddy Corbuzier berfoto bersama di depan salah satu bioskop (Sidomi.com)

Deddy Corbuzier mengomentari aksi Demian yang gagal melakukan "death drop". Menurut Deddy, keselamatan adalah nomor satu dalam melakukan sulap.

Inibaru.id - Milles, sedih ya dengar kabar aksi "Death Drop” yang dilakukan Demian Aditya gagal? Nggak cuma gagal, aksi sulap yang dilakukan dalam gelaran SCTV Award pada Rabu (29/11/2017) itu bahkan berakhir tragis. Asistennya, Edison Wardhana, menjadi korban dalam pertunjukan itu.

Kegagalan Demian sontak menuai komentar dari banyak pihak, tak terkecuali pesulap kawakan Indonesia, Deddy Corbuzier. Dalam video yang diunggah di akun Youtube pribadinya, Deddy mengungkapkan kesedihannya terhadap kejadian yang menimpa Demian. Dia mengatakan bahwa dunia sulap ternyata penuh bahaya, lho Milles.

“Yang sebenarnya terjadi adalah bermain sulap itu bahaya. Makanya kenapa kalau saya main sulap dari dulu, safety come first. Keselamatan harus nomor satu. Lebih baik kalau efeknya tidak sebaik itu tapi selamat semuanya.”

Baca juga:
Diet Simpel Ala Tunangan “Prince Charming” Inggris yang Kudu Kamu Coba
Kandidat Pilkades yang Didandani Laiknya Pengantin

Deddy juga menambahkan, dirinya pernah melakukan trik sulap yang paling berbahaya di dunia tetapi berhasil. “Selama saya bermain sulap, saya selalu berusaha zero accident for us dan itu tidak mudah karena kecelakaan mudah terjadi,” ungkap pesulap yang kini beralih profesi menjadi host salah satu acara di televisi tersebut. Wah keren ya, Milles!

Sebelumnya, Demian juga pernah melakukan aksi serupa dalam ajang America’s Got Talent lho. Aksi tersebut juga gagal lantaran masalah teknis. Demian kemudian melakukan aksi death drop untuk kedua kalinya di acara ulang tahun SCTV.

Baca juga:
Demi Sapi, Sumpah Pocong pun Jadi
Pembalap Cilik Harumkan Indonesia di Thailand Talent Cup 2017

Disinyalir kegagalan aksi tersebut disebabkan karena Edison Wardhana yang diduga menggantikan Demian belum sempat keluar dari sisi dalam peti saat peti terjatuh. Hal itu mengakibatkan Edison harus menjalani perawatan medis.

Dilansir dari Kompas.com (1/12) hingga saat ini Edison masih dirawat di RS Royal Trauma. Kondisi Echon, panggilan akrabnya, sudah membaik meski belum bisa berbicara secara normal. (IF/GIL)

 

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Kok Bisa Sih Cadangan Minyak Indonesia Cuma 20 Hari?

6 Mar 2026

'Bom Nuklir' dan 'Perdamaian' yang Viral di Tengah Eskalasi Konfik Timur Tengah

6 Mar 2026

Saking Bekunya Musim Dingin, Warga Laut Baltik Berseluncur dari Satu Pulau ke Pulau Lain

6 Mar 2026

Bukan Emas Lagi; MUI Jateng Ubah Patokan Nisab Zakat Profesi

6 Mar 2026

Duduk Perkara Kasus Pengeroyokan Mahasiswa Undip versi Polrestabes Semarang

6 Mar 2026

Oksigen Banyak dari Laut, Terus Kenapa Masih Ribut Soal Hutan?

6 Mar 2026

Tiket Mudik Ludes 400 Ribu! Cek Tanggal Favorit dan Kereta Pilihan di Daop 4 Semarang Ini

6 Mar 2026

Wisata Alam Kalikesek Semakin Ramai, Warga Desa Sriwulan Dapat THR

7 Mar 2026

Masjid Fujikawaguchiko, Tempat Salat dengan Latar Spektakuler Gunung Fuji di Jepang

7 Mar 2026

Sahur Tanpa Nasi Cuma Makan Lauk, Beneran Bikin Kuat Puasa Seharian?

7 Mar 2026

Ikan Air Tawar vs Ikan Laut: Siapa yang Paling Tahan Lawan Pemanasan Global?

7 Mar 2026

Aman Nggak Ya Mudik dengan Mobil Listrik?

8 Mar 2026

Membedah Mitos Minum Air Hangat Bisa Turunkan Berat Badan

8 Mar 2026

Restorative Justice Akhiri Kasus Pengeroyokan Mahasiswa Undip Semarang

8 Mar 2026

Berburu Baju Bekas sekaligus Bantu Korban Kekerasan di Bazar Preloved Sintas

8 Mar 2026

Sarung Tangan Karet Bekas Ternyata Bisa Jadi 'Penyedot' Polusi

8 Mar 2026

Srikandi Ojol Jateng Kini Punya Aplikasi Khusus Anti-Pelecehan

8 Mar 2026

Musim Mudik, Pengendara Diimbau Istirahat di Rest Area Maksimal 30 Menit

9 Mar 2026

Menilik Keseruan Momen Membeli Kebutuhan Lebaran

9 Mar 2026

PDAM Semarang Gelar 'Operasi Ketupat', 14 Ribu Penunggak Jadi Sasaran

9 Mar 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: