BerandaHits
Kamis, 14 Mei 2025 10:43

Indonesia Posisi Keempat Negara dengan Persentase Kemiskinan Terbanyak di Dunia

Ilustrasi: Orang miskin di Indonesia. (Keuangannews)

Menurut acuan garis kemiskinan Bank Dunia, persentase orang miskin di Indonesia mencapai 60,3 persen yang merupakan terbanyak keempat di dunia.

Inibaru.id – Sepulang dari liburan di Korea Selatan pada musim sakura kemarin, Yuna Rahmawati menceritakan sejumlah pengalamannya di Negeri Ginseng. Salah satu yang bikin dia tergelitik adalah soal pendapatan orang Korea yang berkali-kali lipat jika dibandingkan dengan pendapatan orang Indonesia.

Dia mengetahui hal tersebut karena kebetulan bertemu teman kuliahnya yang kini tinggal dan bekerja di Kota Busan. Dari obrolan singkat itu, dia menyadari ketimpangan pendapatan ini.

“Kalau dibandingkan dengan UMR dua jutaan rupiah, misalnya, pekerja-pekerja di Korea bisa mendapatkan 10 kali lebih banyak. Padahal, menurut cerita teman saya biaya hidup di Korea hanya tiga atau empat kali lebih mahal dari Indonesia. Makanya di sana dia bisa mengirim uang untuk orang tuanya dan masih bisa menabung banyak. Dia bahkan bisa liburan ke negara-negara lain dengan mudah,” cerita Yuna yang mengungkapkan bahwa perjalanan ke Korea ini adalah pengalaman perdananya traveling ke luar negeri ini, pada Rabu (14/5/2025).

Makanya, pas Bank Dunia mengeluarkan data Macro Poverty Index pada April 2025 dengan acuan garis kemiskinan di angka 6,85 dolar AS (sekitar Rp113 ribuan) per kapita per hari untuk negara dengan pendapatan menengah ke atas, Yuna bisa memahaminya. Dia merasa acuan garis kemiskinan yang diterapkan di Indonesia terlalu rendah.

Asal kamu tahu, per September 2024 lalu, BPS mencatat garis kemiskinan per kapita nasional ada di angka Rp595.242 per bulan. Nah, perbedaan inilah yang bikin BPS menyebut jumlah orang miskin di Indonesia ada di angka 24,06 juta orang alias 8,57 persen dari total populasi, sementara Bank Dunia dengan acuan garis kemiskinannya menyebut ada lebih dari 171 juta orang Indonesia hidup di bawah garis kemiskinan alias sekitar 60,3 persen dari total populasi.

“BPS tentu punya data dan pertimbangannya sendiri sampai menentukan angka tersebut. Tapi pas tahu garis kemiskinannya serendah itu, kalau di Korea artinya hanya 50 ribuan won per bulan. Masa iya kalau menghabiskan uang lebih banyak dari itu per bulan sudah dianggap nggak miskin?” ungkap Yuna penuh tanya.

Dia pun jadi nggak lagi heran saat Bank Dunia mengeluarkan data lain yang menyebutkan bahwa dengan persentase kemiskinan sampai 60,3 persen, Indonesia masuk 5 besar negara dengan persentase penduduk miskin terbanyak per data 2024 lalu.

Indonesia hanya bernasib lebih baik dari Afrika Selatan (63,4 persen) dan Namibia (62,5 persen), serta sama dengan Botswana (60,3 persen). Sementara, posisi di atas Indonesia adalah Guatemala (57,3 persen).

“Memang sih, kalau kemudian acuannya adalah garis kemiskinan Bank Dunia, nantinya malah UMR bulanan di banyak daerah jadi lebih rendah dari itu. Tapi, menurut saya, seharusnya data ini jadi cambuk bagi pemerintah kalau ternyata sebagian besar warga Indonesia memang masih struggling. Boro-boro bisa piknik, kayaknya banyak dari kita yang nabung saja kesulitan kan meski sudah punya pekerjaan tetap?” saran Yuna.

Hm, yang namanya data yang dikeluarkan memang pasti ada dasar dan acuannya. Tapi, apa yang dikeluhkan Yuna ada benarnya. Semoga saja pemerintah bisa mengatasi hal ini dan jumlah orang miskin di Indonesia bisa semakin berkurang. Setuju, Millens? (Arie Widodo/E10)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Cantiknya Pemandangan Air Terjun Penawangan Srunggo di Bantul

20 Jan 2026

Cara Unik Menikmati Musim Dingin di Korea; Berkemah di Atas Es!

20 Jan 2026

Kunjungan Wisatawan ke Kota Semarang sepanjang 2025 Tunjukkan Tren Positif

20 Jan 2026

Belasan Kasus dalam Dua Tahun, Bagaimana Nasib Bayi yang Ditemukan di Semarang?

20 Jan 2026

Ratusan Perjalanan Batal karena Banjir Pekalongan, Stasiun Tawang Jadi Saksi Kekecewaan

20 Jan 2026

Viral 'Color Walking', Tren Jalan Kaki Receh yang Ampuh Bikin Mental Anti-Tumbang

20 Jan 2026

Nggak Suka Dengerin Musik? Bukan Aneh, Bisa Jadi Kamu Mengalami Hal Ini!

20 Jan 2026

Duh, Kata Menkes, Diperkirakan 28 Juta Warga Indonesia Punya Masalah Kejiwaan!

21 Jan 2026

Jika Perang Dunia III Pecah, Apakah Indonesia Akan Aman?

21 Jan 2026

Ki Sutikno; Dalang yang Tiada Putus Memantik Wayang Klithik Kudus

21 Jan 2026

Statistik Pernikahan Dini di Semarang; Turun, tapi Masih Mengkhawatirkan

21 Jan 2026

Kabar Gembira! Tanah Sitaan Koruptor Bakal Disulap Jadi Perumahan Rakyat

21 Jan 2026

Ternyata Bumi Kita Nggak Seburuk Itu, Simak Kabar Baik Pemulihan Alam Belakangan Ini!

21 Jan 2026

Kata Pakar Soal Makanan yang Bisa Bertahan Lebih dari 12 Jam

22 Jan 2026

Apakah Indonesia Sudah Memasuki Puncak Musim Hujan?

22 Jan 2026

Tradisi Unik jelang Ramadan; Nyadran 'Gulai Kambing' di Ngijo Semarang

22 Jan 2026

Bukan Cuma Rokok, Tekanan Finansial Juga Jadi Ancaman Serius buat Jantung

22 Jan 2026

Pantura 'Remuk' Pasca-Banjir, Pemprov Jateng Mulai Hitung Kerugian dan Siapkan Strategi Baru

22 Jan 2026

Menurut PBB, Dunia Sudah Memasuki Fase Kebangkrutan Air Global!

23 Jan 2026

Waktu-waktu Terburuk untuk Liburan ke Jepang pada 2026

23 Jan 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: