BerandaHits
Selasa, 22 Jun 2020 09:57

Duh, Satu Keluarga di Kota Semarang Positif Covid-19 Usai Gelar Pernikahan Asal-Asalan

Pernikahan menyumbang lonjakan kasus Covid-19 di Kota Semarang. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)

Meski sudah diwanti-wanti, masih saja ada masyarakat yang belum menaati protokol kesehatan untuk memutus rantai Covid-19. Akibatnya, korban terus berjatuhan. Kali ini, kemalangan menimpa satu keluarga setelah menggelar hajatan di Kota Semarang. Satu per satu anggota keluarga dan orang-orang yang terlibat di dalamnya tertular Covid-19. Beberapa di antaranya meregang nyawa.<br>

Inibaru.id - Pernikahan yang seharusnya bahagia membawa perkara. Kejadian itu dialami oleh satu keluarga di Kota Semarang setelah melaksanakan pesta pernikahan. Usai acara, satu per satu keluarga sakit karena positif Covid-19 bahkan ada yang sampai meninggal.

Hal itu disampaikan oleh Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi di Kantor Wali Kota pada Sabtu (20/6/2020). Katanya, pernikahan tersebut berlangsung tanpa mengindahkan sejumlah protokol kesehatan.

"Kejadian empat hari yang lalu ada pernikahan yang tidak sesuai dengan protokol kesehatan karena lebih dari 30 orang," katanya.

Bedasarkan kabar yang didapat oleh Hendi, ibu salah seorang pengantin meninggal dunia, kemudian disusul ayahnya yang sakit kritis karena positif Covid-19. Nggak selesai sampai di situ anaknya atau adiknya itu juga ikut meninggal.

Hendi berpesan agar jangan menyepelekan protokol kesehatan. (Inibaru.id/ Audrian F)<br>

Baru setelah kejadian nahas tersebut terungkap, tracking dilakukan. Hasilnya, 5 dari 9 takmir masjid pelaksana acara pernikahan positif Covid-19. Pun, dengan anggota keluarga kedua mempelai banyak yang positif.

“Takmir masjid tadi tertular Covid-19,” lanjut Hendi, panggilan akrab Hendrar Prihadi.

Dari kasus baru tersebut, kata Hendi, turut menyumbang kasus lonjakan kasus positif Covid-19 di Semarang. Karena itu dia terus mengingatkan masyarakat agar jangan sedikitpun menyepelekan.

Hendi berpesan merasa sehat belum tentu aman. Jangan merasa paling kuat. Imun tubuh ada batasnya, selain itu juga bisa menularkan orang-orang disekitarnya.

“Maka patuhilah protokol kesehatan. Pakai selalu masker. Nggak punya minta,” tegasnya.

Gimana, masih mau gelar hajatan asal-asalan lagi? Jangan ya, Millens. (Audrian F/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

HP Gratis dengan Rekening Digital Diusulkan untuk Penyaluran Bansos

15 Okt 2026

Dari Jepara ke Sarajevo, Merawat Ukiran dan Diplomasi yang Tak Selesai di Meja Pertemuan

16 Okt 2026

Sritex Masuk Rencana Akuisisi Danantara, Ini Tujuan Pemerintah

18 Okt 2026

Warteg on Train, Inovasi Kuliner KAI yang Bikin Penumpang Penasaran

19 Okt 2026

Indonesia Women's League 2026 Resmi Dibuka, Sepak Bola Wanita Indonesia Siap Berkembang

21 Okt 2026

Ghost in the Cell Borong Dua Penghargaan di Sitges Film Festival 2026

22 Okt 2026

Jauh Sebelum Pajak Modern, Jawa Kuno Sudah Punya Sistem Pajak Tanah

23 Okt 2026

Pesawat N219 Buatan Indonesia Siap Terbang Desember 2026

24 Okt 2026

Progres Tol Semarang-Demak Capai 79,42 Persen, Ditarget Rampung 2027

26 Okt 2026

Dari Surabaya, Lahir Seruan Jihad yang menginspirasi Hari Santri Nasional

27 Okt 2026

Mengapa Salatiga Disebut Salah Satu Kota Tertua di Indonesia? Ini Sejarahnya

28 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

8 Tokoh Penting Kongres Pemuda II yang Lahirkan Sumpah Pemuda

28 Okt 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: