BerandaHits
Sabtu, 29 Mei 2020 14:36

Ditangkap Setelah Kritik Jokowi, Tagar #SaveRuslanButon Menggema di Twitter

Ruslan Buton, sosok yang viral di media sosial karena ditangkap polisi setelah mengkritik Jokowi. (i-malut.com)

Mantan Kapten TNI Ruslan Buton ditangkap polisi karena membuat surat terbuka yang berisi tuntutan agar Presiden Jokowi mundur. Namanya kemudian viral di media sosial. Ternyata, Ruslan sebelumnya pernah diadili karena kasus kematian seorang petani. Seperti apa sih sosoknya?

Inibaru.id – Di media sosial Twitter, sedang trending tagar #SaveRuslanButon. Tagar ini membicarakan tentang eks kapten TNI bernama Ruslan Buton. Dia ditangkap aparat kepolisian setelah mengkritik dan meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) mundur. Seperti apa sih kronologi penangkapannya?

Tagar #SaveRuslanButon menggema di Twitter pada hari ini, Jumat (29/5/2020). Tagar ini masuk dalam Trending Topic Indonesia setelah video penjemputan Ruslan oleh aparat kepolisian viral. Dalam video ini, terlihat Ruslan didatangi sejumlah aparat di rumahnya. Saat digiring ke mobil aparat, Ruslan sempat berteriak “…tidak dirusak Pancasila, tidak dikuasai komunis.”

Dirkrimum Polda Sultra Kombes Aris Alfatar dan Tim Densus 88 Mabes Polri memimpin langsung penangkapan tersebut. Selain itu, dua orang pamen POM Mabes TNI AD bernama Letkol Rus'an dan Letkol Denny juga ikut mendampingi proses penangkapan ini. Kini, Ruslan harus menjalani pemeriksaan yang diawasi langsung oleh Mabes Polri.

Ruslan Buton ditangkap tanpa perlawanan. (Suara)<br>

Media lokal menyebut Ruslan dibawa oleh petugas Polda Sulawesi Tenggara ke Polres Buton untuk menjalani pemeriksaan mengenai surat terbuka permintaan pengunduran diri Jokowi. Surat yang sempat viral ini berisi kekecewaan Ruslan terhadap kebijakan pemerintah di tengah pandemi Covid-19.

"Namun bila tidak, bukan menjadi sebuah keniscayaan akan terjadinya gelombang gerakan revolusi rakyat dari seluruh elemen masyarakat," tulis surat Ruslan yang dikeluarkan pada 18 Mei 2020 itu.

Dalam surat itu, Ruslan menyebut dirinya sebagai Panglima Serdadu Eks Trimarta Nusantara. FYI, Trimarta merupakan sebutan untuk angkatan dalam TNI yang terdiri dari Angkatan Udara, Angkatan Laut, dan Angkatan Darat.

Sosok Ruslan Buton

Ruslon Buton merupakan mantan anggota TNI dengan pangkat terakhir kapten. Pada Juni 2018 lalu, Kapten Inf. Ruslan Buton divonis bersalah atas keterlibatannya dalam kematian petani bernama La Gode.

Ruslan Buton pangkat terakhir kapten TNI. (Tribunnews)<br>

Petani miskin itu terlibat insiden pencurian singkong parut lima kilogram yang nilainya diperkirakan sebesar Rp 20 ribu. Awalnya, La Gode ditahan di pos TNI dan kabur karena nggak tahan dipukuli petugas. La Gode pun ditangkap lagi. Sayangnya, dalam penangkapan kedua ini dirinya tewas dengan kondisi terluka parah.

Sebelumnya, dikabarkan jika La Gode tewas karena dikeroyok massa. Namun, menurut pernyataan dari Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras), nggak mungkin La Gode tewas dikeroyok. Penyelidikan pun dilakukan oleh berbagai pihak atas wafatnya laki-laki berumur 31 tahun itu.

Hasilnya, terbukti bahwa ada 10 anggota TNI yang terlibat melakukan penganiayaan pada La Gode. Salah seorang dari anggota TNI tersebut adalah Kapten Inf Ruslan Buton. Kasus itu pun dibawa ke pengadilan.

Sidang yang diketuai oleh hakim Pengadilan Militer Ambon Kolonel Pnb IP Simanjuntak menetapkan Ruslan Buton sebagai pihak yang bersalah. Ruslan pun dihukum penjara 1 tahun dan 10 bulan. Dia juga dipecat.

Menurut kamu penangkapan Ruslan Buton ini sudah tepat atau justru berlebihan, Millens? (Lin/MG26/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Sritex Masuk Rencana Akuisisi Danantara, Ini Tujuan Pemerintah

18 Okt 2026

Warteg on Train, Inovasi Kuliner KAI yang Bikin Penumpang Penasaran

19 Okt 2026

Indonesia Women's League 2026 Resmi Dibuka, Sepak Bola Wanita Indonesia Siap Berkembang

21 Okt 2026

Ghost in the Cell Borong Dua Penghargaan di Sitges Film Festival 2026

22 Okt 2026

Jauh Sebelum Pajak Modern, Jawa Kuno Sudah Punya Sistem Pajak Tanah

23 Okt 2026

Pesawat N219 Buatan Indonesia Siap Terbang Desember 2026

24 Okt 2026

Progres Tol Semarang-Demak Capai 79,42 Persen, Ditarget Rampung 2027

26 Okt 2026

Dari Surabaya, Lahir Seruan Jihad yang menginspirasi Hari Santri Nasional

27 Okt 2026

Mengapa Salatiga Disebut Salah Satu Kota Tertua di Indonesia? Ini Sejarahnya

28 Okt 2026

Menjaga Napas Rawa Gambut yang Kian Rentan Terbakar

29 Okt 2026

Poke Wayang, Ketika Pikachu dan Wayang Kulit Bertemu dalam Satu Panggung

30 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

8 Tokoh Penting Kongres Pemuda II yang Lahirkan Sumpah Pemuda

28 Okt 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: