BerandaHits
Senin, 18 Sep 2022 14:00

Bebaskan Tubuh dari Racun dengan Diet Detoks

Detoks adalah upaya kita membersihkan tubuh dari racun yang berasal dari luar yang berdampak bagi kesehatan, seperti polutan, logam berat, dan bahan kimia berbahaya. (Freepik)

Ada satu cara agar badan kembali segar dan bebas dari racun dan zat yang nggak diperlukan tubuh. Cara itu disebut detoksifikasi.

Inibaru.id - Kamu pernah merasa tubuh sering kelelahan, nggak bersemangat, pikiran kurang fokus, dan alami gangguan pencernaan? Dalam waktu yang sama keluhan itu diperparah dengan perubahan suasana hati secara drastis dan sering pusing tiba-tiba tanpa sebab?

Melihat gejalanya, bisa jadi tubuhmu membutuhkan detoksifikasi. Detoksifikasi atau yang lebih populer disebut detoks itu adalah cara yang kita lakukan untuk membersihkan tubuh dari “racun”. Racun dalam hal ini mencakup hal-hal yang berasal dari luar yang berdampak bagi kesehatan, seperti polutan, logam berat, dan bahan kimia berbahaya.

Detoks biasanya dilakukan dengan menerapkan pola hidup sehat dalam jangka waktu tertentu. Salah satu caranya yaitu dengan diet detoks.

Saat diet detoks, hal yang bisa kamu lakukan antara lain dengan mengonsumsi jus detoks yang terdiri dari buah dan sayuran, menghindari makanan olahan yang tinggi gula dan garam, serta berolahraga rutin.

Cara Kerja Detoksifikasi Tubuh

Pembatasan makanan padat dan menggantinya dengan jus buah dan sayuran dalam diet detoks bisa membantu menghilangkan racun dari dalam tubuh. (Shutterstock/Natalia Bulatova)

Sebenarnya tubuh kita sudah melakukan detoksifikasi secara alami. Prosesnya berlangsung dalam organ-organ penting seperti hati, ginjal, paru-paru, kulit, dan sistem pencernaan. Organ-organ tersebut yang bertugas memecah racun dan zat lain yang nggak dibutuhkan dan mengeluarkan melalui urin, feses, dan keringat.

Lalu, kenapa kita perlu diet detoks? Itu karena untuk mengeluarkan racun secara optimal, organ-organ kita harus dalam kondisi sehat. Nah, di sinilah diet detoks berperan untuk memaksimalkan sistem detoksifikasi alami tubuh.

Seorang ahli diet dari Cleveland Clinic Kate Patton mengatakan pembatasan makanan padat dalam diet detoks bisa membantu menghilangkan racun dari dalam tubuh. Makanan padat ini bisa kamu ganti dengan jus buah dan sayuran segar, teh hijau, atau air perasan lemon.

Manfaat Detoksifikasi

Selain mengurangi makanan padat, diet detoks harus diimbangi dengan olahraga rutin supaya berjalan optimal. (Freepik/drobotdean)

Meski manfaatnya nggak kita rasakan secara instan, detoks tetaplah menjadi cara ampuh untuk memulai melakukan pola hidup sehat. Manfaat yang paling terasa adalah detoks akan memperbaiki pencernaan.

Diet detoks dengan cara membatasi konsumsi makanan padat bisa mengurangi beban usus dalam mencerna makanan. Namun, pastikan konsumsi makanan selama diet detoks memenuhi kebutuhan zat gizi, seperti dari jus buah dan sayuran, nasi merah, dan oatmeal.

Efek Samping Detoksifikasi

Sebelum melakukan diet detoks ada baiknya kamu berkonsultasi lebih dahulu kepada ahli gizi untuk menanyakan manfaat dan risikonya. (Shutterstock)

Sebelum menjalankan detoksifikasi, ada satu hal penting yang harus kamu tahu perihal efek sampingnya. Metode diet detoks ini biasanya melibatkan diet rendah kalori.

Pembatasan asupan kalori bisa menyebabkan tubuh kurang energi, kelelahan, dan mudah marah. Selain itu kamu juga berisiko mengalami dehidrasi, kram perut, kembung, mual, dan muntah.

Oleh karena itu, sebelum melakukannya berkonsultasilah terlebih dahulu dengan dokter atau ahli gizi untuk menakar manfaat dan risikonya.

Bisa saja kamu diperbolehkan melakukan detoks asal tetap memenuhi kebutuhan zat gizi lain, termasuk karbohidrat, lemak, dan protein. Jadi, kamu merasa butuh melakukan diet detoks nggak, Millens? (Hel/IB20/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Kelapa Kopyor Mahal Bukan Tanpa Alasan, Ini Fakta Menariknya

31 Jul 2026

Jemparingan, Seni Panahan Khas Mataram yang Mengajarkan Fokus dan Keteguhan Hati

1 Agu 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: