BerandaHits
Rabu, 28 Nov 2017 21:56

Banjir Landa 5 Kecamatan, Longsor 12 Titik di Kulonprogo

Salah satu wilayah di Kulonprogo yang banjir. (suaramerdeka.com/Panuju Triangga)

Siklon tropis Cempaka sudah “menunjukkan efeknya” di Kabupaten Kulonprogo, DIY. Status siaga darurat bakal diberlakukan.

Inibaru.id – Kemunculan siklon tropis Cempaka di wilayah perairan selatan Jawa Tengah mengakibatkan bencana tanah longsor di 12 titik dan banjir di lima wilayah Kecamatan di Kulonprogo, Selasa (28/11/2017). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kulonprogo segera mengajukan status siaga darurat kepada Bupati.

Dilansir dari suaramerdeka.com (28/11/2017), Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kulonprogo, Gusdi Hartono mengatakan, siklon tropis Cempaka selama tiga hari seperti yang diinformasikan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebabkan hujan dengan durasi panjang dan intensitas cukup besar. Kondisi ini berdampak di Kulonprogo yakni longsor di wilayah utara dan banjir di wilayah selatan.

Hingga Selasa siang BPBD setidak-tidaknya telah menerima laporan 12 titik longsor di wilayah Perbukitan Menoreh, terutama di wilayah Kecamatan Kokap, Girimulyo, dan Samigaluh.

“Ada rumah yang ambruk, ada yang luka-luka. Kemungkinan (laporannya) masih akan bertambah,” ungkapnya.

Adapun banjir terjadi di lima kecamatan yakni Galur, Lendah, Panjatan, Wates, dan Temon. Ketinggian air ada yang mencapai setengah meter dan ada yang sampai masuk rumah warga.

“Sedangkan banjir yang ditengarai dari sungai-sungai, anak-anak Sungai Serang dan sebagainya semua sudah penuh. Sungai Serang sudah hampir mengenai batas bawah jembatan, sehingga sangat kritis. Kami koordinasi dengan Waduk Sermo,” katanya.

Baca juga:
Gunung Agung Menuju Fase Kritis
Siap-Siap, Gempa Bumi Diprediksi Sering Muncul pada 2018

Gusdi menyatakan, menindaklanjuti kondisi tersebut pihaknya akan segera mengusulkan status siaga darurat bencana kepada Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo. Direncanakan, usulan akan diajukan Rabu (29/11/2017). Jika kondisi hujan dengan intensitas tinggi terus bertambah, BPBDakan meningkatkan lagi usulan menjadi tanggap darurat.

“Kalau terjadi peristiwa yang kebencanaannya signifikan kami harus segera menaikkan menjadi tanggap darurat. Itu yang akan segera kami lakukan dengan cepat. Karena yang namanya banjir dan longsor apabila cuaca ekstrem tidak mengenal waktu, tahu-tahu langsung terjadi,” tegasnya.

BPBD, lanjutnya, juga sudah menggelar rapat untuk mengoordinaskan semua pemangku kebijakan, mulai dari unsur pengarah dari camat hingga kepala wilayah. Gusdi menambahkan, intensitas hujan yang tinggi juga menyebabkan air Waduk Sermo di Kokap melimpah.

“Untuk mengamankan bendungan, harus melepas airnya dari spillway, 6 meter kubik per detik. Ini juga sangat berpengaruh dengan tinggi air di Sungai Serang, sehingga Sungai Serang saat ini betul-betul dalam kondisi kritis, penuh,” imbuhnya.

Longsor di Pesantren

Salah satu bencana longsor terjadi di Pesantren Ittihadul Mujtahidin Lemah Abang, Gunung Kukusan, Hargorejo, Kecamatan Kokap. Tebing setinggi 20 meter longsor menimpa masjid pesantren menyebabkan tembok bagian pengimaman jebol dan material longsoran masuk ke masjid. Beruntung pesantren dalam kondisi kosong. Kegiatan para santri sudah dipindah sementara di rumah salah satu ustaz lantaran kondisi geografis pesantren yang mengkhawatirkan sejak beberapa waktu belakangan.

Baca juga:
Gunung Agung Meletus, Masyarakat Diminta Tenang dan Waspada
Hingga November Tahun Ini Sudah Terjadi 2.057 Bencana

Kondisi tanah di tebing masih bergerak sehingga berpotensi terjadi longsor susulan, mengancam masjid, kebun santri, asrama dan MCK, dan satu rumah warga di atas tebing. “Hujan seminggu ini memang luar biasa, paling-paling berhenti satu dua jam hujan lagi sampai hari ini walaupun kemarin dua hari sempat agak mereda,” ungkap salah seorang ustaz, Nur Wahid.

Di Kecamatan Panjatan, banjir menggenangi rumah-rumah warga seperti di Desa Gotakan. Selain itu, ruas jalan kabupaten penghubung Kulonprogo-Bantul juga tergenang air setinggi 30-50 cm. Genangan terjadi di dua titik yakni sepanjang sekitar 1 Km dan 2 Km. Sejumlah kendaraan roda dua maupun roda empat sempat macet karena nekat menerobos. Polisi pun akhirnya mengalihkan arus lalu-lintas melalui jalan-jalan desa.

“Kami antisipasi dengan pengalihan arus, antisipasi jangan sampai terjadi kecelakaan, berkolaborasi dengan Polsek Panjatan dan Polsek Galur,” kata Kabag Ops Satlantas Polres Kulonprogo, Ipda Basuki Rahmat. (EBC/SA)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Kok Bisa Sih Cadangan Minyak Indonesia Cuma 20 Hari?

6 Mar 2026

'Bom Nuklir' dan 'Perdamaian' yang Viral di Tengah Eskalasi Konfik Timur Tengah

6 Mar 2026

Saking Bekunya Musim Dingin, Warga Laut Baltik Berseluncur dari Satu Pulau ke Pulau Lain

6 Mar 2026

Bukan Emas Lagi; MUI Jateng Ubah Patokan Nisab Zakat Profesi

6 Mar 2026

Duduk Perkara Kasus Pengeroyokan Mahasiswa Undip versi Polrestabes Semarang

6 Mar 2026

Oksigen Banyak dari Laut, Terus Kenapa Masih Ribut Soal Hutan?

6 Mar 2026

Tiket Mudik Ludes 400 Ribu! Cek Tanggal Favorit dan Kereta Pilihan di Daop 4 Semarang Ini

6 Mar 2026

Wisata Alam Kalikesek Semakin Ramai, Warga Desa Sriwulan Dapat THR

7 Mar 2026

Masjid Fujikawaguchiko, Tempat Salat dengan Latar Spektakuler Gunung Fuji di Jepang

7 Mar 2026

Sahur Tanpa Nasi Cuma Makan Lauk, Beneran Bikin Kuat Puasa Seharian?

7 Mar 2026

Ikan Air Tawar vs Ikan Laut: Siapa yang Paling Tahan Lawan Pemanasan Global?

7 Mar 2026

Aman Nggak Ya Mudik dengan Mobil Listrik?

8 Mar 2026

Membedah Mitos Minum Air Hangat Bisa Turunkan Berat Badan

8 Mar 2026

Restorative Justice Akhiri Kasus Pengeroyokan Mahasiswa Undip Semarang

8 Mar 2026

Berburu Baju Bekas sekaligus Bantu Korban Kekerasan di Bazar Preloved Sintas

8 Mar 2026

Sarung Tangan Karet Bekas Ternyata Bisa Jadi 'Penyedot' Polusi

8 Mar 2026

Srikandi Ojol Jateng Kini Punya Aplikasi Khusus Anti-Pelecehan

8 Mar 2026

Musim Mudik, Pengendara Diimbau Istirahat di Rest Area Maksimal 30 Menit

9 Mar 2026

Menilik Keseruan Momen Membeli Kebutuhan Lebaran

9 Mar 2026

PDAM Semarang Gelar 'Operasi Ketupat', 14 Ribu Penunggak Jadi Sasaran

9 Mar 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: