BerandaCOVID 19
Jumat, 10 Des 2020 10:05

Gelar Pilwakot di Tengah Pandemi, Gimana Solusi Kota Semarang?

Pemilihan Walikota Semarang di TPS 009 Gajahmungkur, Kota Semarang, Rabu (9/12/2020). Sejumlah protokol kesehatan diterapkan panitia di tengah pandemi Covid-19. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)

Pilkada Serentak 2020 telah berakhir. Dengan segala kritik, pilkada yang digelar di tengah pandemi Covid-19 telah usai. Bagaimana Kota Semarang yang juga mengikuti pergelaran akbar ini melaksanakan pilwakot di tengah pandemi ini? Silakan kamu nilai sendiri!<br>

Inibaru.id - Pilkada Serentak 2020 telah usai. Tahun ini, di tengah badai kritik dari pelbagai kalangan, pilkada yang digelar di tengah pandemi Covid-19 tetap digelar dengan menerapkan sejumlah protokol kesehatan, nggak terkecuali Kota Semarang.

Menggelar pilwakot dengan calon tunggal, yakni pasangan calon (paslon) Hendrar Prihadi-Hevearita Gunaryanti Rahayu, protokol kesehatan yang ketat tampak menjadi prioritas bagi panitia pemilihan umum. Dalam hitung cepat, Hendi-Ita mengantongi 91,5 persen suara.

Salah satu protokol kesehatan itu diterapkan di TPS 009 Kecamatan Gajahmungkur, Semarang. Para peserta pilwakot yang hendak masuk ke dalam area pencoblosan wajib memakai masker, membawa alat tulis sendiri, mengenakan sarung tangan, menjaga jarak, dan dilarang membawa anak kecil.

Selain itu, para pemilih yang sudah mencoblos dilarang mencelupkan jarinya ke dalam tinta. Sebagai gantinya, petugas KPPS-lah yang akan menuangkan tinta di jari para pemilih. Apakah ini bisa mencegah pilkada jadi klaster baru? Hm, entahlah! (Triawanda Tirta Aditya/E03)

Daftar pemilih tetap memasukkan surat suara ke dalam kotak suara di TPS 009 Gajahmungkur, Semarang, Rabu (9/12/2020). Mereka yang hendak menggunakan hak suaranya wajib menggunakan masker dan tidak bergerombol ketika datang ke TPS. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)
Petugas KPPS meneteskan tinta ke jari warga yang sudah memberikan hak suaranya di TPS 009 Gajahmungkur, Semarang, Rabu (9/12/2020). Mereka yang hendak menggunakan hak suaranya wajib menggunakan masker dan tidak bergerombol ketika datang ke TPS. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Kok Bisa Sih Cadangan Minyak Indonesia Cuma 20 Hari?

6 Mar 2026

'Bom Nuklir' dan 'Perdamaian' yang Viral di Tengah Eskalasi Konfik Timur Tengah

6 Mar 2026

Saking Bekunya Musim Dingin, Warga Laut Baltik Berseluncur dari Satu Pulau ke Pulau Lain

6 Mar 2026

Bukan Emas Lagi; MUI Jateng Ubah Patokan Nisab Zakat Profesi

6 Mar 2026

Duduk Perkara Kasus Pengeroyokan Mahasiswa Undip versi Polrestabes Semarang

6 Mar 2026

Oksigen Banyak dari Laut, Terus Kenapa Masih Ribut Soal Hutan?

6 Mar 2026

Tiket Mudik Ludes 400 Ribu! Cek Tanggal Favorit dan Kereta Pilihan di Daop 4 Semarang Ini

6 Mar 2026

Wisata Alam Kalikesek Semakin Ramai, Warga Desa Sriwulan Dapat THR

7 Mar 2026

Masjid Fujikawaguchiko, Tempat Salat dengan Latar Spektakuler Gunung Fuji di Jepang

7 Mar 2026

Sahur Tanpa Nasi Cuma Makan Lauk, Beneran Bikin Kuat Puasa Seharian?

7 Mar 2026

Ikan Air Tawar vs Ikan Laut: Siapa yang Paling Tahan Lawan Pemanasan Global?

7 Mar 2026

Aman Nggak Ya Mudik dengan Mobil Listrik?

8 Mar 2026

Membedah Mitos Minum Air Hangat Bisa Turunkan Berat Badan

8 Mar 2026

Restorative Justice Akhiri Kasus Pengeroyokan Mahasiswa Undip Semarang

8 Mar 2026

Berburu Baju Bekas sekaligus Bantu Korban Kekerasan di Bazar Preloved Sintas

8 Mar 2026

Sarung Tangan Karet Bekas Ternyata Bisa Jadi 'Penyedot' Polusi

8 Mar 2026

Srikandi Ojol Jateng Kini Punya Aplikasi Khusus Anti-Pelecehan

8 Mar 2026

Musim Mudik, Pengendara Diimbau Istirahat di Rest Area Maksimal 30 Menit

9 Mar 2026

Menilik Keseruan Momen Membeli Kebutuhan Lebaran

9 Mar 2026

PDAM Semarang Gelar 'Operasi Ketupat', 14 Ribu Penunggak Jadi Sasaran

9 Mar 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: