BerandaBudaya
Minggu, 23 Sep 2017 18:35

Ritus Suroan, Berebut Gunungan dan Menanam Kepala Sapi di Lereng Gunung Semeru

Warga lereng Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur, turun temurun menggelar ritual tanam kepala sapi saat 1 Sura. (Foto: Liputan6.com/Dian Kurniawan)

Bersyukur atas hasil bumi selama setahun, warga Desa Sumbermujur di lereng Gunung Semeru mengarak gunungan dan menanam kepala sapi.

Inibaru.id – Bulan Sura dimaknai orang Jawa sebagai bulan sakral. Karena itu, kedatangannya dirayakan dengan pelbagai acara ritual, yang berbeda antara tempat satu dan lainnya. Di Lumajang, Jawa Timur, masyarakat yang tinggal di sekitar lereng Gunung Semeru, merayakan 1 Sura dengan mengarak gunungan hasil bumi dan menanam kepala sapi di sekitar sumber air.

Seperti dilansir Liputan6.com, ribuan warga lereng Gunung Semeru memperingati 1 Sura dengan mengarak gunungan hasil bumi mengelilingi desa setempat, Kamis siang, 21 September 2017. Selain mengarak hasil bumi, warga Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang melakukan ritus penanaman kepala sapi di hutan bambu dekat sumber mata air.

Baca juga: Menilik Kesakralan Tradisi Malam Satu Sura

Ritus mengarak gunungan hasil bumi dan menanam kepala sapi atau yang dikenal sebagai Maheso Suroan itu sudah dilangsungkan turun-menurun. Acara dimulai dengan mengumpulkan sesaji yang berisi tumpeng nasi kuning, hasil perkebunan dan pertanian, dan seekor kepala sapi yang di Balai Desa Sumbermujur.

Prosesi dimulai dari kantor Balai Desa tersebut. Warga mengarak gunungan dan kepala sapi yang akan ditanam di hutan bambu yang berjarak sekitar tiga kilometer dari balai desa. Sesampainya di lokasi, gunungan ditata dan doa-doa dibacakan oleh tokoh adat. Selanjutnya, warga berebut hasil bumi dari gunungan sebelum ritus terakhir, penanaman kelapa sapi dilakukan.

Acara rebutan gunungan itu menjadi atraksi yang menarik. Tak heran, banyak wisatawan datang untuk melihat acara di Desa Sumbermujur itu.

Baca juga: Akulturasi Itu Bernama Ruwatan

“Acara ini adalah acara adat setiap 1 Sura dan diadakan di hutan bambu. Warga Sumbermujur menampilkan banyak hasil pertanian yang dibentuk gunungan sebagai bentuk syukur bisa menikmati hasil pertanian yang tumbuh di Sumbermujur,” tutur Kepala Desa Sumbermujur, Syafii kepada Liputan6.com.

Warga menyambut acara ritual tersebut dengan antusias. Selain sebagai tradisi turun-menurun yang mengungkapkan rasa syukur, mereka berharap kepada Tuhan agar seluruh masyarakat di lereng Gunung Semeru mendapat berkah pada tahun mendatang dan dijauhkan dari segala bencana, terutama dari bencana erupsi gunung tersebut.

“Semoga petaninya lebih sukses dan semoga selamat," ujar Sri Safari, salah seorang warga. (PA/SA)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengenal Kalender Aboge, Sistem Penanggalan Jawa-Islam yang Masih Bertahan hingga Kini

17 Jul 2026

OSC Award 2026 Umumkan 116 Penerima Beasiswa S1 Penuh, Pendaftar Tembus 7.600 Peserta

17 Jul 2026

Ragam Upacara Adat Jawa dari Kehamilan hingga Kematian, Sarat Makna dan Nilai Kehidupan

18 Jul 2026

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: