BerandaAdventurial
Kamis, 11 Okt 2023 15:32

Menikmati Pengalaman Pertama Datang ke Karimunjawa

Dua orang pengunjung sedang menikmati panorama laut di Pantai Bunga Jabe Karimunjawa. (Inibaru.id/ Fitroh Nurikhsan)

Berlibur ke Kepulauan Karimunjawa beberapa waktu lalu adalah pengalaman yang tak akan pernah saya lupakan. Bentangan laut yang indah dan hamparan pasir putih berhasil membuat saya betah selama berada di sana.

Inibaru.id - Pukul 03.00 WIB pagi, saya terbangun oleh suara nyaring dari alarm ponsel. Saya memang sengaja memasang alarm di pagi buta agar tidak ketinggalan kapal penyebrangan menuju Pulau Karimunjawa.

Saya bergegas menuju Whiz Hotel Pemuda, Semarang karena di sanalah saya dan kawan lain berangkat menuju Pulau Karimunjawa yang ada di Kabupaten Jepara. Pukul 04.30 WIB kami mulai bertolak dari Kota Semarang menuju Pelabuhan Kartini Jepara dengan menggunakan mobil travel.

Kondisi lalu lintas pagi itu masih sepi. Mobil travel yang kami tumpangi berjalan mulus tanpa hambatan. Kisaran dua jam, akhirnya kami sampai di lokasi dermaga penyebrangan.

Sekedar informasi, Pulau Karimunjawa dengan Pelabuhan Kartini berjarak 60 kilometer. Akses transportasi untuk menjangkau pulau indah tersebut hanya bisa ditempuh jalur laut dan udara.

Kamu yang ingin menempuh jalur laut, bisa datang ke Pelabuhan Kartini seperti yang saya dan kawan lakukan. Di sana ada dua pilihan transportasi yakni Kapal Tegal Bahari Express dan Kapal Ferry Siginjai.

Saat itu kami memilih memesan tiket Kapal Tegal Bahari Express. Meski harganya jauh lebih mahal, kapal ini unggul dari segi kecepatan ketimbang Kapal Ferry Siginjai yang memakan waktu 5-6 jam untuk sampai di Dermaga Karimunjawa.

Tapi karena kapal ini berukuran tidak terlalu besar dan berjalan sedikit kencang, gelombang air laut sangat bisa saya rasakan. Saat itu kebetulan kondisi perairan laut sedang tidak bagus.

Pulau yang Indah

Bunga Jabe Karimunjawa memiliki garis pantai seluas 100 meter. (Inibaru.id/ Fitroh Nurikhsan)

Selama di dalam kapal, saya tidak banyak melakukan aktivitas. Begitu pula dengan para penumpang lainnya. Mereka kebanyakkan memilih tidur selama kapal itu sedang berlayar.

Akhirnya kami pun sampai di Dermaga Karimunjawa setelah menghabiskan perjalanan di laut 2,5 jam. Sebelum kapal bersandar, dari bilik kaca saya sudah bisa melihat keindahan Pulau Karimunjawa dari kejauhan.

Setelah turun dari kapal, kami dijemput menggunakan mobil pick up menuju tempat penginapan di Pantai Bunga Jabe. Sepanjang perjalanan, saya seperti tidak percaya bisa menginjakkan kaki di pulau yang mendapat julukan The Paradise of Java itu.

Sesampainya di sana, mata saya langsung dimanjakan dengan keindahan panorama pasir putih dan hamparan laut yang luas. Hembusan angin juga terasa sejuk. Hari itu benar-benar jadi pengalaman yang nggak akan terlupakan.

Para pengunjung hendak bersiap menaiki kayak (perahu kecil). (Inibaru.id/ Fitroh Nurikhsan)

Rupanya kala itu saya tak sendirian merasakan bahagia bisa jalan-jalan ke Kepulauan Karimunjawa. Khadimatun Hilmah, salah seorang pengunjung yang saya temui di Pantai Bunga Jabe mengaku cukup terpukau dengan bentangan alam di Pulau Karimunjawa. Perairan laut yang tenang membuatnya tidak takut bermain kayak (perahu kecil).

"Ini baru kali pertama saya ke Karimunjawa. Saya sampai bengong melihat pemandangan di sini. Seru banget naik kayak bareng teman-teman," kata perempuan asal Jepara tersebut.

Perempuan yang akrab disapa Hilmah ini berani menjamin, liburan ke Karimunjawa adalah pilihan yang pas dan nggak akan bikin penyuka travelling menyesal. Hhmm, saya sepakaat, tapi kamu perlu membuktikannya, Millens.

"Liburan di Pulau Karimunjawa itu kita benar-benar dibikin nyaman. Bagi saya tiga hari dua malam di Karimunjawa masih kurang. Mungkin biar puas kisaran semingguan," tutup perempuan berusia 20 tahun itu sembari tersenyum lebar.

Yap, kalau saja dana di kantong cukup dan deadline pekerjaan bisa ditunda, saya pun akan lebih lama berlibur di kepulauan yang juga dijuluki Caribbean Van Java tersebut. Apa boleh buat, dengan berat hati saya harus kembali ke Semarang setelah tiga hari di sana sembari berharap akan ada kesempatan lagi datang ke Karimunjawa. (Fitroh Nurikhsan/E10)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Belajar dari Burung Dodo: Ketika Dunia Berubah, Bertahan Saja Tidak Cukup

1 Mei 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: