BerandaAdventurial
Minggu, 20 Sep 2025 09:01

Embung Gumelem, Embung Cinta yang Bikin Hati Tenang di Pedesaan Magelang

Embung Gumelem dengan bentuk seperti hati atau love di Magelang. (FB/Deni Santo)

Lokasinya ada di kawasan pedesaan yang sejuk di Kabupaten Magelang. Embung Gemelem pun menawarkan ketenangan, khususnya di pagi atau sore hari.

Inibaru.id – Sore itu, Yunita (26) duduk di tepi sebuah embung berbentuk hati. Di hadapannya, air yang jernih memantulkan langit senja, sementara ikan-ikan kecil sesekali terlihat di permukaan. Burung sriti tampak terbang rendah menyambar air, dan suara jangkrik serta kodok menambah suasana syahdu.

“Tempat ini bikin tenang banget. Kayak nggak percaya kalau ini dulunya rawa,” ucapnya sebagaimana dinukil dari situs Magelangkab.

Embung yang dia maksud adalah Embung Gumelem, yang terletak di Dusun Tajang, Desa Gumelem, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang. Lokasinya sekitar 18 kilometer arah timur laut dari Alun-alun Kota Magelang, tepatnya di jalur Magelang–Salatiga. Sejak selesai dibangun pada akhir 2023, embung ini menjelma jadi destinasi favorit warga lokal dan wisatawan yang butuh “healing” dari hiruk-pikuk kota.

Bentuknya yang unik karena mirip dengan simbol hati atau love jadi daya tarik tersendiri. Dari ketinggian, kamu bisa melihat jelas bentuk hati yang dikelilingi lanskap hijau perkampungan dan lahan pertanian. Di musim kemarau pun, debit airnya tetap stabil.

“Airnya jernih, pemandangannya cantik, cocok buat duduk-duduk sore,” ujar Bowo Ardianto, salah satu pengunjung.

Suasana di Embung Gumelem cukup tenang sehingga cocok untuk dijadikan lokasi bersantai. (Samsul Maarif)

Tapi embung ini nggak hanya cocok buat gaya-gayaan foto. Dengan daya tampung 13.260 meter kubik, Embung Gumelem menyuplai air baku dan irigasi untuk lebih dari 260 hektare lahan pertanian. Nggak heran kalau embung ini jadi kebanggaan warga lereng Merbabu dan Andong.

“Ini bukan cuma soal infrastruktur air. Embung ini ruang hidup baru. Tempat rekreasi, olahraga, bahkan pentas seni,” jelas Budi Sukirman, Kepala Desa Gumelem. Yap, di sini juga ada panggung seni yang sering dipakai komunitas lokal untuk menampilkan jathilan, soreng, hingga seni dayakan.

Fasilitasnya juga lengkap. Ada jogging track yang melingkar, taman, area parkir luas, musala, toilet, hingga los kuliner. Tapi jangan berharap bisa mancing tiap hari, ya. Menurut Kepala Dusun Tajang, Supriyanto, pemancingan hanya dibuka setahun sekali menjelang Ramadan lewat acara lomba berbayar yang dinanti warga.

Meski potensinya besar, promosi Embung Gumelem masih terbilang minim. Padahal, tempat ini punya semua elemen untuk jadi destinasi andalan Magelang berkat adanya pemandangan yang memanjakan mata, udara segar khas pegunungan, dan nuansa damai yang sulit dicari di tempat lain.

Jadi, kalau kamu lagi butuh tempat untuk menyepi, menyendiri, atau sekadar menikmati sore yang damai, Embung Gumelem bisa jadi pilihan yang pas. Bukan hanya karena bentuknya yang “cinta banget”, tapi juga karena tempat ini menawarkan ketenangan yang benar-benar menyentuh hati. Yuk kapan kita ke sana, Gez? (Arie Widodo/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Belajar dari Burung Dodo: Ketika Dunia Berubah, Bertahan Saja Tidak Cukup

1 Mei 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: