BerandaAdventurial
Rabu, 10 Des 2019 11:24

Berkelakar dengan Embung Langensari Yogyakarta, Tempat yang Seperti Sahabat Baik

Embung Langensari tempat penuh kenangan. (Inibaru.id/ Isma Swastiningrum)

Embung Langensari menurut saya adalah tempat paling bersejarah selama saya di Jogja. Di tempat ini banyak orang istimewa yang saya ajak main. Entah untuk sekadar ngobrol santai, berdiskusi, hingga mengungkapkan perasaan secara serius. Tempat ini bagi saya selalu merambatkan gejolaknya sendiri.

Inibaru.id – Sejauh pengamatan saya lima tahun tinggal di Yogyakarta, Kota Pendidikan ini memang nggak memiliki banyak Ruang Terbuka Hijau atau sekadar tempat berkumpul yang sejuk. Sehingga tempat-tempat seperti Embung Langensari menjadi pilihan. Setiap pagi dan sore tempat ini kerap didatangi masyarakat untuk olahraga. Saat weekend pun sering jadi tempat hiburan dan mancing.

Tahun 2013 sebelum menjadi embung, tempat itu adalah SD Negeri Langensari. Hampir tiga tahun saya nge-kos di sekitarnya. Setiap pagi SD itu ramai dengan anak-anak dan penjual jajan. Dua tahun setelahnya SD dipindahkan dan dibangunlah Embung Langensari. Beralamatkan di Jalan Kusbini No.35, Klitren, Gondokusuman, Kota Yogyakarta tempat ini menjadi destinasi wisata baru.

Air embung yang selalu menenangkan. (Inibaru.id/ Isma Swastiningrum)

Langensari dalam Bahasa Jawa Kuno terdiri dari dua kata, Langen yang berarti kesenangan dan sari yang bermakna inti rasa. Secara utuh menyiratkan perasaan senang dan damai. Orang yang pernah datang kemari niscaya akan selalu senang dan rindu untuk datang kembali. Filosofi ini cocok untuk saya. Jika saya tengah sedih, bahagia, dan gulana, tempat ini sering menjadi obatnya.

Ya, semacam saksi ketika saya putus harapan pada seseorang, membaca buku dari pagi sampai siang atau siang sampai sore, kencan dengan teman seorganisasi, melamun masa depan, menggarap skripsi, hingga peringatan wisuda saya rayakan bersama Embung Langensari. Kala saya rebahan di salah satu tempat duduknya pernah punya cita-cita dan itu pernah saya tulis:

“Jika umurku tinggal lima jam, aku akan duduk manis di Langensari, menikmati nafas, melihat langit dan awan yang berganti bentuk, warna, dan cerita; sambil mendengarkan lagu Tiny Rainbow. Tanpa pretensi untuk menjadi berguna dan berharga bagi siapa pun.”

Embung Langensari memiliki luas 5.890 meter persegi, kapasitas tampung sebesar 9.780 meter kubik, dan kedalaman sekitar 3 meter. (Inibaru.id/ Isma Swastiningrum)

Kalau sempat, datanglah seusai hujan pada waktu menuju senja. Duduklah di kursi santai warna cokelat di sebelah timur, niscaya kamu akan melihat banyak ikan dengan mulut menganga muncul ke permukaan.

Di langit barat senja warna jingga bercampur warna emas, ungu, dan biru juga akan memberikan rasa syahdunya. Sinarnya yang hangat akan memantul dari atas air embung. Tunggulah hingga matahari benar-benar purna lingsir dari cakrawala, amati perpindahannya, dan rasakan saat atmosfer mulai menggelap. Di waktu itulah pintu utama embung akan ditutup, dan kenangan cahaya senja akan menemanimu sampai rumah.

Sejuk dan segar, dengan hiasan bunga-bunga kertas di tepi embung. (Inibaru.id/ Isma Swastiningrum)

Bagi saya sendiri, Embung Langensari memang bukan sekadar tempat, tapi juga sahabat baik. Untuk orang lain bisa jadi sangat biasa saja, tapi di tempat dan semua kenangannya bagi saya luar biasa. Bagaimana Millens, tertarik berkunjung? (Isma Swastiningrum/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Panduan Mudik IDAI; Tetap Aman Bepergian bersama Anak

18 Mar 2026

Apa Sih Makna Makna Jumlah Bintang pada Hotel?

18 Mar 2026

Mudah Didaki Tapi Cantik, Puncak Argopuro di Gunung Lasem Cocok Buat Pendaki Tektok

18 Mar 2026

Perjuangan Ardit Erwandha dan Peran Arga dalam 'Tunggu Aku Sukses Nanti'

18 Mar 2026

Awas 'Ketiduran' Sedetik Bisa Fatal! Kenali Tanda Microsleep saat Mudik dan Cara Mengatasinya

18 Mar 2026

Mengenal Kerbau Rawa: Si Perenang Tangguh dari Kalsel yang Jago Nyelam!

18 Mar 2026

Indikator Bensin Menyala, BBM Mobil Masih Sisa Berapa?

19 Mar 2026

Mencicipi Kelezatan Nasi Liwet dan Cabuk Rambak Bu Parmi Solo yang Melegenda

19 Mar 2026

Jangan Kalap! Tips Aman Santap Menu Lebaran buat Si Diabetes & Hipertensi

19 Mar 2026

Mudik Tetap Glowing! Ini Trik Reapply Sunscreen Tanpa Bikin Makeup 'Longsor'

19 Mar 2026

Operasi Ketupat PDAM Semarang: Puluhan Sambungan Air Diputus, tapi Ada Toleransi

19 Mar 2026

Sheer Khurma, Puding Manis yang Mengikat Kenangan Lebaran di Persia

19 Mar 2026

Sampaikan Hasil Sidang Isbat, Kemenag: Lebaran 2026 Jatuh pada Sabtu, 21 Maret

19 Mar 2026

Aman Nggak Sih Mencampur Pertalite dan Pertamax untuk Kendaraan Bermotor?

20 Mar 2026

Eksis Lebih dari 7 Dekade, Begini Cerita Rumah Makan Bu Carik Temanggung

20 Mar 2026

Duduk di Atas Bantal Bikin Bisulan? Ini Fakta Medisnya!

20 Mar 2026

Mencapai Keputusan Bisnis yang Saling Menguntungkan: Incentive Alignment!

20 Mar 2026

Jangan Asal Taruh! Roda Koper Ternyata 58 Kali Lebih Kotor dari Kursi Toilet

20 Mar 2026

Seperti Apa ya Suasana Idulfitri di Suriname?

21 Mar 2026

Uniknya Makam Mbah Kuwu di Kebumen yang Full Kayu!

21 Mar 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: