BerandaTradisinesia
Kamis, 1 Agu 2018 13:29

Segentong Harapan untuk Sanak Keluarga di Tanah Haram

Tradisi Gentongan. (Foto:MNC Media/Toiskandar)

Indonesia merupakan negara yang memiliki banyak bentuk tradisi. Salah satunya adalah Tradisi Gentongan asal Cirebon yang menarik untuk kamu ketahui. Yuk simak!

Inibaru.id – Jalan-jalan ke Cirebon? Dijamin kamu nggak akan kehausan karena kamu bakalan menemukan gentong-gentong berisi air di beberapa rumah warga. Mereka sedang menjalankan tradisi Gentogan atau Gentong Haji, Millens.

Gentong Haji ini merupakan sebuah tradisi turun-temurun di mana sebuah gentong dari tanah liat berisi air yang siap untuk diminum diletakkan di depan rumah seseorang yang tengah melaksanakan ibadah haji.

Viva.co.id, Kamis (3/11/2011), menulis, melalui gentong ini, keluarga jemaah haji dan siapa pun yang meminumnya saling berharap mendapatkan berkah. Siapa pun boleh meminum air dari gentong haji ini tanpa syarat dengan harapan jemaah yang berangkat ke Tanah Suci memperoleh ketenangan, keteduhan, dan keselamatan.

Tradisi dari Zaman Perjuangan

Seorang budayawan Cirebon, Nurdin M. Noer, mengatakan bahwa tradisi gentong haji ini berasal dari tradisi lama bangsa Indonesia pada masa penjajahan. Pada masa itu, penduduk menyediakan air di dalam gentong dan diletakkan di depan rumah untuk para pejuang yang lewat.

Hingga saat ini, tradisi ini masih terus dilestarikan seperti yang dapat ditemui di Desa Pangkalan, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon. Uniah (44), warga Desa Pangkalan ini sudah tiga hari ini rajin menyediakan gentong yang telah diisi air minum di depan rumahnya. Uniah mengikuti tradisi ini sebab ibunya tengah berangkat ke Tanah Suci.

Mengisi air ke dalam gentong setiap hari. (Tribun Jabar/Ahmad Imam B)

"Yang ibadah haji itu ibu saya, namanya Arsih (73). Ibu berangkatnya Minggu (28/7/2018) kemarin, gentong ditaruh di depan sehari sebelum ibu diberangkatkan," kata Uniah, seperti ditulis Detik.com, Selasa (31/7/2018).

Lebih lanjut, Uniah mengatakan Tradisi Gentongan sudah dijalankan secara turun temurun setiap ada orang yang melaksanakan ibadah haji. "Sudah dari dulu ada. Diniati sebagai sedekah kepada orang yang haus, yang ingin minum. Tujuannya agar yang sedang ibadah haji rasanya tetap adem, tidak kepanasan saat menjalankan ibadah haji," kata Uniah.

Nggak cuma menjalankan tradisi Gentongan saja, Uniah dan pihak keluarganya juga menggelar pengajian secara rutin untuk mendoakan orang yang tengah menjalankan ibadah haji. 

Selain di Desa Pangkalan, tradisi ini juga dapat ditemui di kecamatan lain seperti Kecamatan Weru, Gunungjati, Suranenggala, dan Kapetakan. Wah, menarik banget ya Millens! (IB07/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Sritex Masuk Rencana Akuisisi Danantara, Ini Tujuan Pemerintah

18 Okt 2026

Warteg on Train, Inovasi Kuliner KAI yang Bikin Penumpang Penasaran

19 Okt 2026

Indonesia Women's League 2026 Resmi Dibuka, Sepak Bola Wanita Indonesia Siap Berkembang

21 Okt 2026

Ghost in the Cell Borong Dua Penghargaan di Sitges Film Festival 2026

22 Okt 2026

Jauh Sebelum Pajak Modern, Jawa Kuno Sudah Punya Sistem Pajak Tanah

23 Okt 2026

Pesawat N219 Buatan Indonesia Siap Terbang Desember 2026

24 Okt 2026

Progres Tol Semarang-Demak Capai 79,42 Persen, Ditarget Rampung 2027

26 Okt 2026

Dari Surabaya, Lahir Seruan Jihad yang menginspirasi Hari Santri Nasional

27 Okt 2026

Mengapa Salatiga Disebut Salah Satu Kota Tertua di Indonesia? Ini Sejarahnya

28 Okt 2026

Menjaga Napas Rawa Gambut yang Kian Rentan Terbakar

29 Okt 2026

Poke Wayang, Ketika Pikachu dan Wayang Kulit Bertemu dalam Satu Panggung

30 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

8 Tokoh Penting Kongres Pemuda II yang Lahirkan Sumpah Pemuda

28 Okt 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: