BerandaTradisinesia
Sabtu, 14 Jun 2019 18:45

Sebuah Pesan untuk Menjaga Keberadaan Air di Bumi Dalam Tradisi Susuk Wangan

Susuk wangan. (Kendalkab)

Menjaga air adalah tanggung jawab semua warga di Desa Peron, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal. Hal itu telah diturunkan dari nenek moyang, yang terus lestari hingga kini dengan sebutan Tradisi Susuk Wangan. Seperti apa?

Inibaru.id – Air adalah bagian dari keselarasan hidup. Maka, menjaga keberadannya di bumi adalah tanggung jawab manusia. Sejak lama nenek moyang kita mengajarkan itu, yang terwujud dalam sejumlah ritual menjaga keberadaan air di bumi, salah satunya tradisi Susuk Wangan.

Susuk wangan memiliki arti membersihkan saluran air. Tradisi susuk wangan ini rutin dilaksanakan setiap tahun di Desa Peron, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal.

Menjadi tradisi turun-menurun yang dilakukan sejak puluhan tahun silam, susuk wangan  merupakan bentuk ungkapan rasa syukur masyarakat kepada Tuhan atas air yang melimpah.

Dengan demikian, warga bisa mendapatkan manfaat air baik untuk kebutuhan sehari-hari, terutama untuk mengairi lahan pertanian warga yang mayoritas petani.

Konon, kisah itu bermula dari keberadaan sejumlah tokoh berpengaruh di Kendal bernama Kiai Kisabar Iman, Kiai Citrongodo, dan Nyai Ukel, yang membuka jalan air. Apa yang mereka lakukan itu membuat Desa Peron diberi air melimpah untuk mengairi sawah warga.

Nah, sejak saat itulah tradisi susuk wangan dilakukan sebagai adat sedekah sungai. Dalam susuk wangan, warga terlebih dahulu akan bekerja bakti membersihkan saluran air. Ini dilakukan sebagai upaya warga melestarikan sumber air gunung yang dianggap membawa berkah kemakmuran.

Selain itu, warga juga akan membawa berbagai hasil tanaman dan tumpeng dengan lauk ayam bakar. Semuanya itu dibawa ke sumber air setelah acara bersih-bersih saluran air kelar. Dipimpin tokoh adat desa, mereka kemudian memanjatkan puji syukur kepada Tuhan.

Hm, tradisi yang menarik ya, Millens. Harusnya ritual semacam ini juga dilakukan di semua tempat, biar sumber dan saluran air senantiasa bersih! (IB20/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Kok Bisa Sih Cadangan Minyak Indonesia Cuma 20 Hari?

6 Mar 2026

'Bom Nuklir' dan 'Perdamaian' yang Viral di Tengah Eskalasi Konfik Timur Tengah

6 Mar 2026

Saking Bekunya Musim Dingin, Warga Laut Baltik Berseluncur dari Satu Pulau ke Pulau Lain

6 Mar 2026

Bukan Emas Lagi; MUI Jateng Ubah Patokan Nisab Zakat Profesi

6 Mar 2026

Duduk Perkara Kasus Pengeroyokan Mahasiswa Undip versi Polrestabes Semarang

6 Mar 2026

Oksigen Banyak dari Laut, Terus Kenapa Masih Ribut Soal Hutan?

6 Mar 2026

Tiket Mudik Ludes 400 Ribu! Cek Tanggal Favorit dan Kereta Pilihan di Daop 4 Semarang Ini

6 Mar 2026

Wisata Alam Kalikesek Semakin Ramai, Warga Desa Sriwulan Dapat THR

7 Mar 2026

Masjid Fujikawaguchiko, Tempat Salat dengan Latar Spektakuler Gunung Fuji di Jepang

7 Mar 2026

Sahur Tanpa Nasi Cuma Makan Lauk, Beneran Bikin Kuat Puasa Seharian?

7 Mar 2026

Ikan Air Tawar vs Ikan Laut: Siapa yang Paling Tahan Lawan Pemanasan Global?

7 Mar 2026

Aman Nggak Ya Mudik dengan Mobil Listrik?

8 Mar 2026

Membedah Mitos Minum Air Hangat Bisa Turunkan Berat Badan

8 Mar 2026

Restorative Justice Akhiri Kasus Pengeroyokan Mahasiswa Undip Semarang

8 Mar 2026

Berburu Baju Bekas sekaligus Bantu Korban Kekerasan di Bazar Preloved Sintas

8 Mar 2026

Sarung Tangan Karet Bekas Ternyata Bisa Jadi 'Penyedot' Polusi

8 Mar 2026

Srikandi Ojol Jateng Kini Punya Aplikasi Khusus Anti-Pelecehan

8 Mar 2026

Musim Mudik, Pengendara Diimbau Istirahat di Rest Area Maksimal 30 Menit

9 Mar 2026

Menilik Keseruan Momen Membeli Kebutuhan Lebaran

9 Mar 2026

PDAM Semarang Gelar 'Operasi Ketupat', 14 Ribu Penunggak Jadi Sasaran

9 Mar 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: