BerandaTradisinesia
Jumat, 3 Okt 2019 21:00

Mengenal Poleng Bang Bintulu, Motif Kain Batik yang Dikenakan Werkudara

Werkudara. (Kratonpedia)

Batik Poleng Bang Bintulu. Hm, mendengar namanya saja, sebagian orang mungkin kurang familiar dengan batik ini. Padahal, batik ini cukup sering dijumpai. Dalam mitologi Jawa, tokoh pewayangan Werkudara mengenakannya, lo. Namun, tahukah kamu apa makna di balik batik ini?

Inibaru.id - Kesenian wayang selalu menarik untuk dipelajari lantaran sarat filosofi. Nggak hanya cerita, tokoh, dan penokohannya, pakaian yang mereka kenakan pun penuh makna, salah satunya batik motif Poleng Bang Bintulu yang dikenakan Werkudara.

Semula, Werkudara mengenakan kain Poleng Rwabhineda, yakni motif kotak-kotak berwarna hitam dan putih laiknya papan catur. Kain khas bali itu menggambarkan benar dan salah. Hal tersebut sesuai dengan karakter Werkudara yang seorang kesatria dan memandang garis kebenaran itu tegas.

Suatu ketika, dalam mitologi Jawa, Werkudara ditugaskan mencari air suci (tirta perwita) oleh gurunya. Dalam pencariannya, sosok yang juga dikenal sebagai Bima itu bertemu Dewa Ruci. Singkat cerita, dewa kerdil itu menunjukkan kebenaran lain yang berbeda dengan kebenaran yang dipercayai Werkudara.

Sejak saat itu Werkudara mengganti poleng rwabhineda-nya menjadi poleng bang bintulu yang terdiri atas empat warna, yakni merah, kuning, hitam, dan putih. Motif itu mewakili empat elemen, yakni tanah, air, angin, dan api.

Batik poleng bang bintulu menyimpan nilai-nilai kehidupan bahwa manusia sejatinya harus mengimbangi ilmu serta kebaikan yang didapatnya dengan mengingat Tuhan. Bagi kamu yang meyakini Tuhan, filosofi ini tentu saja terasa mendalam.

Seperti kata Dewa Ruci, yang juga diyakini sebagian masyarakat Jawa, batik tersebut seakan mengingatkan bahwa sejatinya Tuhan ada dalam diri setiap makhluk. Filosofi yang, sekali lagi, indah kan? (IB15/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Di Korea Selatan, Siswa Pelaku Bullying Dipersulit Masuk Universitas

19 Jan 2026

Melegenda di Muntilan, Begini Kelezatan Bubur Mbah Gamping

19 Jan 2026

Terdampak Banjir, Warga Wonorejo Mulai Mengeluh Gatal dan Demam

19 Jan 2026

Antisipasi Doomscrolling, Atur Batas Waktu Youtube Shorts Anak dengan Fitur Ini!

19 Jan 2026

Opsi Layanan Kesehatan 'Jemput Bola' untuk Warga Terdampak Banjir Wonorejo

19 Jan 2026

Bijak Kenalkan Gawai dan Media Sosial pada Anak

19 Jan 2026

Bupati Pati Sudewo Kena OTT KPK! Terkait Kasus Apa?

19 Jan 2026

Jalur Pekalongan-Sragi Tergenang, Sebagian Perjalanan KA Daop 4 Semarang Masih Dibatalkan

19 Jan 2026

Cantiknya Pemandangan Air Terjun Penawangan Srunggo di Bantul

20 Jan 2026

Cara Unik Menikmati Musim Dingin di Korea; Berkemah di Atas Es!

20 Jan 2026

Kunjungan Wisatawan ke Kota Semarang sepanjang 2025 Tunjukkan Tren Positif

20 Jan 2026

Belasan Kasus dalam Dua Tahun, Bagaimana Nasib Bayi yang Ditemukan di Semarang?

20 Jan 2026

Ratusan Perjalanan Batal karena Banjir Pekalongan, Stasiun Tawang Jadi Saksi Kekecewaan

20 Jan 2026

Viral 'Color Walking', Tren Jalan Kaki Receh yang Ampuh Bikin Mental Anti-Tumbang

20 Jan 2026

Nggak Suka Dengerin Musik? Bukan Aneh, Bisa Jadi Kamu Mengalami Hal Ini!

20 Jan 2026

Duh, Kata Menkes, Diperkirakan 28 Juta Warga Indonesia Punya Masalah Kejiwaan!

21 Jan 2026

Jika Perang Dunia III Pecah, Apakah Indonesia Akan Aman?

21 Jan 2026

Ki Sutikno; Dalang yang Tiada Putus Memantik Wayang Klithik Kudus

21 Jan 2026

Statistik Pernikahan Dini di Semarang; Turun, tapi Masih Mengkhawatirkan

21 Jan 2026

Kabar Gembira! Tanah Sitaan Koruptor Bakal Disulap Jadi Perumahan Rakyat

21 Jan 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: