BerandaTradisinesia
Minggu, 1 Jul 2023 11:00

Menapak Sejarah Candi Klero yang Masih Jadi Misteri

Candi Klero di Kabupaten Semarang. (Wikimedia Commons/© Fandy Aprianto Rohman, Licensed with CC BY-SA 4.0.)

Meski bentuknya indah, Candi Klero yang ada di Kabupaten Semarang masih dipenuhi misteri. Sampai sekarang, nggak diketahui kapan candi ini didirikan atau siapa yang mendirikannya.

Inibaru.id – Selain Candi Gedong Songo, Kabupaten Semarang sebenarnya juga memiliki sejumlah candi lain yang nggak kalah menarik. Salah satunya adalah Candi Klero. Sayangnya, sejarah candi ini masih jadi misteri sampai sekarang.

Candi Klero bisa kamu temui di Dusun Ngentak, Desa Klero, Kecamatan Tengaran. Letaknya sekitar 500 meter dari Jalan Raya Salatiga-Solo dan nggak jauh dari Pasar Tengaran. Tapi, karena lokasinya ada di perkebunan dan bahkan persis di sebelah permakaman umum desa, kompleks candi ini pun terkesan tenang dan asri.

Candi ini ditemukan pada 1995 dalam kondisi sudah runtuh dan berantakan. Sayangnya, di sekitar bangunan candi sama sekali nggak ditemui benda bersejarah lain yang bisa dijadikan acuan tentang siapa pembuat atau kapan candi tersebut didirikan.

Meski banyak keterbatasan, pihak Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) tetap melakukan pemugaran. Mereka mampu membangun kembali bangunan yang hanya terdiri atas candi induk tanpa candi pendamping tersebut.

Candi dengan tinggi sekitar 4 meter tersebut memiliki ukuran luas 14 x 14 meter. Kalau dilihat sekilas, bentuknya mirip Candi Sambisari yang ada di Yogyakarta. Keberadaan yoni dan arca Siwa pada candi tersebut membuat pihak BPCB memastikan bahwa candi tersebut bercorak Hindu. Nah, dari bentuk bangunannya, para peneliti meyakini jika candi tersebut dulunya dipakai untuk beribadah.

Kompleks Candi Klero yang terawat. (mytrip123)

Kalau menilik bagian atas teras Candi Klero, terdapat tonjolan yang mengitari badan candi. Para peneliti pun menduga tonjolan tersebut berfungsi sebagai penyangga tiang yang kini sudah hilang nggak tersisa.

Menurut Kompas, (23/1/2023), pada candi tersebut juga terdapat anak tangga dengan hiasan makara, mahluk mitologi dengan wujud naga air. Selain itu, pada salah satu sudut dari dinding teras, sebenarnya ada semacam prasasti dengan aksara Kawi atau Jawa Kuno yang sayangnya sudah nggak bisa lagi dibaca, Millens.

Pada pusat candi, ada sebuah grbagrha atau bilik dengan sebuah yoni di dalamnya. Pada bagian cerat yoni tersebut, terlihat ornamen ular yang menopang seekor kura-kura. Sayangnya, nggak ada kejelasan lebih lanjut tentang fungsi atau makna dari ornamen tersebut.

Nah, kalau kamu pengin wisata sejarah ke tempat di mana nggak banyak wisatawan datang, Candi Klero bisa kamu jadikan pilihan. Tenang, di sekitar bangunan Candi Klero terdapat taman yang cukup terawat. Di sana juga sudah tersedia bangku taman buat kamu yang pengin istirahat dan menikmati pemandangan sekitar.

O ya, kalau kamu pengin masuk ke kompleks Candi Klero, siapkan saja uang untuk membayar tiket masuknya, yaitu Rp 5 ribu saja. Murah kan, Millens? (Arie Widodo/E10)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Kementerian Kehutanan Lepasliarkan Elang Jawa dan Resmikan Fasilitas Konservasi di Megamendung

15 Jun 2026

9 Tradisi Malam Satu Suro di Berbagai Daerah yang Masih Dilestarikan hingga Kini

15 Jun 2026

TikTok Jadi Media Sosial Paling Sering Diakses Warganet Indonesia pada 2026

16 Jun 2026

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Warga Jateng Diminta Sambut Petugas dengan Baik

17 Jun 2026

Keraton Solo Keluarkan 14 Pusaka dan Kebo Bule dalam Kirab Malam 1 Suro

17 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: