BerandaTradisinesia
Selasa, 23 Jan 2023 13:11

Ada Cosplay Dewa di Tengah Kirab Budaya Festival Imlek Pati 2023

Cosplayer para dewa ikut memeriahkan Kirab Budaya Festival Imlek di Pati. (Inibaru.id/ Rizki Arganingsih)

Dalam rangka merayakan tahun baru imlek 2023, Klenteng Hok Tik Bio Pati menggelar kirab budaya pada 22 Januari 2023 sebagai puncak Festival Imlek di Pati.

Inibaru.id - Kirab budaya belum juga dimulai, tapi ribuan orang tampak telah memadati jalan-jalan protokol di Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Keriuhan ini kian kentara menjelang dimulainya arak-arakan yang start dari Jembatan Kalidoro di Jalan Pemuda, Kecamatan Pati, sekitar pukul 13.00 WIB.

Kirab budaya yang digelar pada Minggu (22/1/2023) ini menjadi gong alias pemuncak pekan Festival Imlek Pati yang telah diselenggarakan sejak 12 Januari lalu. Yang menarik, seluruh rangkaian acara perayaan tahun baru ini nggak hanya diikuti warga Tionghoa, tapi juga dari pelbagai lintas agama dan budaya, yang datang dari Pati dan sekitarnya.

Perlu kamu tahu, Festival Imlek Pati merupakan gelaran tahunan Klenteng Hok Tik Bio yang selalu dinantikan masyarakat. Setelah sempat vakum selama dua tahun karena pandemi, sangat wajar kalau tahun ini mereka menyambutnya dengan antusias.

Berangkat dari Jembatan Kalidoro, arak-arakan mulai bergerak menuju Jalan KH Ahmad Dahlan selepas tengah hari. Dari sana, rombongan bertolak ke Jalan Tondonegoro, lalu ke Jalan Dr Wahidin, Jalan RA Kartini, Jalan Kyai Saleh, Jalan P Sudirman, dan Simpanglima.

Dari Simpanglima, rombongan yang menampilkan akulturasi antara budaya Tionghoa dan Jawa ini kembali ke Jalan Pemuda, hingga berakhir di Klenteng Hok Tik Bio. Pascakirab, Ketua Panitia Agus Atha Suharto mengatakan, panitia sengaja mengambil tema lintas budaya untuk mengenalkan keberagaman budaya kita.

"Tahun ini, yang ditampilkan nggak cuma budaya Tionghoa, tapi juga dari Jawa dan daerah lain di Indonesia," terang Atha, sapaan akrabnya, kepada Inibaru.id. "Namun, karena ini Imlek, yang ditonjolkan tetaplah budaya Tonghoa."

Cosplay Dewa hingga Barongsai

Antusiasme penonton menyawer barongsai walau berdesakan. (Inibaru.id/ Rizki Arganingsih)

Selama kirab berlangsung, para penonton tampak dimanjakan dengan tarian akrobatik para barongsai yang bergerak energetik. Nggak hanya itu, "para dewa" juga tampak turut menyapa warga kabupaten berjuluk Bumi Mina Tani itu. Sesekali ada penonton yang mengajak mereka berfoto bersama.

Matahari yang terasa terik siang itu agaknya nggak mengendurkan semangat penonton untuk bertahan hingga arak-arakan berakhir. Para penampil yang interaktif, kostum yang menawan, dan permainan yang dilakukan sepenuh hati membuat penonton terhibur. Sesekali, tepuk tangan riuh terdengar.

Atha menjelaskan, setelah dua tahun nggak menggelar kirab, tahun ini panitia sengaja membuatnya dengan meriah. Nggak hanya seniman dari Pati, panitia juga merangkul para penampil dari luar kota, di antaranya dari Semarang, Kartasura, Kudus, dan Ponorogo.

"Penampil barongsai ada empat grup, dari Semarang, Kartasura, Pati, dan Kudus. Selain itu, ada juga reog yang didatangkan langsung dari Ponorogo," jelasnya. "Terus, ada juga marching band sekolah, penari sanggar, dan cosplayer yang memerankan dewa-dewa dalam ajaran Tionghoa."

Ruas jalan sekitar Jembatan Kalidoro Pati dipenuhi para penonton kirab budaya. (Inibaru.id/ Rizki Arganingsih)

Dyah Purbo Rini, salah seorang penonton yang datang bersama buah hatinya, mengaku terhibur dengan kirab budaya yang digelar Klenteng Hok Tik Bio. Dia mengaku puas dan merasa nggak sia-sia menempuh dua jam perjalanan berkendara roda dua dari rumahnya.

"Saya dari rumah pukul 10.00 WIB, sengaja motoran sama anak untuk nonton kirab ini," ujar Dyah nggak lama setelah kirab selesai. Mimik mukanya semringah, meski wajahnya tampak lelah.

Perempuan ramah itu mengakui, kirab yang digelar kali ini sungguh meriah. Penampilan para peserta, lanjutnya, terlihat all-out dan sungguh menghibur. Menurutnya, penampilan paling bagus baginya adalah tarian barongsai dan cosplay dewa-dewa yang tingkahnya kocak.

"Puas sih, terutama empat barongsainya. Terus, kalau cosplayer, pemeran Sun Go Kong dan Cu Pat Kai itu lucu-lucu tingkahnya," pungkas Dyah, lalu tertawa.

Siang itu, Bumi Mina Tani benar-benar meriah. Nggak hanya untuk menikmati hiburan kirab budaya, sebagian penonton juga turut memadati Pasar Imlek di pecinan yang diikuti para pelaku UMKM di Pati. Pasar Imlek masih buka hingga hari ini (23/1). Jadi, kalau sedang di Pati, nggak ada salahnya mampir, tuh! (Rizki Arganingsih/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Kelapa Kopyor Mahal Bukan Tanpa Alasan, Ini Fakta Menariknya

31 Jul 2026

Jemparingan, Seni Panahan Khas Mataram yang Mengajarkan Fokus dan Keteguhan Hati

1 Agu 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: