BerandaPendidikan
Sabtu, 15 Sep 2017 13:41

Awas Penculikan Anak Marak Lagi! Orang Tua Perlu Lakukan Ini

Ilustrasi penculikan anak. (Foto: rilis.id)

Tak hanya membekali ilmu bela diri, anak juga perlu tahu tentang penculikan anak. Caranya? Ceritakan dengan benar kisah penculikan yang marak dalam pemberitaan.

Inibaru - Belakangan ini beredar video tentang siswi salah satu SD di Jakarta Barat yang hampir jadi korban penculikan anak. Video ini tentu saja membuat orang tua kembali khawatir akan kemarakan kasus penculikan anak.

Sebagai informasi, anak-anak yang diculik ini bisa mengalami nasib yang cukup mengenaskan, dari yang dijadikan pengemis jalanan hingga diambil organ dalamnya untuk dijual. Lantas, apa yang bisa dilakukan oleh orang tua untuk mencegah kasus penculikan anak ini?

Banyak orang tua yang berinisiatif untuk membekali buah hatinya ilmu bela diri. Namun, untuk ukuran tubuh anak yang masih kecil, tentu akan sulit untuk melawan para penculik, apalagi jika penculiknya juga berjumlah beberapa orang. Karena alasan inilah, pakar psikologi anak Astrid Wen dari PION Clinician menyarankan orang tua untuk mempersiapkan anak secara mental dan fisik agar lebih kuat dan tidak mudah terjerat iming-iming penculik yang umumnya sangat menarik perhatian anak.

“Beritahu anak cerita tentang penculikan anak. Usahakan (dengan) intonasi netral ya karena tujuannya untuk mengedukasi, bukan untuk menakut-nakuti anak,” saran Astrid sebagaimana dikutip dari health.liputan6.com.

Dengan menceritakan kepada anak secara jelas tentang penculikan anak, khususnya mengenai pelbagai modus untuk menarik perhatian anak dan membuat mereka mengikutinya. Tujuan bercerita adalah agar anak lebih waspada ketika bertemu orang asing atau tidak dikenal yang memberikan iming-iming seperti jajanan, uang, atau ajakan bermain di tempat yang menarik.

Satu hal yang harus diperhatikan orang tua dalam menceritakan kasus penculikan anak pada anak ini adalah dengan meminta mereka agar tidak terlalu khawatir dengan kemarakan berita penculikan karena ada ayah dan ibu mereka selalu siap membuatnya aman.

Nah, karena itu ada baiknya kita tidak menceritakan hal-hal yang terlalu menakutkan bagi anak. Jika tidak, maka anak akan menganggap dunia luar sebagai sesuatu yang sangat tidak aman. Efek buruknya, anak akan cenderung memilih untuk kabur atau terdiam saat ada sesuatu hal yang sedikit tidak menyenangkan terjadi padanya, bukannya menyelesaikannya. (AW/SA)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

HP Gratis dengan Rekening Digital Diusulkan untuk Penyaluran Bansos

15 Okt 2026

Dari Jepara ke Sarajevo, Merawat Ukiran dan Diplomasi yang Tak Selesai di Meja Pertemuan

16 Okt 2026

Sritex Masuk Rencana Akuisisi Danantara, Ini Tujuan Pemerintah

18 Okt 2026

Warteg on Train, Inovasi Kuliner KAI yang Bikin Penumpang Penasaran

19 Okt 2026

Indonesia Women's League 2026 Resmi Dibuka, Sepak Bola Wanita Indonesia Siap Berkembang

21 Okt 2026

Ghost in the Cell Borong Dua Penghargaan di Sitges Film Festival 2026

22 Okt 2026

Jauh Sebelum Pajak Modern, Jawa Kuno Sudah Punya Sistem Pajak Tanah

23 Okt 2026

Pesawat N219 Buatan Indonesia Siap Terbang Desember 2026

24 Okt 2026

Progres Tol Semarang-Demak Capai 79,42 Persen, Ditarget Rampung 2027

26 Okt 2026

Dari Surabaya, Lahir Seruan Jihad yang menginspirasi Hari Santri Nasional

27 Okt 2026

Mengapa Salatiga Disebut Salah Satu Kota Tertua di Indonesia? Ini Sejarahnya

28 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

8 Tokoh Penting Kongres Pemuda II yang Lahirkan Sumpah Pemuda

28 Okt 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: