BerandaPasar Kreatif
Kamis, 31 Des 2025 13:01

Penerimaan Pajak Rp2,64 Triliun, Kota Semarang menuju Kemandirian Fiskal?

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti saat memaparkan capaian pajak di acara Semarang Bercerita. (Humas Pemkot Semarang)

Dengan pajak daerah senilai Rp2,64 triliun pada 2025, Pemkot Semarang dinilai siap menuju kemandirian fiskal. Wali Kota Semarang berjanji, penerimaan publik akan sepenuhnya dipergunakan utuk meningkatkan fasilitas dan layanan publik.

Inibaru.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang mencatat penerimaan pajak daerah mencapai Rp2,64 triliun sepanjang 2025. Wali Kota Semarang berjanji, setiap rupiah yang dikumpulkan dari warga akan dikembalikan dalam bentuk layanan publik, mulai dari kesehatan, pendidikan, hingga inovasi transportasi.

"Pencapaian yang menyentuh sekitar 85,44 persen ini bisa menjadi fondasi kuat untuk kemandirian fiskal Kota Semarang," ujar Wali Kota Agustina Wilujeng Pramestuti dalam pernyataan tertulisnya, Rabu (31/12/2025).

Menurutnya, potensi untuk mandiri secara fiskal ini menjadi pencapaian yang penting di tengah banyaknya daerah yang saat ini menghadapi kendala keuangan akibat pemotongan anggaran dari pemerintah pusat. Dia menegaskan, penerimaan pajak itu akan dikembalikan melalui layanan publik, termasuk sektor kesehatan.

"Ada sekitar 280 ribu orang yang mendapatkan layanan UHC. Jika sakit, mereka bisa langsung berobat ke rumah sakit atau Puskesmas terdekat. Bagi yang tidak punya asuransi atau terlambat membayar BPJS, biaya akan ditanggung Pemkot Semarang," ungkapnya.

Nggak hanya sektor kesehatan, pajak ini juga akan digunakan untuk memperluas akses sekolah gratis dan menghadirkan inovasi transportasi publik. Salah satunya adalah uji coba jalur bius listrik pada 2026.

"Salah satu inovasi transportasi akan mulai uji coba satu jalur dengan bis listrik pada 2026. Bagi pekerja rentan serta guru dengan gaji rendah, naik BRT hanya dikenakan tiket seribu rupiah," imbuhnya.

Sebagai bentuk penghargaan bagi warga yang taat membayar PBB, Pemkot Semarang menyelenggarakan acara "Semarang Bercerita". Bertempat di kawasan POJ City, salah satu acaranya adalah pengundian hadiah dari struk belanja dengan hadiah mulai dari rumah, mobil, motor listrik, hingga peralatan elektronik.

Pada kesempatan tersebut, Agustina mengajak pengusaha dan masyarakat untuk bekerja sama menciptakan kegiatan yang menarik bagi wisatawan. Tujuan utamanya adalah untuk memikat pengunjung dan membuat kunjungan ke Kota Semarang terasa menyenangkan dan meninggalkan kesan yang baik.

"Membayar pajak adalah cara nyata untuk ikut merawat, memperbaiki, dan menguatkan Kota Semarang," tandasnya.

Capaian pajak sebesar Rp2,64 triliun tersebut menunjukkan kontribusi masyarkat terhadap pembangunan Kota Semarang. Asalkan dipergunakan sepenuhnya untuk mendukung layanan dan fasilitas publik menjadi lebih baik, membayar pajak nggak akan terasa berat kan, Gez? (Sundara/E10)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Jejak Yerusalem dalam Nama Kudus hingga Dijuluki Yerusalem van Java

21 Sep 2026

Prabowo Ungkap Rencana Bikin Bensin dari Batu Bara, Ini Tantangannya

22 Sep 2026

BDx Bangun Pusat Data AI 640 MW di Jatiluhur

23 Sep 2026

Dari Kuliner Perantauan hingga Jadi Identitas Daerah, Ini Fakta Menarik Mi Ayam Wonogiri

24 Sep 2026

SKCK Bakal Bisa Dicetak Sendiri, Tak Perlu Lagi ke Kantor Polisi

25 Sep 2026

670 Penari Bawa Tari Lajur Caping Kalo Kudus Pecahkan Rekor MURI

26 Sep 2026

67 Juta Orang Gunakan QRIS, Apakah Masyarakat Mulai Tinggalkan Uang Tunai?

28 Sep 2026

Dari Gunung hingga Tokoh Wayang, Ini Inspirasi Nama Kereta Api di Indonesia

29 Sep 2026

Antrean Haji Dipangkas, dari 49 Tahun Kini Jadi 14 Tahun

29 Sep 2026

Vaksin Hewan Buatan Indonesia Perdana Diekspor ke Afrika

30 Sep 2026

STNK Digital Resmi Diluncurkan, Dokumen Kendaraan Bisa Diakses dari Ponsel

1 Okt 2026

Terapi TBC Dikembangkan Lebih Singkat untuk Cegah Putus Obat

2 Okt 2026

Kios SIM Hadir, Perpanjang SIM A dan C Bisa Cetak Mandiri

3 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: