BerandaPasar Kreatif
Jumat, 28 Jun 2018 14:30

Mesin Cuci Pembakar Lemak dan Hemat Energi Listrik, Siapa Mau?

Mesin cuci gowes. (senayanpost.com)

Sambil menunggu baju selesai dibersihkan, kamu juga bisa membuang lemak di tubuh, lo! Yuk, simak cerita lengkapnya.

Inibaru.id – Sehat dan super irit, mungkin itulah kesan yang paling pas untuk temuan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) ini. Yap, mereka menciptakan sebuah mesin cuci yang bisa bikin bugar penggunanya sekaligus hemat listrik. Loh, apa bisa?

Ditulis Merdeka.com (26/06/2018), Awalnya mesin cuci ini merupakan tugas mata kuliah Pengembangan Produk untuk membuat sebuah karya. Arfian Sinatrya Darussalam bersama 8 orang anggota kelompoknya membuat alat baru.

Di bawah dosen pembimbing, Muhammad Lukman, mereka manfaatkan mesin cuci rusak kemudian digabungkan dengan sepeda angin atau sepeda gowes. Alat itu sebagai solusi, khususnya bagi ibu rumah tangga untuk memudahkan mencuci baju dengan biaya yang relatif murah.

Para mahasiswa UMM< penemu mesin cuci gowes. (Merdeka.com)

Tanpa Listrik

Mesin tersebut dibuat dengan manfaatkan beberapa bagian rangka mesin cuci yang dirangkaikan dengan alat semacam gir untuk memutar. Penggunanya harus mengandalkan kaki untuk menggowes sepeda. Sehingga alat ini memang cukup mudah digunakan. Penggunaannya tanpa aliran listrik.

Oya, perlu kamu tahu nih, proses pengerjaan alat tersebut memakan waktu sekitar tiga bulan, termasuk proses penyempurnaan yang dimulai dari riset hingga produksinya. "Ke depannya kami ingin membuat mesin cuci gowes yang lebih baik dan lebih baik lagi," tutur Alvian.

Saat ini mesin cuci gowes masih dipakai secara pribadi oleh pembuatnya, Millens. Mereka berharap dapat segera mengkomersilkan mesin cuci ini.

Sekretaris Prodi Teknik Industri UMM, Dian Palupi Restuputri mengatakan mata kuliah Pengembangan Produk menjadi awal dari mahasiswa menghasilkan suatu karya, baik memodifikasi yang sudah ada atau membuat karya baru yang belum pernah ada sebelumnya.

"Keterampilan jurusan teknik industri salah satunya adalah membuat suatu produk yang mana nantinya dapat diaplikasikan baik untuk dunia industri maupun masyarakat," tegasnya.

Wah, keren sekali ya penemuan anak-anak muda ini? Noda hilang, lemak terbuang. He-he (IB06/E05)

 

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Kok Bisa Sih Cadangan Minyak Indonesia Cuma 20 Hari?

6 Mar 2026

'Bom Nuklir' dan 'Perdamaian' yang Viral di Tengah Eskalasi Konfik Timur Tengah

6 Mar 2026

Saking Bekunya Musim Dingin, Warga Laut Baltik Berseluncur dari Satu Pulau ke Pulau Lain

6 Mar 2026

Bukan Emas Lagi; MUI Jateng Ubah Patokan Nisab Zakat Profesi

6 Mar 2026

Duduk Perkara Kasus Pengeroyokan Mahasiswa Undip versi Polrestabes Semarang

6 Mar 2026

Oksigen Banyak dari Laut, Terus Kenapa Masih Ribut Soal Hutan?

6 Mar 2026

Tiket Mudik Ludes 400 Ribu! Cek Tanggal Favorit dan Kereta Pilihan di Daop 4 Semarang Ini

6 Mar 2026

Wisata Alam Kalikesek Semakin Ramai, Warga Desa Sriwulan Dapat THR

7 Mar 2026

Masjid Fujikawaguchiko, Tempat Salat dengan Latar Spektakuler Gunung Fuji di Jepang

7 Mar 2026

Sahur Tanpa Nasi Cuma Makan Lauk, Beneran Bikin Kuat Puasa Seharian?

7 Mar 2026

Ikan Air Tawar vs Ikan Laut: Siapa yang Paling Tahan Lawan Pemanasan Global?

7 Mar 2026

Aman Nggak Ya Mudik dengan Mobil Listrik?

8 Mar 2026

Membedah Mitos Minum Air Hangat Bisa Turunkan Berat Badan

8 Mar 2026

Restorative Justice Akhiri Kasus Pengeroyokan Mahasiswa Undip Semarang

8 Mar 2026

Berburu Baju Bekas sekaligus Bantu Korban Kekerasan di Bazar Preloved Sintas

8 Mar 2026

Sarung Tangan Karet Bekas Ternyata Bisa Jadi 'Penyedot' Polusi

8 Mar 2026

Srikandi Ojol Jateng Kini Punya Aplikasi Khusus Anti-Pelecehan

8 Mar 2026

Musim Mudik, Pengendara Diimbau Istirahat di Rest Area Maksimal 30 Menit

9 Mar 2026

Menilik Keseruan Momen Membeli Kebutuhan Lebaran

9 Mar 2026

PDAM Semarang Gelar 'Operasi Ketupat', 14 Ribu Penunggak Jadi Sasaran

9 Mar 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: