BerandaPasar Kreatif
Senin, 21 Jul 2024 09:09

Hasil Tangkapan Melimpah, DKP Jateng Optimistis Produksi Ikan Meningkat Tahun Ini

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Jawa Tengah Fendiawan Tiskiantoro saat memberikan keterangan hasil perikanan tangkap laut di kantornya. (Istimewa)

Hasil ikan tangkap nelayan yang berlimpah membuat Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Jawa Tengah optimistis, produksi ikan akan meningkat tahun ini.

Inibaru.id - Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Jawa Tengah mencatat, hasil ikan tangkap nelayan sejauh ini terus mengalami peningkatan. Hal ini membuat Kepala DKP Jateng, Fendiawan Tiskiantoro optimistis, produksi ikan di Jateng akan surplus tahun ini.

Kepada Inibaru.id, Sabtu 20/7), Fendiawan mengungkapkan, berdasarkan data yang diperoleh DKP Jateng, per Juli 2024, produksi ikan tangkap telah mencapai nilai produksi Rp1,03 triliun.

"Jumlah ini diyakini akan terus meningkat hingga akhir tahun. Saat ini, yang melimpah adalah ikan tangkap,” terangnya.

Dia mengungkapkan, penghasil ikan terbanyak sejauh ini ada di enam kabupaten pesisir. Komoditas ikan terbesar masih didominasi ikan laut tangkapan nelayan, termasuk di dalamnya ikan kembung, layang, dan tongkol.

"Keenam daerah itu memiliki potensi yang melimpah karena didukung infrastruktur pelabuhan yang baik sebagai pusat penangkapan dan distribusi ikan laut," ungkapnya.

Didominasi Ikan Laut

Perlu kamu tahu, produksi ikan di Jateng terus mencatatkan hasil positif dalam beberapa waktu terakhir. DKP Jateng mencatat, pada 2023, produksi ikan mencapai 396.084 ton dengan nilai berkisar Rp7,6 triliun. Ini meningkat dari tahun sebelumnya sebesar 345.593 ton.

Selama 2023, produksi ikan dari hasil tangkapan nelayan sebesar 368.057 ton (Rp7.061 triliun). Sisanya adalah dari perairan umum daratan (PUD) sebanyak 28.026 ton (Rp641 miliar).

Produksi ikan terus mengalami hasil positif karena dukungan para nelayan di Jateng yang saat ini mencapai 162.052 orang. Rinciannya, nelayan di perairan laut 123.008 orang dan PUD 39.044 orang.

Sementara, kapal penangkap ikan di Jateng tercatat sebanyak 38.689 unit yang terdiri atas kapal laut 29.314 unit dan perahu PUD sebesar 9.375 unit. (Danny/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Belajar dari Burung Dodo: Ketika Dunia Berubah, Bertahan Saja Tidak Cukup

1 Mei 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: