BerandaPasar Kreatif
Sabtu, 22 Mar 2019 18:00

Butuh Waktu Lebih Lama untuk Membuat Batik Khas Kebumen

Batik Kebumen. (Youtube)

Membatik bukan perkara mudah, apalagi kalau batik Kebumen yang terkenal rumit dan membutuhkan waktu yang lumayan lama.

Inibaru.id – Keseharian masyarakat Kebumen yang bersahaja kerap tertuang dalam motif batik khas wilayahnya. Dengan ciri khas pewarnaan hingga empat warna, batik khas Kebumen menjadi andalan kabupaten untuk “mematut diri” hingga ke luar negeri seperti Belanda dan Thailand.

Laiknya kebanyakan warna batik di Jawa Tengah, warna batik klasik Kebumen umumnya masih didominasi cokelat dan hitam. Kendati demikian, perpaduan warna seperti biru tua, hijau tua, dan kuning juga kerap ditambahkan.

Meski produksi batik Kebumen nggak sebanyak batik-batik dari wilayah Yogyakarta, Solo, atau Pekalongan, keberadaan batik Kebumen masih eksis hingga kini, lo, Millens! Ini nggak lepas dari kegigihan para pembatik yang masih setia menggeluti bidang tersebut.

Perlahan, batik Kebumen kian terangkat dengan semakin banyaknya desa-desa penghasil batik di Kebumen. Motif batik pun kian beragam, setali tiga uang dengan pemasaran yang juga semakin meluas hingga ke luar Jawa seperti Bali.

Namun, nggak bisa dimungkiri, lantaran proses produksi yang cukup lama, batik Kebumen hampir nggak bisa diproduksi dalam jumlah yang cukup banyak. Ya, perlu kamu tahu, batik di kabupaten tersebut, kendati sederhana gambarnya, memiliki motif yang lumayan rumit dengan empat pewarnaan.

Sebagai gambaran, umumnya batik di Jateng menggunakan dua pewarnaan. Nah, berbeda dengan kebanyakan batik, pewarnaan batik Kebumen lebih banyak, hingga empat warna. Inilah yang bikin pembuatannya memakan waktu lama, di samping karena pembatik di Kebumen memang nggak menjadikan membatik sebagai profesi utama.

Motif Sekar Jagat atau Jagatan menjadi salah satu motif batik Kebumen yang paling mahal. Motif tersebut memang istimewa lantaran menggambarkan kombinasi seluruh isi alam atau jagat raya. Mulai pepohonan, pemandangan alam, rumah, hingga pagar rumah tergambar pada motif itu.

Untuk membuat motif Jagatan, pembatik sekurangnya butuh waktu sekitar 1-2 bulan. Waktu tersebut jauh lebih lama dari motif batik lainnya. Kerumitan motif dan pewarnaan yang lama inilah yang menjadikan batik tersebut dibanderol selangit.

Wah, wah, keren ya, Millens! Semoga para pembatik di Kebumen senantiasa sejahtera dan tak pernah kekurangan ide serta tenaga untuk terus membatik ya! (IB20/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Kok Bisa Sih Cadangan Minyak Indonesia Cuma 20 Hari?

6 Mar 2026

'Bom Nuklir' dan 'Perdamaian' yang Viral di Tengah Eskalasi Konfik Timur Tengah

6 Mar 2026

Saking Bekunya Musim Dingin, Warga Laut Baltik Berseluncur dari Satu Pulau ke Pulau Lain

6 Mar 2026

Bukan Emas Lagi; MUI Jateng Ubah Patokan Nisab Zakat Profesi

6 Mar 2026

Duduk Perkara Kasus Pengeroyokan Mahasiswa Undip versi Polrestabes Semarang

6 Mar 2026

Oksigen Banyak dari Laut, Terus Kenapa Masih Ribut Soal Hutan?

6 Mar 2026

Tiket Mudik Ludes 400 Ribu! Cek Tanggal Favorit dan Kereta Pilihan di Daop 4 Semarang Ini

6 Mar 2026

Wisata Alam Kalikesek Semakin Ramai, Warga Desa Sriwulan Dapat THR

7 Mar 2026

Masjid Fujikawaguchiko, Tempat Salat dengan Latar Spektakuler Gunung Fuji di Jepang

7 Mar 2026

Sahur Tanpa Nasi Cuma Makan Lauk, Beneran Bikin Kuat Puasa Seharian?

7 Mar 2026

Ikan Air Tawar vs Ikan Laut: Siapa yang Paling Tahan Lawan Pemanasan Global?

7 Mar 2026

Aman Nggak Ya Mudik dengan Mobil Listrik?

8 Mar 2026

Membedah Mitos Minum Air Hangat Bisa Turunkan Berat Badan

8 Mar 2026

Restorative Justice Akhiri Kasus Pengeroyokan Mahasiswa Undip Semarang

8 Mar 2026

Berburu Baju Bekas sekaligus Bantu Korban Kekerasan di Bazar Preloved Sintas

8 Mar 2026

Sarung Tangan Karet Bekas Ternyata Bisa Jadi 'Penyedot' Polusi

8 Mar 2026

Srikandi Ojol Jateng Kini Punya Aplikasi Khusus Anti-Pelecehan

8 Mar 2026

Musim Mudik, Pengendara Diimbau Istirahat di Rest Area Maksimal 30 Menit

9 Mar 2026

Menilik Keseruan Momen Membeli Kebutuhan Lebaran

9 Mar 2026

PDAM Semarang Gelar 'Operasi Ketupat', 14 Ribu Penunggak Jadi Sasaran

9 Mar 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: